7 Kesalahan Ibu Hamil di Masa Kehamilan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi busana ibu hamil. shutterstock.com

    Ilustrasi busana ibu hamil. shutterstock.com

    TEMPO.COJakarta - Banyak wanita hamil yang menyadari pentingnya makanan bergizi dan sehat, berlatih fisik, dan rajin berkonsultasi dengan dokter untuk menjaga kandungannya. Namun tak sedikit yang salah mengartikan hal-hal yang berkaitan dengan kesehatan.

    Berikut ini tujuh kesalahan yang paling banyak dibuat ibu hamil.

    1. Tak menganggap serius virus zika
    Per 25 Agustus 2016, tercatat 624 kasus wanita hamil terinfeksi virus zika di Amerika Serikat. Meski para wanita hamil telah disarankan untuk tidak mengunjungi daerah yang banyak terdapat kasus Zika, banyak ibu hamil yang tinggal di daerah tersebut atau berkunjung ke daerah rawan zika tidak menggunakan krim atau obat anti-serangga.

    2. Memperlakukan kondisi khusus
    Banyak ibu yang memperlakukan kehamilan sebagai kondisi khusus dan berbeda dari biasanya, sehingga mereka mengubah segala hal dan kebiasaan yang mereka lakukan. Ingatlah, kehamilan itu wajar dan normal walaupun ada jenis-jenis makanan tertentu yang harus dihindari, seperti makanan mentah.

    3. Makan banyak
    Menurut penelitian yang dimuat dalam Obstetrics & Gynecology, hampir 50 persen wanita hamil mengalami kenaikan berat badan lebih banyak dari yang direkomendasikan. Penyebabnya, mereka berpikir saat hamil harus makan untuk dua orang sehingga menggandakan jumlah makanan yang disantap, termasuk kalorinya. Padahal wanita yang mengalami obesitas selama masa kehamilan berisiko keguguran, bayi lahir prematur, atau kesulitan saat melahirkan.

    4. Menghindari seks
    Siapa bilang saat hamil wanita tak boleh melakukan hubungan badan? Bila tak ada kondisi tertentu dan selama tak ada larangan dari dokter, berhubungan seks bukan pantangan.

    5. Menghindari vaksin
    Banyak wanita hamil yang tidak bersedia diberi vaksin flu dengan alasan keamanan. Padahal ibu yang menderita flu bisa berakibat bayi akan mengalami masalah pernapasan pada enam bulan pertama setelah lahir. 

    6. Melupakan kesehatan fisik
    Berolahraga atau berlatih fisik sangat baik buat ibu dan jabang bayi. Namun banyak perempuan yang enggan melakukan latihan otot perut selama kehamilan karena khawatir akan mencederai diri sendiri dan bayi yang dikandung. Sedangkan sebagian dari mereka tak menyadari manfaat dari latihan tersebut.

    7. Kebanyakan vitamin dan suplemen
    Mengkonsumsi vitamin memang dibutuhkan ibu hamil. Namun, bila berlebihan, yang ada bukan kehamilan yang sehat, melainkan bahaya buat ibu dan jabang bayi. Biar bagaimanapun, nutrisi yang sehat lebih baik diambil dari makanan alami, bukan suplemen.

    FOXNEWS | PIPIT

    Baca juga:
    6 Makanan Sehat Yang Bisa Berbalik Manfaatnya
    Buah Ini Bisa Menurunkan Berat Badan
    4 Cara Tepat Mengurangi Lemak Dalam Tubuh



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.