Semur Daging Rabeg Pedas Dari Banten

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rabeg Banten. Bango.co.id

    Rabeg Banten. Bango.co.id

    TEMPO.CO, Jakarta - Saat Idul Adha atau hari raya kurban, aroma kambing tersebar di penjuru kota. Di sepanjang jalan mudah kita temui penjualan hewan kurban dadakan. Seusai acara pemotongan hewan kurban, banyak masyarakat yang langsung mengolah daging kurban. Jika bosan dengan olahan daging kambing yang disate, atau tongseng. Tak ada salahnya mencoba resep Rabeg, masakan khas Serang, Banten dari kecap Bango.

    Bentuk dan aroma Rabeg mirip semur daging, hanya kuahnya lebih banyak. Makanan berkuah ini berbahan dasar daging kambing dan jeroan kambing. Rasanya gurih dan lezat dengan sedikit rasa pedas. Rabeg masakan wajib saat acara syukuran di daerah Banten. Sajian ini lebih mantap disantap saat masih hangat.

    Bahan:

    500 gr daging kambing, potong dadu 2 cm
    150 gr usus kambing, potong 2 cm
    200 gr hati kambing, potong dadu 2 cm
    5 cm jahe, memarkan
    3 batang serai, memarkan
    6 lembar daun jeruk
    1 ½ L air, untuk merebus
    16 butir bawang merah, kupas, iris tipis
    4 cm jahe, iris tipis
    2 buah tomat merah, potong
    1 sdt garam
    ¼ sdt merica putih bubuk
    5 butir cengkih
    6 cm kayu manis
    1 buah pala, memarkan
    600 ml air
    5 sdm Kecap Manis
    2 batang daun bawang, potong 1 cm
    ¼ sdt cuka

    Cara membuat:
    -Rebus daging kambing, usus, hati, jahe, serai, dan daun jeruk hingga matang. Angkat, tiriskan.
    -Panaskan minyak, tumis bawang merah dan jahe hingga harum. Masukkan daging kambing, usus, dan hati. Aduk rata.
    -Masukkan tomat, garam, merica, cengkih, kayu manis, pala, kecap manis, dan air. Kecilkan api.
    - Masak hingga bumbu meresap dan daging empuk.
    - Tambahkan daun bawang dan cuka. Aduk rata. Angkat.
    - Sajikan.

    DINA ANDRIANI

    Berita lainnya: 
    Resep Rahasia Kambing Bakar Cairo
    Membuat Steak Kambing yang Simpel
    Bubur Mudhor: Ya Bubur, Ya Gulai Kambing 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebijakan Lockdown Merupakan Kewenangan Pemerintah Pusat

    Presiden Joko Widodo menegaskan kebijakan lockdown merupakan wewenang pusat. Lockdown adalah salah satu jenis karantina dalam Undang-undang.