Salah Pilih Sepatu Jadi Sumber Utama Cedera Para Pelari

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Fitsugar.com

    Fitsugar.com

    TEMPO.COJakarta - Lari kini tengah menjadi tren dan disebut sebagai olahraga yang bisa dilakukan siapa saja serta tak perlu lapangan khusus. Lari bisa dilakukan di taman, stadion, atau mengitari kompleks perumahan dengan perlengkapan yang tidak sebanyak olahraga lain.

    Namun hati-hati, lari ternyata bisa berbahaya bila dilakukan dengan perlengkapan yang tidak tepat. Banyak pelari yang cedera karena salah memilih sepatu. Alasan memilih sepatu lari tentu bukan karena warna, modelnya yang menarik, atau keluaran merek ternama.

    Mengabaikan urusan kaki menjadi kesalahan kebanyakan pelari dan 13 persen orang berhenti melakukannya karena kondisi cedera yang bertambah buruk. Tapi tak sedikit pula yang meneruskan olahraga tersebut meski dengan risiko lebih parah, seperti kerusakan saraf, masalah di otot, atau kram.

    Banyak penggemar lari yang mengaku tak keberatan mengganti sepatu mereka. Sebagian lain bertahan dengan sepatu yang tidak nyaman itu karena tampilannya yang bagus atau mereknya terkenal.

    Menurut spesialis kaki, cedera yang diakibatkan sepatu yang keliru antara lain nyeri di tulang kering, betis, punggung bagian bawah, dan paha. Menurut podiatrist Matt Fitzpatrick, mengenakan alas kaki yang tidak nyaman bisa merusak jaringan saraf dan jaringan halus di kaki.

    "Dengan semakin banyaknya orang yang lari, kita bisa menghadapi gejala sakit di tumit dan lengkungan telapak kaki akibat patomekanik yang salah. Fungsi persendian berubah yang sebenarnya harus mendapat perhatian khusus," kata Fitzpatrick di Dailymail.

    "Dengan memakai alas kaki yang tidak cocok, para pelari justru lebih mendapatkan bahaya daripada manfaat berolahraga dan kelak tak akan bisa berolahraga lagi. Kami sudah menerima keluhan masalah musculoskeletal dari lebih banyak orang, yang seharusnya bisa dihindari bila memakai sepatu yang tepat," ucapnya.

    Kesalahan yang paling banyak dibuat adalah memakai sepatu yang kekecilan. Cobalah lebih dulu sepatu saat membeli dengan cara mencobanya dan berjalan beberapa langkah. Sisakan ruang sekitar 1 sentimeter dari panjang kaki. Cobalah membeli sepatu pada siang atau malam hari karena pada saat itulah kaki sedang dalam kondisi terbesar.

    PIPIT

    Berita lainnya:
    Logika Puasa, Berat Badan Turun, dan Massa Otot
    Ada Partikel Berbahaya Saat Memasak Pakai Aluminium Foil
    Kim Kardashian Beberkan Ongkos Perawatan Wajahnya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.