Memilih Karpet Gampang-gampang Susah

Reporter

Editor

Indah Pratiwi

Pedagang memperlihatkan karpet dengan motif alat-alat perang di tokonya di Chicken Street, Kabul, 2 Maret 2015. Karpet bermotif peperangan ini mulai diburu para pembeli. SHAH MARAI/AFP/Getty Images

TEMPO.CO, Jakarta - Nama Zak Profera kini mulai populer di kalangan pencinta karpet. Sebelum memulai usahanya sendiri yang berlabel Decorative Carpet, Profera adalah desainer tekstil.

Menurut dia, sama seperti tekstil, karpet kini muncul dengan aneka warna dan motif. Namun bicara tentang motif klasik dan antik, kata dia, juaranya tetap karpet Turki dan Persia. Memilih karpet, ucap dia, gampang-gampang susah. Beberapa faktor harus dipertimbangkan, tak hanya berdasar kesukaan pada motif semata.

Berikut ini saran Profera sebelum membeli karpet, seperti dituturkannya kepada situs New York Times.

Pertama, pertimbangkan akan ditaruh di mana karpet yang akan kita beli. Jika akan ditempatkan di daerah yang lalu lintasnya tinggi, seperti lorong pintu masuk, pertimbangkan daya tahannya. Karpet dengan alas yang sedikit keras dan kuat bisa menjadi pilihan. Karpet yang berbulu-bulu lebih cocok untuk area duduk, bukan di area pintu masuk.

Kedua, pertimbangkan skala ruangan. "Anda tidak ingin karpet terlihat seperti prangko, bukan?" tuturnya. Ukuran terbaik adalah yang mengisi sebagian besar ruangan atau setidaknya seluruh area duduk. Pastikan membawa ukuran ruangan sebelum berangkat ke toko karpet.

Ketiga, pertimbangkan jika Anda memutuskan mengatur ulang perabotan. Karpet berbentuk bundar dan bentuk-bentuk bebas menawarkan fleksibilitas ketika Anda memutuskan mengubah tata letak furnitur Anda.

INDAH P.

Baca juga:
Tip Menyimpan Sikat Gigi
7 Buah Eksotik yang Sangat Baik buat Kesehatan
Warung Ini Sediakan Bioskop Mini Untuk Pengunjung







Wisata Kuliner di Ang Mo Kio Singapura, Sistemnya Self Service

6 hari lalu

Wisata Kuliner di Ang Mo Kio Singapura, Sistemnya Self Service

Ang Mo Kio ini terletak di bagian utara tengah Singapura. Lokasinya sangat mudah dijangkau dengan MRT.


Memahami Gaya Belanja Berdasarkan Zodiak

7 hari lalu

Memahami Gaya Belanja Berdasarkan Zodiak

Apa yang ingin Anda beli di Desember 2022? Berikut 12 gaya belanja menurut kepribadian masing-masing zodiak.


Biaya Hidup di Inggris Naik Jadi Momok Black Friday

11 hari lalu

Biaya Hidup di Inggris Naik Jadi Momok Black Friday

Pelaku retail di Inggris berharap pembeli membludak di momen Black Friday meski biaya hidup sedang tinggi


Sejarah Black Friday, Hari Diskon Belanja Terbesar yang Bermula di Amerika Serikat

11 hari lalu

Sejarah Black Friday, Hari Diskon Belanja Terbesar yang Bermula di Amerika Serikat

Black Friday merupakan hari perayaan berbelanja terbesar dari Amerika Serikat, tahun ini Black Friday dirayakan pada 25 November.


Bos PLN Pamer Belanjakan Anggaran Rp 200 Triliun untuk Industri Lokal

12 hari lalu

Bos PLN Pamer Belanjakan Anggaran Rp 200 Triliun untuk Industri Lokal

PLN telah membelanjakan anggaran Rp 200 triliun untuk membeli produk lokal dari total alokasi Rp 300 triliun.


Riset UI: Tamu G20 Akan Habiskan Belanja Rp 10 Triliun di Indonesia

24 hari lalu

Riset UI: Tamu G20 Akan Habiskan Belanja Rp 10 Triliun di Indonesia

Selain dampak langsung terhadap perputaran uang, pertemuan para kepala negara di KTT G20 ini diperkirakan bakal memberi efek ekonomi yang jauh lebih besar.


Jelang Pesta Diskon 11.11, Simak Tips Berbelanja Online yang Aman dan Hemat

25 hari lalu

Jelang Pesta Diskon 11.11, Simak Tips Berbelanja Online yang Aman dan Hemat

Toko online berlomba-lomba memanjakan pelanggan dengan promo belanja, seperti diskon, cashback, hingga gratis ongkos kirim saat pesta diskon 11.11.


Indef Revisi Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2022 Jadi 5,1 Persen

28 hari lalu

Indef Revisi Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2022 Jadi 5,1 Persen

Indef meningkatkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada keseluruhan tahun 2022 dari 5 persen secara tahunan menjadi 5,1 persen.


Serapan Belanja Daerah 53,4 Persen, Sri Mulyani Minta Pemda Juga Berinovasi

35 hari lalu

Serapan Belanja Daerah 53,4 Persen, Sri Mulyani Minta Pemda Juga Berinovasi

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta pemerintah daerah turut berupaya menggenjot serapan belanja pada anggaran pendapatan dan belanja daerah


Chatib Basri: Pesimisme Bisa Membuat Resesi Benar-benar Terjadi

44 hari lalu

Chatib Basri: Pesimisme Bisa Membuat Resesi Benar-benar Terjadi

Menurut Chatib Basri konsumen akan meningkatkan tabungannya jika memiliki anggapan bahwa resesi akan terjadi.