Survei: Perempuan Habiskan 1-4 Jam Sehari di Jalan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • freepicturesweb.com

    freepicturesweb.com

    TEMPO.COJakarta - Founder dan Chief Executive Officer (CEO) Queenrides Iin Fahima Jachja menyampaikan hasil survei Queenrides terhadap 700 wanita di Indonesia. Ternyata, 80 persen dari mereka mengendarai mobil atau sepeda motor setiap hari untuk mendukung ekonomi keluarga. Mereka menghabiskan waktu 1-4 jam per hari di jalan atau kendaraan.

    Sayangnya, banyak di antara mereka yang belum sadar bahwa rutinitas tersebut memiliki risiko. "Hasil survei menyebutkan 100 persen responden tidak mengetahui risiko berkendara, tidak tahu cara melindungi, dan tidak aware terhadap bahaya ketika berkendara," ujar Iin ketika ditemui di Lippo Mall Puri, Jakarta Barat, Sabtu, 27 Agustus 2016.

    Itulah yang melatarbelakangi munculnya Queenriders, sebuah platform otomotif untuk perempuan berbasis komunitas online dan offline. "Queenrides menerapkan program kampanye untuk memberdayakan perempuan agar memahami safety riding," katanya.

    Pendirian Queenrides ini sejalan dengan hasil riset yang dilakukan di Australia. Penelitian di Negeri Kanguru itu menunjukkan perempuan secara alami memang tak memiliki kemampuan menyetir seperti halnya laki-laki.

    Menurut wanita yang pernah meraih penghargaan sebagai Young Global Leader 2014 oleh The World Economic Forum (WEF) tersebut, selama ini otomotif selalu dikaitkan dengan pria. Selain itu, penjelasan apa pun mengenai bidang ini cenderung bersifat maskulin. "Padahal cara wanita menerima informasi itu sangat berbeda," kata Iin.

    Selain melakukan kampanye #WomenRideSafe, Queenrides mengajak para wanita untuk berdiskusi tak hanya tentang berkendara yang baik, tapi juga apa pun yang berhubungan dengan isu relevan dengan dunia perempuan dan berkendara.

    "Ada sosialisasi berbasis online dan ada berbagai aktivitas bersifat offline. Dengan dibekali pengetahuan tentang safety riding, kaum perempuan tak sekadar melindungi dirinya dan teman terdekat, tapi juga bisa menjadi agen perubahan," tutur Iin. 

    DINI TEJA

    Berita lainnya:
    Ladies, Perhatikan Posisi Dibonceng yang Benar
    5 Kegiatan Harian yang Efektif Membakar Kalori
    Anak Menangis Sembunyi-sembunyi, Kenali Apa Penyebabnya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.