Inilah Penyakit-penyakit Bahaya Akibat Kurang Tidur  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Tidur. dailymail.co.uk

    Ilustrasi Tidur. dailymail.co.uk

    TEMPO.COJakarta - Banyak pikiran, baik soal pekerjaan maupun keluarga, bisa menyebabkan kurang tidur. Hasil penelitian menunjukkan kurang tidur hanya dalam waktu satu minggu bisa menyebabkan naiknya kadar kolesterol jahat dan gangguan jantung.

    Waktu tidur yang dianjurkan adalah 7-8 jam setiap malam dan mereka yang tidur dengan jam yang cukup itu lebih sedikit berisiko terserang penyakit jantung, serangan jantung, dan stroke

    Kolesterol adalah sejenis lemak yang diproduksi liver dan terdapat dalam darah yang penting buat tubuh karena diperlukan sel-sel dan organ-organ. Namun tak semua kolesterol baik. Yang baik adalah high-density lipoproteins atau HDL dan yang jahat adalah low-density lipoproteins atau LDL.

    Kolesterol jahat bisa merusak dinding arteri serta membuatnya menjadi kaku dan berkerak. Kerak itulah yang bisa menghambat aliran darah ke jantung sehingga menyebabkan serangan jantung atau menghambat jalan darah ke otak sehingga menyebabkan stroke.

    Kolesterol baik, sebaliknya, bisa menjadi magnet yang bisa menarik kolesterol jahat keluar dari arteri, menggiringnya ke jaringan seperti liver, serta mengubahnya menjadi hormon.

    Para ahli dari Universitas Helsinki pun mencari tahu hubungan kurang tidur dengan masalah jantung dan stroke. Mereka lalu menganalisis orang-orang yang tidur di laboratorium, mempelajari data dari level tidur mereka, serta penyakit dari masyarakat secara umum.

    Menurut Vilma Aho, mahasiswa program PhD, dalam riset tidur di Universitas Helsinki yang ia pelajari bersama timnya adalah apa pengaruh kurang tidur terhadap fungsi tubuh dan mana yang lebih bertanggung jawab dalam hal menimbulkan penyakit. Hasil penelitian itu diterbitkan dalam Scientific Reports.  

    "Masyarakat harus diberi pengetahuan akan pentingnya istirahat yang cukup untuk mencegah penyakit-penyakit tertentu, selain makan yang sehat dan berolahraga," tuturnya.

    "Hasil penelitian menunjukkan kurang tidur selama satu minggu akan mengubah sistem kekebalan tubuh dan metabolisme," ucapnya.

    PIPIT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cegah Covid-19, Kenali Masker Kain, Bedah, N95, dan Respirator

    Seorang dokter spesialis paru RSUP Persahabatan membenarkan efektifitas masker untuk menangkal Covid-19. Tiap jenis masker memiliki karakter berbeda.