Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Arti Hari Kartini bagi Istri Ridwan Kamil  

image-gnews
Walikota Ridwan Kamil dan istri memanen aneka sayur hidrofonik di kebun perkotaan bersama warga Kelurahan Neglasari, Kecamatan Cibeunying Kaler, Bandung, Jawa Barat, 31 Desember 2015. TEMPO/Prima Mulia
Walikota Ridwan Kamil dan istri memanen aneka sayur hidrofonik di kebun perkotaan bersama warga Kelurahan Neglasari, Kecamatan Cibeunying Kaler, Bandung, Jawa Barat, 31 Desember 2015. TEMPO/Prima Mulia
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Atalia Kamil memaknai perayaan Hari Kartini yang jatuh pada 21 April 2016 sebagai ajang pengingat bahwa perempuan itu memiliki potensi yang sama dengan pria dalam berkreasi dan berkarya.

Menurut istri Wali Kota Bandung Ridwan Kamil itu, perempuan tidak lantas dibanding-bandingkan dengan lelaki dalam urusan prestasi. "Perempuan ini harus saling melengkapi keberadaan lelaki dari sisi yang mereka bisa lakukan. Jadi jangan sampai seperti apa yang kita rasakan sekarang banyak sekali emansipasi yang kebablasan," ujar Atalia saat ditemui Tempo di Gedung Wanita, Jalan R.E. Martadinata, Kota Bandung, 21 April 2016.

Sosok Raden Ajeng Kartini menjadi simbol kesetaraan gender bagi perempuan di Tanah Air. Meski begitu, Atalia menilai kesetaraan dipandang tanpa ada embel-embel superior atau inferior. Artinya, kata dia, kesetaraan tidak lantas dianggap sebagai pintu kebebasan bagi perempuan untuk menegasikan sosok lelaki. Namun, keduanya harus bisa bahu-membahu bekerja sama dalam banyak hal baik di ranah domestik ataupun publik.

"Bagaimana banyak perempuan yang mengangkat emansipasi setinggi mungkin tapi mereka lupa pada kodratnya sebagai anak sebagai ibu dan sebagai istri," ujarnya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Menurut Atalia, tafsiran baru bagi perayaan Hari Kartini sangat diperlukan. Memaknai semangat Kartini, di era digital seperti saat ini memang menjadi kunci penting bagi kemaslahatan kaum perempuan. Perempuan harus semakin pintar dalam menyiasati era informasi agar tidak kebablasan. "Era digital itu luar biasa, dia memberikan dua sisi mata yang, pertama kebaikan, kedua menjadi tantangan yang luar biasa, banyak sekali hal-hal negatif ada di dalamnya," katanya.

"Sebagai seorang ibu tentu saja menjadi sangat khawatir karena arus informasi itu menjadi susah terbendung. Satu situs contoh pornografi ditutup satu tumbuh 1.000. Peran perempuan sebagai pendidik di keluarga sangat penting sekali," ucap Atalia.

AMINUDIN A.S.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Pentingnya Peran Perempuan Dalam Keluarga dan Dunia Profesional

53 hari lalu

TalKshop Hari Kartini bertajuk 'Perempuan dan Perannya '/Nakara
Pentingnya Peran Perempuan Dalam Keluarga dan Dunia Profesional

Refleksi terhadap dinamika peran perempuan dalam berbagai aspek kehidupan dalam memperingati Hari Kartini.


Maknai Semangat RA Kartini, Ini Kelebihan Perempuan di Industri Garmen

55 hari lalu

Pekerja perempuan di Juragan 99 Garment/J99 Corp
Maknai Semangat RA Kartini, Ini Kelebihan Perempuan di Industri Garmen

Keahlian perempuan memberikan keuntungan sendiri khususnya di unit bisnis garmen J99 Corp.


Semangat Hari Kartini dalam Transformasi Kepemimpinan Perempuan di Jasa Marga

57 hari lalu

Semangat Hari Kartini dalam Transformasi Kepemimpinan Perempuan di Jasa Marga

27 persen perempuan sebagai pimpinan puncak perusahaan.


PT Pegadaian Dukung Kesetaraan Gender Melalui Edukasi Keuangan

58 hari lalu

PT Pegadaian Dukung Kesetaraan Gender Melalui Edukasi Keuangan

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, PT Pegadaian dukung Kegiatan Edukasi Keuangan bertema "Perempuan Cerdas Keuangan, Perempuan Indonesia Hebat" yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).


Hari Kartini, OJK Prioritaskan Peningkatan Literasi Keuangan Perempuan

58 hari lalu

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi. TEMPO/Tony Hartawan
Hari Kartini, OJK Prioritaskan Peningkatan Literasi Keuangan Perempuan

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berkomitmen meningkatkan edukasi literasi keuangan untuk perempuan.


Daftar Film Perjuangan Kartini Berikut Sinopsisnya

59 hari lalu

Film Kartini. Foto: Netflix
Daftar Film Perjuangan Kartini Berikut Sinopsisnya

Film-film yang menggambarkan perjuangan R.A Kartini


Sri Mulyani Pakai Kain Batik pada Hari Terakhir di Washington, Hadiri 3 Pertemuan Bilateral

59 hari lalu

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melakukan pertemuan bilateral dengan Managing Director International Finance Corporation (IFC) Makhtar Diop di Washington DC, Amerika Serikat, Ahad, 21 April 2024. Sumber: Instagram @smindrawati
Sri Mulyani Pakai Kain Batik pada Hari Terakhir di Washington, Hadiri 3 Pertemuan Bilateral

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengenakan kain batik pada hari terakhirnya di Washington DC, Amerika Serikat, 21 April kemarin.


Jejak Surat RA Kartini: Emansipasi Hingga Agama

59 hari lalu

Komunitas Bakul Budaya membacakan surat-surat R.A Kartini di Pelataran FIB UI, Depok, Sabtu, 20 April 2024. (Dok. Humas Bakul Budaya UI)
Jejak Surat RA Kartini: Emansipasi Hingga Agama

Potongan-potongan surat RA Kartini yang menunjukan perjuangan wanita


Hari Kartini, Yogyakarta Diramaikan dengan Mbok Mlayu dan Pameran Lukisan Karya Perempuan

21 April 2024

Ratusan perempuan mengikuti event lari Mbok Mlayu di Kota Yogyakarta pada Hari Kartini 2024. Dok.istimewa
Hari Kartini, Yogyakarta Diramaikan dengan Mbok Mlayu dan Pameran Lukisan Karya Perempuan

Para perempuan di Yogyakarta memperingati Hari Kartini dengan lomba lari dan jalan kaki, serta membuat pameran lukisan.


Gelar Kampus Menggugat di Hari Kartini, Guru Besar UGM: Kita Bagian Kerusakan Demokrasi di Era Jokowi

21 April 2024

Aktivis perempuan termasuk dosen dan mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta menggelar aksi Kampus Menggugat dalam peringatan Hari Kartini di Balairung UGM Yogyakarta Minggu 21 April 2024. Dok.istimewa
Gelar Kampus Menggugat di Hari Kartini, Guru Besar UGM: Kita Bagian Kerusakan Demokrasi di Era Jokowi

Kegiatan Kampus Menggugat ini menyorot kondisi demokrasi di penghujung kepemimpinan Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang merupakan alumnus UGM.