Kiat Tetap Semangat Mendapatkan Pekerjaan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi mencari pekerjaan. Shutterstock.com

    Ilustrasi mencari pekerjaan. Shutterstock.com

    TEMPO.COJakarta - Mendapatkan pekerjaan itu gampang-gampang susah. Kita harus mengorbankan pikiran, tenaga, dan biaya di tengah persaingan yang ketat dan sulitnya menemukan jenis pekerjaan yang sesuai. Beruntung jika akhirnya perjuangan keras itu “lunas” dengan mendapatkan pekerjaan.

    Namun ada orang yang belum juga mendapatkan pekerjaan setelah berkali-kali melamar. Kondisi ini terkadang membuat mereka putus asa dan bingung harus melakukan apa lagi. 

    Pertarungan di dunia kerja memang ketat. Namun itu bukan alasan menyerah dan depresi. Sebaliknya, jadikan tantangan itu sebagai penyemangat agar Anda bisa tampil lebih baik lagi. Supaya semangat Anda terus membara dalam mendapatkan pekerjaan, simaklah tip berikut ini.

    1. Perlakukan diri sebagai pekerja
    Meski Anda belum memiliki pekerjaan, bukan berarti Anda harus bermalas-malasan dan hidup semaunya. Sebaliknya, perlakukan diri sebagai seseorang yang sudah memiliki pekerjaan. Bangun pagi, sarapan, dan kenakan pakaian yang rapi. 

    Berpikir positif bahwa hari ini akan membawa harapan baru yang baik untuk Anda. Lagi pula, dengan bangun pagi, Anda tentu memiliki lebih banyak waktu untuk mencari pekerjaan, bukan?

    2. Jauhkan diri dari energi negatif
    Saat mencari pekerjaan, sebaiknya hindari hal-hal yang bisa membuat semangat Anda padam. Misalnya, keluarga, saudara, atau teman yang suka mengungkit-ungkit status sebagai pengangguran, berita tentang pemutusan hubungan kerja (PHK), dan sebagainya. Tetap fokus dan yakin bahwa Anda akan mendapatkan pekerjaan. Ingat, rezeki setiap orang itu berbeda dan sudah diatur Tuhan.

    3. Ambil jeda
    Jangan memaksakan diri bila sudah merasa lelah, jenuh, dan stres karena belum juga mendapatkan pekerjaan. Ambil jeda untuk istirahat. Jauhkan diri dari segala hal tentang pekerjaan. Lakukan kegiatan yang menyenangkan atau menyegarkan kembali pikiran dan suasana hati. Tak perlu merasa bersalah karena refreshing juga perlu.

    4. Atur strategi pencarian kerja
    Sudah banyak mengirimkan surat lamaran dan daftar riwayat hidup (curriculum vitae/CV) tapi belum ada satu pun yang merespons. Ini pertanda Anda harus mengubah strategi.

    Pertama: kirim surat lamaran ke lowongan pekerjaan yang sesuai dengan minat dan nilai gaji sesuai dengan kualitas diri.

    Kedua: kirim surat lamaran ke lowongan pekerjaan yang tak sesuai minat, tapi nilai gajinya sesuai kualitas diri. Atau, kirim lamaran ke lowongan pekerjaan yang sesuai minat tapi nilai gajinya di bawah harapan. 

    Ketiga: menjadi sukarelawan. Bekerja secara sukarela memang berat karena tidak dibayar. Tapi ada sisi positif yang bisa diambil. Anda bertemu banyak orang, sehingga jejaring pertemanan akan semakin luas. Siapa tahu dari situ ada orang yang malah menawarkan pekerjaan atau mendatangkan peluang kerja.

    5. Tingkatkan kualitas diri
    Jangan merasa puas dulu dengan kualitas diri yang Anda miliki. Di luar sana, banyak orang yang kemampuannya sama seperti Anda, bahkan lebih. Merekalah para pesaing sejatimu. Sambil mencari pekerjaan, sempatkan untuk mengikuti kegiatan yang bisa meningkatkan kualitas diri, semisal belajar bahasa asing, kursus komputer, ikut organisasi kemasyarakatan, dan sebagainya.

    YOUQUEEN | LUCIANA

    Berita lainnya:
    4 Variasi Celana Jins agar Penampilan Tak Monoton
    Waspadai Label Sehat dan Alami pada Kemasan Makanan
    Awkarin Buka-bukaan, Gaji Selangit, Haters, dan Bantuan Polisi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.