4 Kesalahan Membersihkan Barang Elektronik

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Kini barang elektronik bukanlah hal yang mewah. Sebut saja: mesin cuci, televisi atau komputer meja. Karena seringnya digunakan sehari-hari, barang elektronik ini pun kotor. Eits, hati-hati membersihkannya. Karena salah-salah, barang yang seharusnya masih bisa dipakai, justru rusak setelah dibersihkan. Nah, agar barang elektronik ini aman dan bersih, hindari kesalahan berikut ini:

    1. Terlalu banyak air
    Zat cair adalah musuh utama barang elektronik. Air yang merembes ke bagian interior elektronik akan menghancurkan bagian elektrik. Jangan menyemprotkan cairan pembersih langsung ke perangkat elektronik, semprotkan ke kain agar sedikit basah dan baru lap perangkat elektronik.

    Pastikan untuk selalu mencabut kabel listrik sebelum menggunakan cairan pembersih. Jika terkena tumpahan air, cepat keringkan dan matikan barang elektronk tersebut. Jangan menyalakannya sampai yakin telah kering.

    2. Membiarkan tumpukan debu 
    Debu juga merupakan salah satu musuh besar barang elektronik. Debu yang menempel pada permukaan elektronik dapat menghalangi perputaran udara. Hal ini dapat melapisi dan menghalangi konektor listrik, jack headphone, atau lubang di perangkat elektronik.

    Untuk membersihkan debu harus secara rutin, baik di permukaan barang maupun bagian elektriknya. Gunakan kain halus seperti kain microfibre untuk lap. Sedot debu untuk debu 2 kali sebulan.

    3.Layar rusak
    Banyak barang elektronik yang rusak atau tergores layarnya saat dibersihkan. Perhatikan prosedur pembersihan barang elektronik yang ada perangkat layar. Gunakan kain microfiber untuk membersihkan layar. Pergunakan kain khusus hanya untuk membersihkan layar. Selain kain microfibre terdapat tisu khusus untuk membersihkan layar LCD. Jangan gunakan handuk ataupun kertas di layar karena akan menggores dan merusak layar.

    4. Hanya pada bagian yang terlihat
    Salah satu masalah yang paling umum saat membersihkan elektronik adalah hanya fokus pada apa yang terlihat. Debu yang menempel pada bagian bawah, belakang atau dalam seringkali luput saat dibersihkan. Lama kelamaan debu akan membentuk lapisan tebal yang membuat lubang perputaran udaranya tertutup. Jika di perangkat televisi bagian elektriknya menjadi panas sehingga mempercepat televisi rusak. Agar tidak cepat rusak, pastikan semua bagian barang elektronik bersih dan bebas dari debu.

    HOUSEKEEPING | DINA ANDRIANI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.