Jangan Bosan Ingatkan Anak Soal 4 Bagian Tubuh Terlarang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak bersedih. Shutterstock

    Ilustrasi anak bersedih. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Meningkatnya kasus pelecehan seksual pada anak sangat meresahkan orang tua. Masalah tersebut menjadi perhatian penting bagi semua orang. Sebagai langkah edukasi, Kidzania Congrezz mendatangi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

    Pilih-pilih Pelembap untuk Kulit Berjerawat

    Dalam kesempatan tersebut, 14 putra-putri yang tergabung dalam Kidzania Congrezz berdiskusi langsung dengan perwakilan Kementerian seputar perlindungan bagi anak. Menurut Usman Basuni, Asisten Deputi Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga, untuk mencegah terjadinya pelecehan seksual dan kekerasan pada anak, ada empat zona penting di tubuh anak yang tidak boleh disentuh siapa pun, kecuali orang tuanya.

    “Ada empat area berbahaya pada anak yang harus dilindungi, yaitu bibir, dada, kemaluan, dan bokong," kata Usman. "Tidak boleh disentuh siapa pun, kecuali orang tua serta dokter dan petugas medis dengan pengawasan."

    Sebagai langkah sosialisasi, ujar dia, Kementerian menerapkan edukasi tentang perlindungan empat zona berbahaya tersebut dengan mendatangi sekolah-sekolah dan masyarakat. Selain itu, Kementerian melakukan sosialisasi tentang perlunya kesadaran orang tua untuk berkomunikasi yang baik dengan anak.

    Sementara itu, Marketing Communication Manager Kidzania Jakarta Dada Sabra Sathilla menuturkan kegiatan Kidzania Congrezz menjadi bentuk edukasi dengan bermain peran menjadi anggota legislatif. “Dengan kunjungan ke Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, mereka mendapat banyak pengalaman dan pelajaran berharga,” ujarnya.

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:
    Kiat Memilih Celana Sesuai Bentuk Tubuh
    Terbukti, Anak Kembar Lebih Panjang Umur
    3 Fase Kritis Saat Mengetahui Pasangan Selingkuh



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.