Apa Beda Gelisah dan Depresi? Ini Kunci & Tandanya

Reporter

Ilustrasi

TEMPO.COJakarta - Banyak orang masih menganggap negatif para penderita depresi atau kegelisahan (anxiety). Pandangan terhadap para penderita itu berbeda dengan pandangan terhadap para penderita penyakit lain. 

Contohnya, bila seseorang mengaku terserang kanker atau penyakit jantung, banyak dukungan yang mengalir kepadanya. Namun, bila seseorang mengaku menderita depresi atau terus merasa gelisah, orang tidak tahu harus berbuat apa atau bagaimana cara memberikan dukungan.

Stigma penyakit mental sudah telanjur negatif. Namun, ingatlah, mereka yang mengalami masalah dengan mental juga butuh dukungan. Lalu apa bedanya kegelisahan dan depresi?

Di Amerika Serikat, 18 persen dari 48 juta orang dewasa atau berusia di atas 18 tahun menderita kegelisahan. Kegelisahan adalah masalah mental yang biasanya ditunjukkan lewat rasa khawatir berlebihan. Bila tak sampai berlebihan atau mengganggu aktivitas, kegelisahan adalah hal biasa.

Ciri-ciri orang yang mengalami kegelisahan biasanya adalah resah, mudah tersinggung, kesulitan mengontrol rasa khawatir, bermasalah dengan tidur, sering panik, gugup bila banyak orang di sekitar, dan sering mengakibatkan gemetar, keringat dingin, serta wajah memerah.

Sedangkan depresi adalah masalah mental yang lebih mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Sebanyak 350 juta orang dari berbagai usia di seluruh dunia diperkirakan menderita depresi. 

Kebanyakan penderita adalah wanita. Depresi mempengaruhi cara berpikir, bertindak, perasaan, serta mempengaruhi kegiatan sehari-hari, seperti bekerja, makan, dan tidur.

Ciri lain para penderita depresi adalah merasa gelisah atau sedih, pesimistis, gampang marah, merasa bersalah, tak berguna, dan tak berdaya. Penderita depresi juga sering kehilangan minat pada hobi dan kesenangan beraktivitas, kehilangan energi dan merasa lelah, berjalan dan berbicara lebih lambat, sulit berkonsentrasi, mengingat, atau membuat keputusan. 

Yang lebih para bila pada penderita depresi ini sudah kehilangan nafsu makan dan membuat berat badan mereka turun drastis. Bahkan sampai berpikir untuk bunuh diri. Kegelisahan dan depresi bisa menyerang usia berapa pun, tapi biasanya pada masa anak-anak dan memasuki usia dewasa.

Penyebab masalah mental tersebut beragam, dari keturunan, kepribadian, sampai kejadian dalam hidup. Untuk mengatasi dua masalah mental itu, dibutuhkan psikiater atau dokter yang khusus menangani masalah kejiwaan seperti itu atau bisa juga dengan terapi.

OBSERVER | PIPIT






5 Tanda dan Efek Samping Kelebihan Vitamin D

16 jam lalu

5 Tanda dan Efek Samping Kelebihan Vitamin D

Mengonsumsi vitamin D dengan dosis tinggi dari waktu ke waktu dapat mencapai tingkat racun atau berbahaya dalam tubuh.


Inilah Bahaya Paparan BPA bagi Kesehatan

23 jam lalu

Inilah Bahaya Paparan BPA bagi Kesehatan

Penelitian menunjukkan BPA dapat berdampak pada kesehatan manusia dengan berbagai cara.


Inilah Kandungan Nutrisi Daun Kelor sehingga Dijuluki Superfood

2 hari lalu

Inilah Kandungan Nutrisi Daun Kelor sehingga Dijuluki Superfood

Daun kelor mengandung banyak manfaat bagi kesehatan sehingga menjadi salah satu bahan pangan dengan julukan superfood.


6 Manfaat Teh Putih, Mencegah Peradangan hingga Kesehatan Gigi

3 hari lalu

6 Manfaat Teh Putih, Mencegah Peradangan hingga Kesehatan Gigi

Teh putih diproduksi dengan memetik kuncup dan daun sebelum mekar


Tempat Kerja Toxic Memang Seram, tapi Bisa Diatasi

3 hari lalu

Tempat Kerja Toxic Memang Seram, tapi Bisa Diatasi

Salah satu cara ampuh untuk mengatasi lingkungan kerja toxic adalah memulihkan diri sendiri.


Tak Hanya Memicu Bahagia, Berikut Khasiat Cinta bagi Tubuh

3 hari lalu

Tak Hanya Memicu Bahagia, Berikut Khasiat Cinta bagi Tubuh

Cinta merupakan salah satu hal yang disukai banyak orang. Tak banyak diketahui, cinta ternyata memiliki dampak positif bagi tubuh.


Seberapa Banyak Gula yang Boleh Dikonsumsi dalam Sehari?

4 hari lalu

Seberapa Banyak Gula yang Boleh Dikonsumsi dalam Sehari?

Mengonsumsi gula berlebih tidak baik untuk kesehatan. Berikut jumlah ideal gula yang bisa dikonsumsi dalam sehari.


3 Manfaat Antioksidan bagi Kesehatan

5 hari lalu

3 Manfaat Antioksidan bagi Kesehatan

Antioksidan adalah senyawa yang memiliki banyak manfaat bagi tubuh.


Inilah 5 Manfaat Teh Matcha bagi Kesehatan

7 hari lalu

Inilah 5 Manfaat Teh Matcha bagi Kesehatan

Teh matcha, yang memiliki kandungan kafein dan antioksidan lebih banyak daripada teh hijau, memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Apa saja?


DKI Jakarta Janji Turunkan 41 Persen Partikel Polusi Udara Berbahaya buat Kesehatan

7 hari lalu

DKI Jakarta Janji Turunkan 41 Persen Partikel Polusi Udara Berbahaya buat Kesehatan

DKI Jakarta menargetkan penurunan 41 persen polutan berbahaya PM2,5 pada 2030 melalui tiga strategi dan 75 rencana aksi pengendalian pencemaran udara.