Tip Memilih Lipstik dan Eye Shadow Pengantin Tradisional

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Model mengenakan gaun bertajuk

    Model mengenakan gaun bertajuk "'The Silhouette of my Garden" karya perancang Mimoza Haska dalam kontes gaun pengantin tisu toilet di Butik Kleinfled's Bridal, New York, 17 Juni 2015. Pemenang kontes ini akan mendapatkan uang tunai sebesar $ 10,000 (Rp 133.180.000). REUTERS/Brendan McDermid

    TEMPO.CO, Jakarta - Pernikahan adalah momentum yang sangat istimewa, khususnya bagi kaum Hawa. Pada hari yang berbahagia itu, setiap mempelai perempuan ingin tampil paling cantik dan merasakan sensasi bagaikan putri raja.

    Jauh-jauh hari, para calon pengantin telah mempersiapkan jiwa dan raganya untuk menghadapi hari besarnya. Khususnya bagi perempuan, memilih gaun pengantin yang terindah adalah salah satu persiapan yang paling penting.

    Selain gaun, riasan pengantin adalah elemen kunci yang membuat para mempelai perempuan tampak jelita melebihi penampilannya di hari-hari biasa. Pengaplikasian riasan yang tepat akan membuat sang pengantin tampak bagaikan ratu sejagat.

    Nah, bagi Anda yang tengah merencanakan pernikahan dan sedang mencari inspirasi make up untuk hari istimewa tersebut, ada beberapa tip dan trik yang bisa dipertimbangkan sebelum menentukan riasan seperti apa yang akan dipilih.

    Pada dasarnya, tren riasan pengantin selalu datang silih berganti setiap musimnya. Wardah Profesional Makeup Artist Carolina Septerita menjelaskan saat ini bridal make up yang sedang digandrungi adalah yang bernuansa nude.

    Bagi mereka yang ragu-ragu dalam menentukan nuansa riasan untuk pernikahan, palet nude adalah pilihan yang sangat aman. Bahkan, ada istilah, “You can never go wrong with nude.” Aksen nude memberikan kesan modern dan pancaran kecantikan yang lebih natural.

    Pada riasan tradisional, kata Carol, pemakaian lipstik nude akan menonjolkan kesan modern dan segar. Bagi calon pengantin yang tidak ingin tampil ekstra tradisional, bisa juga memilih pemulas bibir bernada hangat seperti kelir coklat atau earth tone.

    Demikian juga dengan permainan riasan mata pada pengantin tradisional. Jika ingin ‘menjinakkan’ kesan tradisional yang terlalu tegas, pulasan eyeshadow berpalet natural dapat menjadi pilihan, dengan catatan tidak meninggalkan pakem dalam tata rias adat.

    “Warna bold juga masih digemari untuk riasan tradisional. Lipstik merah dan eye shadow blok yang menyesuaikan warna busana masih menjadi tren dalam bridal make up,” kata Carol. Agar eye shadow tidak terlihat berlebihan, kombinasikan dengan warna putih atau beige untuk membuat aksen gradasi yang lebih lembut dipandang.

    Warna terang diaplikasikan pada bagian dalam kelopak mata, sedangkan warna tergelap dipulaskan pada sudut terluar mata untuk memberikan kontur tegas pada mata. Jangan lupa bubuhkan highlight pada bagian sudut dalam agar mata terlihat lebih ‘terbuka’.

    Sementara itu, riasan pengantin gaya internasional cenderung lebih mudah dan fleksibel untuk diaplikasikan. Kebanyakan calon pengantin saat ini ingin terlihat senatural mungkin dengan riasannya untuk mengimbangi gaun pengantin modern yang mereka pakai.

    Satu hal yang bisa dijadikan acuan adalah warna kulit. Carol mengatakan, kulit terang lebih baik menggunakan palet dingin untuk riasan, sebaliknya kulit gelap disarankan memakai palet warna hangat. Adapun, kulit kuning lebih netral dan bisa memakai palet apapun.

    BISNIS

    Berita lainnya:
    Kiat Atasi Rambut Putih Sebelum Usia 40-an
    6 Kesalahan yang Dilakukan Pemula Saat Memasak
    Menggantung Pakaian dengan Benar, Bagaimana Caranya?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.