Trik Menebalkan Alis dengan Bawang Bombai

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Alis Wanita. Shutterstock.com

    Ilustrasi Alis Wanita. Shutterstock.com

    TEMPO.COJakarta - Manfaat biji chia dan minyak kelapa sudah dikenal luas di dunia kecantikan, terutama untuk menyehatkan kulit dan rambut. Selain dua bahan alami itu, bawang bombai yang selama ini kita pakai untuk menumis ternyata juga memiliki manfaat yang sama. Bawang bombai dapat membantu rambut tumbuh lebih cepat dan kuat serta mencegah kerontokan.

    Mengatasi Jerawat dengan Make-up

    Make-up artist Nikki Amini meyakini kekuatan bawang bombai. Nikki bahkan sering menggunakan bawang bombai supaya alis kliennya tumbuh lebih cepat dan tebal. “Ekstrak bawang bombai mengandung sulfur yang dapat mempercepat pertumbuhan rambut dan membuatnya lebih tebal,” kata Amini seperti dikutip dari Bustle.

    Mengutip Nonverbal Learning Disorders Association, jus bawang bombai dapat mencegah rambut beruban dan ketombe. Sebab, kandungan sulfur pada bawang bombai mempercepat sirkulasi darah ke kulit kepala serta jumlah kolagen, yang mendukung produksi rambut baru.

    Proses menggunakan ekstrak bawang bombai untuk menyuburkan rambut ini sangat sederhana. Nikki Amini menjelaskan, cukup mengoleskan ekstrak bawang bombai pada alis dan biarkan selama 30 menit. Tahan aromanya yang menyengat atau kurangi dengan membuka jendela seluas-luasnya agar sirkulasi udara lancar.

    Amini menyarankan pengaplikasian ekstrak bawang bombai ini dilakukan 4-5 kali seminggu selama dua bulan. Meski aneh, sepertinya cara ini layak dicoba jika cara-cara yang sudah dilakukan untuk mempertebal alis tak juga membuahkan hasil.

    NIA PRATIWI

    Baca juga:
    5 Cara Pakai Foundation
    6 Rahasia Wanita Berkulit Halus
    Cara Pakai Blush On Berdasarkan Bentuk Wajah


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.