Rahasia Sukses 10 Tokoh Wanita Inspiratif Dunia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • JK Rowlingfoto: www.dailymail.co.uk

    JK Rowlingfoto: www.dailymail.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebagai wanita, pasti kita pernah merasa kagum dan bangga ketika ada kaum kita yang berhasil memberdayakan dirinya dan memberi manfaat untuk banyak orang. Ingin rasanya seperti mereka. Namun, terkadang keinginan tersebut terhenti di tengah jalan dan berakhir sebagai angan.

    Sebab, kebanyakan wanita tidak tahu kunci rahasia untuk meraih kesuksesan yang diinginkan. Eden Dranger, penulis yang juga seorang komika asal Los Angeles, Amerika, menuliskan 10 rahasia sukses 10 wanita inspiratif dunia saat ini. Yuk, intip apa saja rahasia mereka.

    1. Anne Sweeney: ajukan pertanyaan
    Pertahankan rasa ingin tahu dan ajukan pertanyaan. Sebagai salah satu petinggi Disney Media Networks dan presiden Disney-ABC Television Group, Anne Sweeney mengatakan dia digerakkan oleh rasa penasaran yang kemudian membawanya pada ide-ide baru, pekerjaan baru, dan industri baru.  

    2. Claire Watts: dengarkan
    Sebagai CEO dari perusahaan perdagangan dan media QVC, Claire Watts menjadwalkan sesi buka pintu satu kali dalam sepekan. Dia melakukannya agar orang-orang di perusahaan bisa datang untuk berbicara atau menanyakan sesuatu secara langsung kepada dirinya.

    3. Tina Fey: lakukan yang kau suka
    Dalam buku laris miliknya, Bossypants, Tina Fey menulis, “Lakukan yang kau suka, tak usah pedulikan mereka yang tidak suka.” Orang lain bisa jadi melakukan hal yang berbeda, mereka juga tidak selalu sepakat, sama sekali tidak masalah. Tetaplah fokus, jadi diri sendiri, dan percaya kemampuan diri.

    4. JK Rowling: pantang mundur
    Butuh waktu 17 tahun bagi JK Rowling menyelesaikan 7 seri buku Harry Potter. Orang lain mungkin akan menyerah pada tahun-tahun awal. Dan itulah kegagalan yang paling nyata, menyerah.

    5. Sheryl Sandberg: jangan takut
    Kepala operasional Facebook, Sheryl Sandberg, mengajukan pertanyaan menggelitik untuk dirinya sendiri, “Apa yang akan saya lakukan jika saya tidak takut?” Jawabannya adalah pergi melakukan apa pun yang bisa dikerjakan. Takut hanya akan menghambat kreativitas dan kesuksesan.

    6. Sophia Amoruso: jangan berpaku pada job desk 
    Satu kalimat paling tidak disukai Sophia Amoruso, pendiri sekaligus CEO Nasty Gal, “Itu bukan pekerjaanku”. Karyawan Nasty Gal jangan harap bisa mengucapkannya. “Karena pada akhirnya, kita semua bekerja untuk satu alasan dan hanya satu alasan—yaitu membuat perusahaan sukses,” tegas Sophia.

    7. Kate White: terus menantang diri sendiri
    Waktu yang paling tepat untuk berhenti dari pekerjaan adalah ketika kita merasa “happy”. Karena rasa bahagia—dan terlalu paham dengan pekerjaan yang dilakukan—membuat seseorang mudah masuk ke zona nyaman. Sementara tantangan akan membuat kita terus bergerak maju, termotivasi, dan melakukan perubahan.

    8. Oprah Winfrey: akui kesalahan
    Tidak ada orang yang sempurna. Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan. Oprah seseorang yang tidak segan mengakui kesalahan. Hal ini tidak menjatuhkannya, orang-orang justru semakin menyukainya dan memberi kepercayaan penuh kepadanya.

    9. Kay Cannon: mintalah bantuan
    Hebat bukan berarti harus menjadi super. Jadi tidak perlu melakukan segalanya seorang diri. Mintalah bantuan dan belajarlah menggunakan sumber daya yang ada. Kay Cannon, seorang penulis komedi yang pernah menulis film musikal laris Pitch Perfect, melakukannya. “Saya mengerjakan proyek menulis dengan bantuan staf penulis yang hebat, saya juga punya suami sebagai mitra yang sempurna untuk urusan pribadi maupun profesional,” kata Kay.

    10. Suze Orman: jangan membentengi diri
    Seperti Oprah, guru keuangan Suze Orman selalu berusaha terhubung dengan orang lain hingga ke ranah pribadi. Salah satu cara yang dilakukannya, menceritakan pengalaman pribadi semasa kecil. Ketika itu, dia melihat ayahnya nekat kembali ke rumah yang terbakar untuk menyelamatkan mesin kasir. Dari cerita pribadi itu, Orman tidak hanya berhasil meyakinkan orang lain soal profesinya, namun sekaligus kepercayaan.

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:
    Inikah Definisi Cantik Menurut Anda?
    Asyiknya Bermain dengan Kelinci di Kafe Rabbit
    5 Kesalahan Berbusana saat Wawancara Kerja


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebijakan Lockdown Merupakan Kewenangan Pemerintah Pusat

    Presiden Joko Widodo menegaskan kebijakan lockdown merupakan wewenang pusat. Lockdown adalah salah satu jenis karantina dalam Undang-undang.