Cegah Obesitas Anak, Jangan Beri Gula dan Rasa Gurih ke Bayi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Arya Permana, bocah penderita obesitas, bermain game melalui telpon seluler miliknya di Desa Cipurwasari, Karawang, Jawa Barat, 4 Juni 2016.  TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    Arya Permana, bocah penderita obesitas, bermain game melalui telpon seluler miliknya di Desa Cipurwasari, Karawang, Jawa Barat, 4 Juni 2016. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    TEMPO.COJakarta - Obesitas atau kegemukan tak hanya terjadi pada orang tua. Kondisi ini pun bisa dialami anak-anak. Dokter spesialis olahraga Indrarti Soekotjo menyebutkan, obesitas pada anak dapat dihindari asalkan orang tua mampu berhati-hati dalam mengenalkan makanan kepada anak sejak mereka masih bayi.

    "Memori bayi itu sangat kuat, jadi intinya jangan berikan bayi gula, garam, ataupun rasa gurih," ujar Indrarti di Locanda Restaurant, Jakarta, Selasa, 23 Agustus 2016.

    BACA: Arya, Bocah 10 Tahun, berbobot 190 Kg
    Gaya Hidup Orang Tua Pengaruhi Obesitas Anak

    Menurut dia, pola makan anak harus diatur sejak ia masih mengkonsumsi ASI. "Setelah itu anak diajarkan makan, mulai kental hingga makanan padat," katanya.

    Makanan padat yang harus dikonsumsi inilah yang perlu diperhatikan, yakni makanan pertama yang dikonsumsi hendaknya makanan alami yang tidak diberi gula, garam, dan rasa gurih. "Jadi anak akan mengenal rasa asli makanan tersebut," ujar Indrarti.

    Menurut dia, ketika pertama kali makan anak diberi makanan yang memiliki rasa manis, asin, ataupun gurih, anak akan langsung mengingat rasa “enak” tersebut.

    "Jika anak diberi makanan dengan rasa asli makanan, anak akan mengenal rasa tersebut. Jika sudah mengenal, anak akan menganggap rasa buah dan sayur asli itu enak," katanya.

    Namun, ia melanjutkan, jika orang tua telanjur memberi makanan yang telah diproses (diberi gula, garam, ataupun rasa gurih), orang tua masih bisa mencoba agar anak terhindar dari obesitas.

    "Perbanyak makanan yang bergizi, lakukan aktivitas yang berguna dan menyenangkan dengan anak, dan jangan lupa selalu beri anak air putih," ujar Indrarti.

    DINI TEJA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.