Lezatnya Sosis Jerman di Rumah Sosis

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Yosep Arkian

    TEMPO/Yosep Arkian

    TEMPO.CO, Jakarta -  Seporsi sosis Jerman tersaji di atas hotplate. Bentuknya memikat. Besar, padat, dan yang unik adalah aroma wanginya yang bisa tercium dari jarak 1 meter. Namanya pun keren: Bavarian Rost Bratwurst. Sosis ini disajikan dengan butiran jagung, potongan wortel, dan buncis yang disajikan dengan saus barbeque.

    Kelezatan sosis super ini dapat ditemukan di Winner Bratwurst, yang berpusat di Jalan Setrasari No. 42 Bandung, Jawa Barat. Selain di situ, ada dua cabang lainnya, yakni di Jalan Setiabudi No. 36 dan Plaza Dago Jalan H Ir Juanda, Bandung. "Menu ini menggunakan sosis original premium yang berbahan daging sapi impor," kata Juhendi, salah seorang pelayan. Seporsi Bavarian Rost Bratwurst bisa dinikmati cukup mengenyangkan untuk disantap berdua.

    Selain sosis dalam porsi utuh, restoran yang mengandalkan sosis Jerman ini menyajikan potongan sosis untuk taburan piza dan sup. Sausages Corn Cream Soup adalah sup jagung yang disajikan kental. Paduan rasa susu murni dan tepung maizena terasa pas. Di dalam kuah tersaji butiran jagung dan potongan sosis. Sup hangat ini terasa pas mengganjal perut lapar lantaran disajikan bersama croissant.

    Widia Atmodjo,  pelanggan dari Jakarta, mengaku menemukan keunikan dari sup ini. "Biarpun dinamakan sup jagung," katanya, "Bukan berarti jagungnya melebur di dalam sup, tapi jagungnya berupa butiran." Semangkuk sup lengkap dengan sepotong croissant yang diletakkan di tengah kuah amat ramah kantong.

    Restoran yang buka sejak pukul 10 pagi hingga 10 malam ini didirikan sejak 1984. Pengelolanya adalah Hariadi, si pembuat sosis yang memperoleh resep dari kakeknya, orang Jerman. Semula, usaha sosis ini dijual berkeliling. Lantaran respons masyarakat Bandung amat baik, maka ia mulai membuka restoran ini pada 1999.

    Bisnisnya lalu menyebar hingga ke Surabaya, Jakarta, Semarang, bahkan ke Australia. Rata-rata pelanggan menyatakan puas merasakan sosis buatan Hariadi ini. "Saya akan mengajak anak-anak makan di sini, pasti mereka senang," kata Widia. "Suasananya benar-benar bergaya Jerman, seperti saat saya berada di sana, dua tahun lalu," kata Yulia, teman Widia, menimpali.

    Tempat sosis lain yang pantas jadi rujukan adalah Rumah Sosis. Restoran ini memberikan kepuasan bagi anak-anak. Pasalnya, resto yang berada di Jalan Setiabudi 295 Bandung itu menyediakan arena permainan bagi anak, di samping tentu saja aneka sosis sebagai menu utama.

    Sebenarnya, dari luar, restoran yang berada di pinggir jalan besar ke arah Lembang itu seperti rumah biasa. Tapi begitu memasuki area permainan berkonsep Eat, Swim, dan Play, rasanya seperti memasuki arena pesta anak-anak dengan beragam permainan. Sayangnya, untuk menikmati permainan ini, pembeli harus membayar tiket. Arena permainan dibuka mulai pukul 7 pagi sampai 7 malam, sedangkan restoran dibuka pada pukul 10 pagi hingga 10 malam.

    Soal makan sosis, di sini memang istananya buat anak-anak. Di resto-resto yang ada kita bisa menemukan berbagai jenis sosis, mulai sosis ayam hingga sapi dalam berbagai jenis dan ukuran, seperti Beef Garlic, Black Pepper, Chicken Chipolata, Beef Bockwurst, Mini Bockwurst, Cheesy Super, Mini Cheesy, atau Big Bockwurst.

    Cita rasa sosis di Rumah Sosis bukan hanya enak, ukurannya juga tidak terlalu besar sehingga pas dikonsumsi anak-anak. Sosis di tempat ini juga diklaim tidak menggunakan bahan pengawet, pewarna buatan, dan MSG, serta tanpa tepung. Selain itu, sosisnya bersertifikasi HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point), rendah lemak, dan halal.

    Pembungkus luarnya terbuat dari rumput laut, jadi tidak perlu dikupas. Karena itu, tak mengherankan jika Rajasa, 7 tahun, yang tinggal di Jakarta Selatan, selalu mengajak mamanya ke Bandung. "Di sini sosisnya enak dan aku bisa main sepuasnya," katanya.

    Buat yang pantang daging, aneka jenis makanan lain tersedia dengan kisaran harga Rp 20 ribu dan Rp 70 ribu. Misalnya kentang panggang bumbu jamur dan lada hitam, yang rasanya lembut dan lumer di lidah. Gerai kentang panggang ini terletak di dekat arena menembak.

    KORAN TEMPO 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara