Sebelum Pakai Sepatu Boot Musim Dingin Lakukan 5 Tips untuk Merawat Kaki

Reporter

Editor

Yunia Pratiwi

Ilustrasi wanita mengenakan sepatu boot berbahan suede. Unsplash.com/Tamara Bellis

TEMPO.CO, Jakarta - Saat cuaca dingin mulai datang, ini memberi tahu bahwa ada persiapan yang harus diperhatikan. Dimulai dari persiapan baju rajutan dan mantel yang tebal dan nyaman, dan wewangian bunga ringan untuk aroma yang lebih kaya, hingga sepatu boot

Sebelum memakai sepatu boots ada beberapa persiapan yang perlu dilakukan agar jari-jari kaki tidak lecet, dan menyebabkan masalah lainnya seperti ketidaknyamanan, serta masalah yang lebih serius seperti saraf terjepit, bunion, dan hammertoes. Menurut David L. Rossman, DPM, dan salah satu pendiri Park Avenue Podiatry Associates, banyak orang mengalami athlete’s foot, kutil plantar, jamur kuku kaki, dan tumit kering dan pecah-pecah setelah bulan-bulan musim panas, yang berarti kaki bisa menjadi ekstra sensitif ketika tiba saatnya untuk musim sepatu tertutup.

Apabila Anda sulit untuk beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan alas kaki musim dingin, jangan khawatir. Berikut ini David L. Rossman memberikan beberapa tips agar kaki tetap nyaman saat memakai sepatu boots.

1. Melembabkan kaki

Sebagian besar dari kita tahu bahwa sangat penting untuk melembabkan kulit setelah mandi di musim dingin, dan itu terutama pada bagian yang sering terlupakan yaitu kaki. Sangat penting untuk memperhatikan kelembapan kulit terutama pada area kaki yang kering atau pecah-pecah. Setelah berendam atau setelah mandi, kulit menyerap sedikit air, saat itulah produk berbasis minyak akan penting dikarenakan sangat bagus untuk menutup hidrasi tersebut sehingga kulit pada area kaki terjaga kelembapannya.

2. Perawatan pedikur

Sempatkan untuk melakukan pedikur sebelum Anda kembali mengenakan sepatu boot musim dingin. Kuku kaki harus selalu dirawat dengan baik dengan dipangkas lurus dan ini akan membantu menghindari ketidaknyamanan dan mencegah kuku kaki yang tumbuh ke dalam.

3. Regangkan sepatu boot 

Jika bahan sepatu boot terasa ekstra ketat, Anda bisa meregangkannya dengan menarik bagian sampingnya dengan lembut. Namun jika Anda memakai sepatu boot baru, tahan keinginan untuk memaksanya saat  memakainya, karena dapat menyebabkan masalah pada kaki Anda. Untuk melembutkan dan mengendurkan sepatu boot coba gunakan produk pelembut kulit sepatu, yang dirancang khusus untuk ini.

4. Ganti sol

Karena kita cenderung memakai sepatu boot musim dingin setiap hari, solnya cenderung aus, yang berarti berita buruk karena memberi kaki Anda dukungan yang dibutuhkan. Untuk sepatu boot yang Anda miliki selama bertahun-tahun, periksa terlebih dahulu apakah Anda memiliki sol dalam yang dapat dilepas. Anda dapat menggantinya lebih dulu sebelum memakainya. “Anda dapat mencoba sol over-the-counter yang telah diulas dengan baik,” kata Dr. Rossman. Jika itu tidak berhasil untuk Anda, konsultasikan dengan ahli penyakit kaki Anda untuk mendapatkan pasangan khusus.

5. Berhati-hati saat memilih material sepatu

Saat Anda memilih sepatu boot untuk musim dingin, Dr. Rossman merekomendasikan untuk menghindari bahan seperti kulit paten, yang biasanya tidak membentuk kaki Anda atau memungkinkan untuk mengembang. Sebagai gantinya, pilihlah kulit tahan lama atau kulit vegan, karena bahannya cukup tebal untuk memberi Anda dukungan dan membuat Anda tetap hangat. “Kaus kaki sepanjang mata kaki yang terbuat dari serat alami seperti sutra, wol, dan katun direkomendasikan saat mengenakan sepatu bot,” kata Dr. Rossman. Kaus kaki ini akan membuat kaki Anda nyaman selama suhu yang lebih dingin dan menambahkan sedikit kedalaman untuk memastikan kaki Anda tidak melepuh dari sepatu bot.

WELL+GOOD | JENIATI ARTAULI TAMPUBOLON

Baca juga: Mary J. Blige Bagi Tips Padu Padan Sepatu Boot Hingga Kepercayaan Diri

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu. 






Tips Perawatan Kuku tanpa Harus Manikur dan Pedikur

1 hari lalu

Tips Perawatan Kuku tanpa Harus Manikur dan Pedikur

Dari pola makan hingga menghindari kuku palsu, inilah tujuh cara merawat kuku di rumah.


Ini Alasan Bukayo Saka Memakai Kaus Kaki Bolong di Piala Dunia 2022

11 hari lalu

Ini Alasan Bukayo Saka Memakai Kaus Kaki Bolong di Piala Dunia 2022

Bukan hanya di Piala Dunia 2022, Bukayo Saka sebelumnya kerap tampil dengan kaus kaki bolong saat membela Arsenal.


Saran Membeli Sepatu yang Dianjurkan Dokter

13 hari lalu

Saran Membeli Sepatu yang Dianjurkan Dokter

Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan saat membeli sepatu menurut dokter bedah ortopedi.


Waktu yang Tepat Membeli Sepatu agar Tidak Kebesaran atau Kekecilan

14 hari lalu

Waktu yang Tepat Membeli Sepatu agar Tidak Kebesaran atau Kekecilan

Selain waktu, kenali juga bentuk kaki serta kegunaan sepatu sebelum membelinya.


5 Tips Mengurangi Risiko Tumit Pecah-Pecah

15 hari lalu

5 Tips Mengurangi Risiko Tumit Pecah-Pecah

Tumit pecah-pecah ditandai dengan kulit yang menebal, retak, dan kasar


Apa Penyebab Tumit Pecah-Pecah?

16 hari lalu

Apa Penyebab Tumit Pecah-Pecah?

Tumit kaki pecah-pecah kondisi kulit menjadi sangat kering


4 Contoh Gerak Lokomotor dalam Aktivitas Sehari-hari

17 hari lalu

4 Contoh Gerak Lokomotor dalam Aktivitas Sehari-hari

Gerak lokomotor bersifat pokok bagi manusia untuk menjalankan aktivitas sehari-hari


4 Alasan Ukuran Sepatu Berubah

22 hari lalu

4 Alasan Ukuran Sepatu Berubah

Sepatu tidak boleh bergesekan dengan kulit Anda tanpa lapisan atau menyebabkan rasa sakit terus-menerus


Manfaat Asam Glikolat untuk Kaki Kasar dan Pecah-pecah

29 hari lalu

Manfaat Asam Glikolat untuk Kaki Kasar dan Pecah-pecah

Kaki yang kering dan kasar dapat dibantu dengan pengelupasan asam glikolat secara rutin


Mengenal Sindaktili, Kelainan Jari Tangan atau Kaki Bayi Menyatu saat Lahir

49 hari lalu

Mengenal Sindaktili, Kelainan Jari Tangan atau Kaki Bayi Menyatu saat Lahir

Sekitar 1 dari setiap 2.000-3.000 bayi lahir dengan jari tangan atau kaki yang menyatu atau disebut sindaktili.