Hikmah Setelah Di-PHK  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi seseorang di-PHK. shutterstock.com

    Ilustrasi seseorang di-PHK. shutterstock.com

    TEMPO.COJakarta - Bagi pekerja mana pun, pemutusan hubungan kerja atau PHK adalah hal yang paling menakutkan. Bagaimana tidak, di zaman serba sulit seperti ini tiba-tiba harus kehilangan mata pencarian dan penghasilan.

    Bila Anda masih memiliki pekerjaan sampingan, mungkin efeknya tidak akan terlalu berat. Namun, bila pemutusan itu dilakukan oleh tempat bekerja yang selama ini menjadi satu-satunya sumber pendapatan Anda, tentu rasanya seperti dunia akan kiamat.

    Tentunya siapa pun tak ingin PHK terjadi. Namun tidak ada salahnya jika kita mempersiapkan diri bila hal itu benar-benar terjadi. Berikut ini beberapa hal yang bisa kita lakukan apabila mengalami PHK.

    1. Setop meratapi nasib. Move on
    Seberat apa pun, Anda harus tetap tabah, sabar, tegar, dan kuat. Ingat, masih ada Tuhan yang akan selalu membantu. Tempat kerja Anda yang sebelumnya bukanlah satu-satunya tempat kerja yang ada di dunia. Masih banyak tempat kerja lain yang membutuhkan karyawan.

    Jika Anda merasa trauma bekerja kepada orang lain, cobalah untuk memulai usaha sendiri. Usaha kecil-kecilan juga tidak apa-apa. Tak perlu berkecil hati. Yang terpenting, jangan menyia-nyiakan waktu Anda hanya untuk meratapi nasib.

    2. Jangan lupakan kawan lama
    Inilah pentingnya menjaga hubungan baik dengan teman dan klien. Sejak sekarang, biasakan menjaga hubungan baik dengan mereka. Jaga komunikasi tetap lancar. Bila saatnya Anda membutuhkan mereka, mereka pun akan siap untuk Anda.

    Saat sedang mencari pekerjaan baru atau mencari partner untuk memulai usaha, Anda bisa menghubungi mereka. Dengan hubungan yang selama ini terjalin dengan baik, mereka pasti akan siap membantu.

    3. Rencanakan masa depan karier Anda
    Meski kini Anda bahagia bekerja di sebuah tempat kerja yang paling menjanjikan, tiada salahnya tetap mempersiapkan rencana untuk karier di masa mendatang.

    Bayangkan tempat usaha di mana Anda bekerja kini terpaksa gulung tikar. Di mana Anda ingin bekerja lagi? Di mana Anda bisa mendapatkan pekerjaan lagi dengan cepat? Sedini mungkin, jawablah kedua pertanyaan tersebut agar Anda selalu siap.

    4. Budayakan menabung
    Ini juga harus Anda biasakan dalam hidup: menabung. Setelah di-PHK, tentunya Anda butuh uang untuk membiayai hidup, termasuk biaya mencari pekerjaan baru dan modal untuk memulai usaha. Bila punya tabungan, setidaknya ini bisa membantu meringankan beban hidup Anda hingga memiliki sumber penghasilan lagi.

    5. Belajar dari pengalaman
    Saat kita bekerja, tentu fokus dan waktu kita banyak tercurah untuk pekerjaan. Setelah tidak lagi bekerja, tak usah bingung dan stres.

    Manfaatkan waktu luang ini untuk merencanakan kembali hidup Anda. Pikirkan hal-hal yang selama ini ingin Anda lakukan, hal-hal yang selama ini ingin Anda perbaiki, atau hal-hal yang selama ini tertunda.

    Intinya, PHK memang mengerikan. Namun ada banyak hal yang bisa kita pelajari, bukan?

    MARIE CLAIRE | LUCIANA

    Berita lainnya:
    Ladies, Perhatikan 5 Hal Ini Saat Sedang Haid
    Gadis, Perhatikan 11 Hal Ini Saat Menjalin Cinta
    Ibu Tunggal yang Bekerja Lebih Rentan terhadap Penyakit


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.