Trik Agar Buah Potong Tetap Segar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Zulkarnain

    TEMPO/Zulkarnain

    TEMPO.COJakarta - Hampir semua orang senang makan buah, apalagi jika tinggal memasukkannya ke dalam mulut alias dalam bentuk kecil yang sudah dikupas dan dipotong-potong. Sayangnya, beberapa buah, seperti pir dan apel, yang sudah dipotong akan berubah rasa, bentuk, dan warna jika tak segera disantap. 

    Berikut ini beberapa trik agar buah potong tetap segar.

    1. Potong dalam air
    Potonglah buah di dalam air atau di bawah guyuran air yang mengalir. Proses ini membantu menghentikan oksidasi.

    2. Gunakan air sitrus
    Bukan cuma air lemon yang bisa digunakan, tapi juga dari jenis jeruk lainnya. Proses ini akan menghentikan reaksi enzim, tapi efek sampingnya adalah rasa buah yang lebih asam.

    3. Rendam dalam air jahe
    Rendam potongan buah dalam campuran air jahe dan soda dengan asam sitrus (ginger ale) untuk mencegah warna buah menjadi cokelat.

    4. Rendam dalam air garam
    Campurkan semangkuk air dan setengah sendok teh garam lalu rendam potongan apel, pir, dan buah-buah lain di dalamnya selama sekitar dua menit.

    5. Beri bubuk asam asorbik
    Asam asorbik adalah bubuk vitamin C yang bisa didapatkan di berbagai toko makanan. Bubuk ini mudah larut dalam air. Gunakan air yang dicampur asam asorbik untuk merendam buah dan mencegah perubahan warna.

    6. Madu
    Campuran air dan madu juga merupakan ramuan yang ampuh untuk menyelamatkan potongan buah dari warna cokelat. Caranya gampang, cukup rendam buah selama 30 detik di dalam campuran dua sendok makan madu dan secangkir air. Potongan buah akan tetap segar dan cerah selama setidaknya delapan jam.

    INDIATIMES | PIPIT

    Berita lainnya:
    Tip Menemukan Selera Fashion Anda 
    Cara Bijak Menghadapi 5 Situasi Kantor yang Membingungkan
    Yang Harus Dilakukan Orang Tua Saat Anaknya Stres karena Les


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.