Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

5 Makanan Super Tidak Populer yang Bisa Membantu Menurunkan Berat Badan

Reporter

Editor

Mila Novita

image-gnews
Ilustrasi ubi jalar berbumbu. shutterstock.com
Ilustrasi ubi jalar berbumbu. shutterstock.com
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Menurunkan berat badan adalah perjuangan. Meski terkadang berat, tetapi itu bukan tidak mungkin. Kuncinya adalah konsisten dengan diet dan olahraga. Makan dengan benar dan dalam proporsi yang tepat adalah kunci penurunan berat badan yang sehat. 

Rohini Patil, ahli gizi dari India, mengungkapkan beberapa makanan super yang kurang populer, tetapi efektif membantu penurunan berat badan. 

1. Biji teratai

Salah satu alasan mengapa biji teratai atau makhana menjadi camilan populer saat minum teh adalah karena rendah kalori. Makanan yang juga dikenal sebagai kacang rubah ini juga meningkatkan metabolisme karena memiliki efek detoksifikasi pada hati, yang juga membantu membakar lemak ekstra.

2. Kunyit

Konsumsi air kunyit secara teratur membantu meningkatkan produksi empedu. Kunyit menciptakan cairan pencernaan yang tidak hanya membantu dalam pengemulsi lemak tetapi juga metabolismenya. Menambahkan kunyit ke dalam diet harian akan membantu menurunkan berat badan dengan cepat.

3. Jambu biji

Orang dengan status vitamin C yang memadai mengoksidasi 30 persen lebih banyak lemak selama latihan intensitas sedang daripada individu yang mengonsumsi sedikit vitamin ini. Dengan demikian, orang yang kekurangan vitamin C mungkin lebih tahan terhadap kehilangan massa lemak. Makan jambu biji dapat berdampak pada rasa lapar dan rasa kenyang setelah makan.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

4. Ubi jalar

Ubi jalar enak dan penuh nutrisi. Makanan ini sarat dengan antioksidan, vitamin seperti A, C, B dan rmangan. Karena tinggi serat, ubi jalar juga mencegah rasa lapar dan meningkatkan penurunan berat badan serta kehilangan lemak.

5. Kenari

Kenari adalah salah satu makanan super yang bagus untuk menurunkan berat badan. Kacang ini kaya akan antioksidan dan asam lemak omega 3 yang memiliki kekuatan mengendalikan nafsu maka. Kenari juga mengurangi risiko serangan jantung dengan menjaga kesehatan jantung. Selain itu, makanan ini dapat membantu menghilangkan lemak dan mencapai berat badan yang sehat.

TIMES OF INDIA

Baca juga: Saran Ahli agar Berat Badan Tidak Naik Lagi saat Diet

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Stigma yang Banyak Diterima Ibu Hamil dan Bikin Tidak Nyaman

8 hari lalu

Ilustrasi wanita hamil. Freepik.com/user18526052
Stigma yang Banyak Diterima Ibu Hamil dan Bikin Tidak Nyaman

Banyak ibu hamil yang mendapatkan stigma terkait berat badan atau juga body shaming. sehingga membuat mereka tidak nyaman.


Ciri Anak Obesitas Menurut Dokter

11 hari lalu

Ilustrasi anak obesitas. Nursenaomi.com
Ciri Anak Obesitas Menurut Dokter

Dokter Anak menegaskan setiap anak berisiko mengalami obesitas tanpa memandang umur sehingga perlu perhatian khusus.


Sejarah dan 4 Manfaat Pilates untuk Tubuh

12 hari lalu

Ilustrasi gerakan pilates menganggat pinggul atau hip lifts. Supplied
Sejarah dan 4 Manfaat Pilates untuk Tubuh

Menghadapi berbagai tantangan kesehatan saat masih muda, termasuk asma, ganggua fisik lainnya, Joseph H. Pilates menemukan cara memperkuat tubuhnya.


Kiat Sehat Memasuki Usia 40 dari Praktisi Kesehatan

13 hari lalu

Ilustrasi pria makan-makanan sehat. shutterstock.com
Kiat Sehat Memasuki Usia 40 dari Praktisi Kesehatan

Saat berusia 40 tahun, metabolisme tubuh mulai melambat sehingga upaya menurunkan berat badan lebih sulit, risiko terserang penyakit pun meningkat.


Usia Ibu Hamil yang Berisiko, Alasan dan Faktor-Faktor Risiko Kehamilan

17 hari lalu

Ilustrasi ibu hamil berdiri di antara pepohonan. unsplash.com/Ryan Franco
Usia Ibu Hamil yang Berisiko, Alasan dan Faktor-Faktor Risiko Kehamilan

Kehamilan di usia remaja (kurang dari 20 tahun) dan usia lanjut (di atas 35 tahun) tergolong rawan karena berbagai faktor. Ini alasan dan dampaknya.


Pakar Diet Ingatkan Jangan Gampang Percaya Air Lemon Bisa Turunkan Berat Badan, Ini Faktanya

18 hari lalu

Ilustrasi air lemon. Unsplash.com/Fransesca Hotchin
Pakar Diet Ingatkan Jangan Gampang Percaya Air Lemon Bisa Turunkan Berat Badan, Ini Faktanya

Berikut pendapat para pakar nutrisi terkait gagasan minum air lemon untuk menurunkan berat badan. Benarkah bisa membantu menurunkan berat badan?


7 Alasan Kita Perlu Rutin Makan Buah Leci

19 hari lalu

Ilustrasi Buah Leci. shutterstock.com
7 Alasan Kita Perlu Rutin Makan Buah Leci

Buah leci sangat baik buat kesehatan karena mengandung berbagai zat nutrisi yang dibutuhkan kesehatan tubuh.


Antropometri Bisa Deteksi Dini Stunting pada Bayi, Apakah Itu?

28 hari lalu

Petugas kesehatan mengevaluasi kondisi fisik anak menggunakan alat antropometri. Kementerian Kesehatan menargetkan pengiriman 313.737 alat antropometri ke 303.416 posyandu di Indonesia pada 2024. (ANTARA/HO-Kemenkes/rst)
Antropometri Bisa Deteksi Dini Stunting pada Bayi, Apakah Itu?

Antropometri bisa mendeteksi dini stunting pada bayi. Alat apakah itu?


Waspada Dampak Obesitas pada Anak

31 hari lalu

Ilustrasi anak obesitas. Nursenaomi.com
Waspada Dampak Obesitas pada Anak

Dampak obesitas pada anak terhadap harapan hidup sangat besar.


Olahraga Malam Hari Disebut Lebih Bermanfaat bagi Orang Obesitas

50 hari lalu

Ilustrasi anak obesitas berolahraga. Kevin Frayer/Getty Images
Olahraga Malam Hari Disebut Lebih Bermanfaat bagi Orang Obesitas

Penelitian mengklaim olahraga pada malam hari bisa memberi lebih banyak manfaat kesehatan bagi orang obesitas dan diabetes tipe 2.