8 Cara Tetap Sehat Usai Berlebaran  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi ketupat. TEMPO/Fahmi Ali

    Ilustrasi ketupat. TEMPO/Fahmi Ali

    TEMPO.COJakarta - Lebaran adalah momen silaturahmi yang melibatkan sajian berbagai macam makanan enak dengan kandungan lemak, karbohidrat, dan gula yang tinggi.

    Bagi orang yang memiliki penyakit, seperti diabetes, tekanan darah tinggi, dan kolesterol, perlu ada batasan agar sajian Lebaran tidak menjadi sumber penyakit.

    Berikut ini delapan tip menyikapi sajian Lebaran dari Dokter Spesialis Gastroenterologi, Rumah Sakit Cipto Mangunkusuno, Ari Fahrial Syam, melalui surat elektronik yang dikirim pada Ahad, 3 Juli 2016.

    1. Perhatikan kualitas makanan dan minuman yang disajikan.

    2. Perhatikan jumlah kalori dari makanan atau minuman yang disajikan. Camilan sekecil apa pun, bila rasanya manis, pasti mengandung kalori.

    3. Usahakan hanya mengkonsumsi satu macam lauk saja. Jika merasa camilan (kue Lebaran) dikonsumsi lebih banyak, kurangi nasi saat makan besar.

    4. Hindari camilan yang mengandung cokelat, keju, dan lemak. Sebab, lemak mempunyai kalori dua kali lebih besar daripada karbohidrat.

    5. Banyak minum air putih lebih dari 2 liter per hari.

    6. Banyak mengkonsumsi buah dan sayur-sayuran, terutama disertakan saat sajian makan pagi, siang dan malam. Buah juga baik dikonsumsi di sela-sela makan besar.

    7. Tetap melakukan aktivitas olahraga atau bergerak. Jika silaturahmi bisa dijangkau dengan berjalan kaki, usahakan lakukan dengan berjalan kaki.

    8. Usahakan tidur minimal 6 jam per hari.

    CHETA NILAWATY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cegah Covid-19, Kenali Masker Kain, Bedah, N95, dan Respirator

    Seorang dokter spesialis paru RSUP Persahabatan membenarkan efektifitas masker untuk menangkal Covid-19. Tiap jenis masker memiliki karakter berbeda.