Jabatan Tangan Bisa Menentukan Sukses Tidaknya Karir Anda

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi. lifehack.com

    Ilustrasi. lifehack.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Berjabat tangan memang tampak sepele. Tapi di balik itu, ada kekuatan besar dalam menentukan keberhasilan Anda di dunia kerja.

    “Berjabat tangan merupakan satu-satunya kontak fisik di dunia bisnis. Kontak ini selalu terjadi di awal pertemuan, namun menentukan bagaimana nasib hubungan selanjutnya,” kata Jill Bremer, konsultan citra profesional dan penulis buku It's Your Move: Dealing Yourself the Best Cards in Life and Work.

    Melalui jabatan tangan seseorang bisa mengetahui kepribadian orang yang melakukan jabat tangan dengannya. "Orang akan membuat penilaian awal tentang karakter dan tingkat kepercayaan diri Anda melalui jabatan tangan,” ujar Bremer.

    Penelitian Universitas Alabama menyebutkan, terdapat hubungan substansial antara jabatan tangan dan karakter seseorang. Penelitian ini dilakukan terhadap 112 mahasiswa dengan mengevaluasi cara berjabat tangan dan menganalisis kepribadian mereka selama lebih dari 9 bulan.

    “Hasil dari penelitian ini mengindikasikan, cara seseorang berjabat tangan berlaku konsisten dari waktu ke waktu dan sangat berkaitan dengan beberapa aspek kepribadiannya. Mereka yang memiliki jabatan tangan kuat cenderung ekstrover, terbuka terhadap pengalaman baru, tidak mudah gugup, dan malu dibandingkan mereka yang memiliki jabatan tangan lemah,” urai William Chaplin, profesor psikologi yang memimpin penelitian itu.

    Berjabat tangan dilakukan kali pertama dalam berbagai kegiatan, mulai dari wawancara kerja, pertemuan bisnis, sampai perkenalan dengan orang lain. “Jabatan tangan yang baik haruslah kuat, dengan energi yang mengomunikasikan kejujuran, kekuatan, sekaligus profesionalisme,” kata Dianne M. Daniels, pelatih citra bersertifikat dan penulis buku Polish and Presence: 31 Days to a New Image.

    Jabatan tangan yang lemas dan tidak bernyawa mengindikasikan seseorang yang pasif, takut, atau terintimidasi. Sikap seperti ini memberi kesan bahwa Anda menjaga jarak dengan lawan bicara. “Sulit menerima orang-orang seperti ini untuk bekerja di perusahaan,” bilang Diane.

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:
    Alicia Keys Stop Pakai Make Up
    Bunda, Perhatikan Rambu-rambu Puasa buat Anak
    Supaya Anak Tetap Dekat dengan Orang Tua meski Ada Pengasuh


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.