Jadilah Pasangan Menyenangkan demi Kesehatan Teman Hidup

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi suami istri konsultasi ke dokter. redrockfertility.com

    Ilustrasi suami istri konsultasi ke dokter. redrockfertility.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Anda memiliki istri yang menyedihkan atau suami yang selalu murung? Waspadalah, bukan hanya keharmonisan rumah tangga yang bisa terganggu, tapi juga kesehatan.

    Hasil penelitian menunjukkan bahwa memiliki pasangan yang membuat bahagia akan meningkatkan peluang seseorang untuk hidup sehat. Sebaliknya, pasangan yang tidak menyenangkan akan membuat kita tidak sehat.

    "Bahkan andaikan kita adalah orang yang paling bahagia sekalipun, kesehatan tetap akan terganggu oleh pasangan yang tidak menyenangkan," ujar peneliti Bill Chopik kepada Daily Mail.

    Chopik, yang bertugas di Universitas Negeri Michigan di Amerika Serikat, mempelajari kebahagiaan dan kesehatan 2.000 pasangan selama enam tahun.

    Pria dan wanita berusia di atas 50 tahun ditanya bagaimana perasaan terhadap kehidupan rumah tangga mereka, apakah mereka menderita diabetes atau penyakit kronis lain, seberapa mudah mereka melakukan tugas sehari-hari, dan apakah mereka berolahraga.

    Hasilnya, kebahagiaan seorang istri atau suami mempengaruhi pasangannya. Jadi, bila salah satunya menyenangkan, pasangannya pun hidup sehat walau ia sendiri sebenarnya tidak bahagia. Sebaliknya, bila istri atau suami tak menyenangkan, kesehatan pasangan pun terganggu.

    Berbagai penelitian memang sudah menyatakan bahwa kebahagiaan berpengaruh terhadap kesehatan seseorang. Tapi penelitian terbaru ini, yang dimuat dalam jurnal Health Psychology, membawa gagasan sebelumnya lebih jauh lagi dengan menunjukkan bahwa kebahagiaan seseorang berdampak besar terhadap kesehatan pasangannya.

    PIPIT

    Artikel lain:
    12 Cara Sederhana Atasi Masalah Lambung
    4 Gangguan Psikologis yang Membuatmu Tak Cantik Lagi
    Jika Anda Terlalu Sibuk, Siap-siap Mengalami 8 Karma Ini



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebijakan Lockdown Merupakan Kewenangan Pemerintah Pusat

    Presiden Joko Widodo menegaskan kebijakan lockdown merupakan wewenang pusat. Lockdown adalah salah satu jenis karantina dalam Undang-undang.