4 Pertimbangan Sebelum Memperpanjang Bulu Mata  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bulu mata. Shutterstock.com

    Ilustrasi bulu mata. Shutterstock.com

    TEMPO.COJakarta - Seorang wanita di New Jersey, Amerika Serikat, Erin Schwitter, tidak puas dengan bulu matanya yang dinilai terlalu tipis dan pendek. Ia berusaha membuat bulu matanya lebih menarik dengan alat pelengkung tapi tidak berhasil. 

    Schwitter pun berusaha memperindah bulu matanya dengan cara ekstensi dan membayar US$ 100 setelah melihat seorang teman melakukannya. Bulu matanya memang menjadi indah, tapi hanya seminggu saja, dan setelah itu rontok.

    Lalu, bagaimana cara terbaik untuk memperpanjang bulu mata? Berikut ini saran dari para profesional.

    1. Cek kredibilitas
    Sebelum membuat janji dengan salon atau penyedia jasa perpanjangan bulu mata, tanyakan apakah tenaga pemasang bulu mata itu memiliki sertifikat. Tanyakan pula, produk sintetis apa yang mereka gunakan. Bila sudah mendapat jawaban, periksa lagi kebenarannya di Internet dan untuk produk, bandingkan dengan yang lain.

    2. Pahami tekniknya
    Beberapa kesalahan saat pemasangan akan merusak bulu mata, baik asli maupun palsu. Yang penting, setiap helai bulu mata palsu disambungkan ke sehelai bulu mata asli. Pastikan seniman bulu mata itu hanya memasang bulu mata helai per helai. 

    Jadi, bulu mata asli tetap bisa tumbuh, beristirahat, dan berkedip bersama kelopak mata. Pastikan juga bulu mata tambahan bisa dibasahi karena ada beberapa produk yang tidak bisa. Yang tak kalah penting, jangan menggunakan terlalu banyak lem.

    3. Lakukan secara pribadi
    Bulu mata palsu siap pakai bisa mudah didapatkan di mana saja, tapi tidak demikian bila ingin memperpanjang bulu mata. Bila bulu mata palsu bisa dipakai berkali-kali, tidak demikian dengan bulu mata tambahan. 

    Yang juga tak kalah penting, perpanjangan bulu mata bersifat pribadi karena setiap orang memiliki tipe bulu mata yang berbeda, baik dari segi bentuk maupun ketebalan. Selain itu, si pemanjang bulu mata harus mampu menyesuaikan hasil kerjanya dengan bentuk muka pasien, bentuk tulang kening, dan tipe bulu mata asli, sehingga semua orang tak bisa dipukul rata.

    4. Rawat yang benar
    Setiap produk bulu mata tambahan memiliki aturan perawatan masing-masing. Biasanya dibersihkan dua kali sehari dengan sikat maskara yang bersih untuk mengusir debu dan kotoran, juga tak membuat bulu-bulu tersebut saling menempel. 

    Ada juga produk pembersih khusus yang mampu membersihkan sisa riasan dan bakteri. Jangan pernah menarik atau mendorong bulu mata tambahan dan usahakan tidak tidur tengkurap karena benturan dengan bantal akan melemahkan daya rekat, sehingga bulu-bulu pun rontok lebih cepat.

    PREVENTION | PIPIT

    Artikel lain: 
    Mengenal Keajaiban Teh Matcha
    Bahaya Microwave, dari Katarak sampai Kanker
    Minyak Argan, Rahasia Kulit Berkilau Bintang Hollywood


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cegah Covid-19, Kenali Masker Kain, Bedah, N95, dan Respirator

    Seorang dokter spesialis paru RSUP Persahabatan membenarkan efektifitas masker untuk menangkal Covid-19. Tiap jenis masker memiliki karakter berbeda.