Tip Memilih Mainan Anak

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Liu Bolin menyamar di sebuah rak toko mainan dengan sempurna. barcott/telegraph.co.uk

    Liu Bolin menyamar di sebuah rak toko mainan dengan sempurna. barcott/telegraph.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Orang tua tentu ingin memberikan yang terbaik bagi perkembangan anak, tak terkecuali saat membelikan mainan. Dalam memilih jenis dan bentuk, pastilah dipilih mainan yang aman dan menarik minat anak.

    Meski sudah membeli mainan yang aman, orang tua tetap harus mengawasi bagaimana anak menggunakan mainannya. Sebab itu, aturlah waktu Anda agar dapat mendampingi anak saat bermain karena kebersamaan ini penting untuk membangun keakraban antara anak dan orang tua.

    Berikut ini tip memilih mainan untuk anak, seperti disampaikan psikolog anak Mutiara Padmosantjojo.

    1. Sesuaikan mainan dengan usia anak
    Saat ini banyak mainan yang sudah diproduksi untuk umur-umur tertentu. Perhatikan tanda pada label kemasan mainan.

    2. Perhatikan bentuk dan keamanan mainan
    Jangan membeli mainan yang terbuat dari bahan dan bentuk berbahaya, seperti pisau dan binatang yang mengerikan.

    3. Perhatikan nomor produksi mainan
    Dengan nomor ini, Anda bisa mengetahui mainan itu sudah seusai standar apa belum.

    4. Harga bukan segalanya
    Mainan boleh mahal, tapi keselamatan anak tak bisa ditawar lagi.

    5. Bertanyalah
    Jangan ragu bertanya kepada penjual tentang mainan yang akan dibeli. Tanyalah fungsi serta risiko bila mainan itu diberikan kepada anak.

    6. Libatkan anak
    Usahakan untuk melibatkan anak saat membeli mainan. Selain untuk menyesuaikan kesukaan anak, baginya hal ini bisa menimbulkan perasaan dihargai oleh orang tua.

    KORAN TEMPO


    Berita lainnya:
    Yuk, Ajarkan Anak Bermain Tenis
    Board Game Tingkatkan Kecerdasan Anak
    Anak Perempuan Lebih Bebas Pilih Mainan daripada Lelaki


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.