Bersinar Saat Hamil, Ini Faktanya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto Aktris Chelsea Olivia memamerkan perutnya saat melakukan sesi pemotretan kehamilan pertamanya yang ia unggah ke akun Instagram pribadinya. Kabar kehamilannya ini juga diumumkan secara resmi oleh istri dari Glenn Alinskie ini melalui Instagram @chelseaoliviaa sekitar dua pekan lalu. instagram.com/chelseaoliviaa

    Foto Aktris Chelsea Olivia memamerkan perutnya saat melakukan sesi pemotretan kehamilan pertamanya yang ia unggah ke akun Instagram pribadinya. Kabar kehamilannya ini juga diumumkan secara resmi oleh istri dari Glenn Alinskie ini melalui Instagram @chelseaoliviaa sekitar dua pekan lalu. instagram.com/chelseaoliviaa

    TEMPO.COJakarta - Ketika Anda hamil, pujian yang kerap terlontar dari orang tercinta atau orang asing adalah “Kamu terlihat bersinar”. Tapi apa arti sebenarnya? Apakah perempuan hamil secara alami mendapatkannya atau hanya mitos?

    Menurut Dr Debbie Palmer, seorang dermatolog, ada perubahan fisiologis yang terjadi pada wanita selama kehamilannya yang menyebabkan wajahnya bersinar. Salah satu faktor penyebabnya adalah peningkatan hormon, sehingga kelenjar minyak menghasilkan lebih banyak minyak dan kulit wajah terlihat lebih berkilau.

    Adanya peningkatan aliran darah ke kulit juga menyebabkan kulit wajah terlihat lebih cerah. “Hasilnya, perempuan yang hamil terlihat memiliki cahaya ekstra,” kata Dr Palmer.

    Meski begitu, kehamilan tidak selalu baik untuk kulit setiap orang. Peningkatan hormon dan produksi minyak tersebut menyebabkan beberapa perempuan hamil mulai memiliki noda di wajah serta jerawat. Obgyn Dr Draion M. Burch, dokter kandungan dan ginekolog, merekomendasikan penggantian pembersih wajah dengan yang bebas minyak.

    Selain itu, kondisi kulit yang muncul saat hamil adalah melasma, atau disebut pregnancy mask, yang menimbulkan bercak kecokelatan pada wajah. “Melasma adalah hiperpigmentasi warna cokelat pada wajah yang disebabkan oleh kombinasi hormon dan paparan sinar matahari,” ujar Dr Palmer.

    Bercak kecokelatan ini akan memudar 3 sampai 6 bulan setelah kehamilan. Namun bisa muncul kembali karena terpapar sinar matahari secara berulang. Untuk mencegahnya, Dr Palmer menyarankan agar memakai tabir surya seng oksida/titanium dioksida dengan SPF 30 atau lebih besar dan topi.

    GOOD HOUSEKEEPING|NIA PRATIWI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.