Bersih-Bersih Hati, Yuk!

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi hati. Dailymail.co.uk

    ilustrasi hati. Dailymail.co.uk

    TEMPO.COJakarta - Hati atau lever adalah organ tubuh yang cukup vital. Fungsi hati adalah menetralisasi racun serta mengatur komposisi darah dan sirkulasi hormon. Cairan empedu, yang membantu memecah lemak dalam tubuh, juga dihasilkan oleh organ ini. 

    Banyak suplemen yang dijual bebas untuk kesehatan lever. Namun, sebenarnya, asal menjalankan pola hidup sehat, suplemen penunjang tak begitu diperlukan. 

    Menurut situs Health.com, proses detoksifikasi untuk meringankan kerja hati bisa dilakukan secara alami dengan mengonsumsi makanan tertentu. Berikut ini jenis makanan yang tepat untuk membersihkan hati kita.

    Kacang-kacangan
    Semua jenis kacang kaya akan asam amino dan gula. Beberapa jenis kacang-kacangan, contohnya kenari, bahkan tak hanya kaya asam lemak esensial, tapi juga mengandung l-arginin dan glutathione, yang dapat membantu detoksifikasi hati dan memberi banyak oksigen pada darah. Jadi, ketimbang mengkonsumsi suplemen yang terbuat dari minyak kenari, mengapa tak mengudapnya secara langsung saja?

    Menghindari alkohol dan fruktosa
    Fruktosa sangat jahat bagi hati Anda, dengan cara yang sama seperti minum alkohol. Fruktosa diubah menjadi lemak yang akan disimpan dalam hati Anda dan jaringan lain sebagai lemak tubuh. Jika dikonsumsi berlebihan dapat menyebabkan perlemakan hati. Ketika hati menjadi tak berfungsi optimal, tubuh kita seperti kehilangan kekuatan untuk melakukan metabolisme.

    Jeruk
    Jeruk kaya vitamin C dan antioksidan, yang sangat baik untuk membersihkan hati. Salah satu flavonoid dalam jeruk, naringenin, mengandung senyawa yang membuat hati membakar simpanan lemak. Memeras jeruk nipis dan memasukkan beberapa tetes ke dalam air minum kita setiap hari adalah salah satu kebiasaan yang baik untuk menjaga kesehatan hati. 

    Bawang merah dan bawang putih
    Salah satu bagian bumbu yang esensial untuk masakan Asia ini kaya akan senyawa yang mengandung sulfur, molekul yang digunakan untuk membantu hati mendetoksifikasi berbagai racun. Bawang putih mengandung allicin dan selenium, yang terbukti membantu melindungi hati dari tumpukan racun. 

    Teh hijau
    Teh hijau memiliki sifat antioksidan dan sarat dengan catechin. Catechin adalah jenis antioksidan pada tanaman yang dikenal mampu menghilangkan akumulasi lemak dan membantu hati bekerja optimal. Zat ini juga mampu melindungi hati dari racun yang dapat menyebabkan kerusakan yang serius.

    Kunyit dan temulawak
    Kunyit dan temulawak, berdasarkan pada berbagai penelitian, sangat baik untuk kesehatan hati. Zat yang terkandung dalam umbi berwarna kuning ini terbukti dapat melindungi hati terhadap kerusakan, bahkan merangsang regenerasi sel-sel hati yang rusak. Kunyit juga meningkatkan produksi empedu yang bermanfaat bagi mereka yang memiliki masalah pada kandung empedu.

    INDAH P


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cegah Covid-19, Kenali Masker Kain, Bedah, N95, dan Respirator

    Seorang dokter spesialis paru RSUP Persahabatan membenarkan efektifitas masker untuk menangkal Covid-19. Tiap jenis masker memiliki karakter berbeda.