Ketahui Bahaya Virus Zika pada Ibu Hamil

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • sxc.hu

    sxc.hu

    TEMPO.CO, Jakarta - Merebaknya virus Zika di Singapura membuat negara di sekitarnya, termasuk Indonesia, waspada. Agar tak menyebar sampai ke Tanah Air, pemerintah melakukan pencegahan dengan memberi peringatan bagi masyarakat yang akan bepergian ke Singapura serta melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap warga Singapura dan Malaysia.

    Zika sesungguhnya bukan virus yang mematikan. Mereka yang terjangkit virus ini mengalami gejala ringan, seperti demam, mata merah, dan nyari otot. Meski begitu, infeksi yang ditimbulkan virus ini bisa berakibat fatal jika terjadi pada ibu hamil. Jika Anda tengah hamil atau merencanakan kehamilan, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang virus Zika.

    Pada 25 Agustus 2016, Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat mencatat ada 16 bayi di Amerika terlahir catat dan lima kehamilan yang gugur akibat infeksi virus Zika. “Bagi sebagian orang yang menunjukkan infeksi Zika, umumnya gejalanya sangat ringan. Namun pada ibu hamil, efeknya bisa sangat menghancurkan, termasuk bisa kehilangan janin dan bayi lahir dengan kondisi cacat otak dan kepala yang kecil—kondisi yang dikenal dengan nama mikrosefali,” kata Edward R.B. McCabe, Wakil Presiden Senior dan Kepala Dinas Kesehatan di March of Dimes, organisasi nirlaba yang bekerja untuk meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak di Amerika.

    Menurut Mayo Clinic, grup penelitian medis dan praktek kesehatan nirlaba yang berbasis di Rochester, Minnesota, kondisi mikrosefali pada bayi dapat mengganggu tumbuh kembang bayi dan mengakibatkan keterbelakangan mental, keterlambatan bicara, serta gangguan kemampuan gerak dan pertumbuhan bayi.

    Perlu diketahui, wanita yang pernah terinfeksi Zika boleh merencanakan kehamilan setelah dinyatakan bebas virus Zika oleh dokter. Menurut CDC, belum ada bukti yang mengatakan bahwa wanita yang terinfeksi Zika bakal memiliki risiko yang sama pada kehamilan berikutnya. Ibu menyusui yang terkena Zika masih boleh menyusui bayinya karena belum ditemukan kasus penularan Zika melalui ASI.

    TABLOIDBINTANG



    Berita lainnya:
    Waspadai Penyebaran Virus Zika Lewat Air Mata
    Cara Berjalan Menunjukkan Tingkat Agresivitas Seseorang
    Efek Samping Minum Pil KB yang Tak Boleh Dianggap Enteng


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.