Benarkah Minum Air Dingin Bisa Bikin Gemuk? Cek Faktanya

Reporter

Editor

Mila Novita

ilustrasi air dingin (pixabay.com)

TEMPO.CO, Jakarta - Banyak orang yang percaya bahwa mengonsumsi air dingin bisa menyebabkan badan gemuk. Walhasil, banyak yang menghindari minum air dingin. Tapi apakah anggapan tersebur benar? 

Dokter spesialis ahli gizi klinik Cindiawaty J Pudjiadi mengatakan bahwa air putih tidak mengandung kalori sehingga meminumnya tidak akan menyebabkan kegemukan, meskipun itu dingin. 

"Pasien saya juga pernah bilang 'Nih dok anak saya gimana mau turun berat badannya orang minum es terus' gitu. Loh ya nggak apa-apa. Asalkan nggak ditambahin gula, sirup, atau minuman manis lainnya," kata dia saat dijumpai di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis, 29 September 2022. 

Lebih lanjut, Cindy menegaskan bahwa mengonsumsi air dingin tidak dapat menyebabkan peningkatan berat badan

"Air putih itu nggak ada kalorinya. Kecuali sudah ditambahin sirup, susu, dan lain-lain. Jadi mitos kalau dibilang air putih dingin bisa menyebabkan tubuh jadi gemuk," paparnya.

Selain itu, Cindy juga mengingatkan agar seseorang yang sedang dalam proses diet penurunan berat badan untuk selalu memperhitungkan kalori yang dia konsumsi. Sebab, masih banyak masyarakat yang salah kaprah terkait pola diet yang sedang dijalaninya.

Misalnya diet yang hanya mengonsumsi buah-buahan dalam bentuk jus. Cindy mengatakan bahwa kalori yang terdapat dalam satu gelas jus yang mereka buat sama sekali tidak diperhitungkan dengan baik oleh sebagian besar orang. Alhasil, diet pun tidak akan berhasil dan justru dapat meningkatkan berat badan.

"Jadi gini, kalau mau diet yang menurunkan berat badan, itu yang harus kita pertimbangkan adalah kalorinya. Misalnya jus. Pasien saya bilang 'Dok aku makan buah tapi dalam bentuk jus'. Dia bilang sehari 5 sampai 6 gelas dan nggak pakai gula. Tapi kalorinya berapa?" jelas Cindy.

"Misal jus jeruk, satu gelas berapa jeruk yang dipakai? Nggak mungkin cuma satu dong karena kan airnya dikit banget. Jadi harus banyak jeruknya supaya bisa jadi banyak segelas jeruk murni. Nah satu jeruk kalau kecil 50 kalori, gede 100 kalori. Hitung saja, dikalikan dengan jeruk yang dipakai jadi satu gelas," imbuhnya.

Pola diet yang sehat perlu dipahami terlebih dulu sebelum menerapkannya, kata Cindy. Selain dapat menyebabkan lonjakan berat badan, persepsi diet yang salah juga bisa berdampak pada kesehatan tubuh.

Oleh sebab itu, Cindy pun menyarankan agar masyarakat berkonsultasi terlebih dulu kepada ahli jika ingin menurunkan berat badan dan tidak sembarang percaya dengan mitos-mitos diet yang beredar.

"Banyak yang ngeluh kenapa sih padahal udah nggak makan cuma minum jus aja tapi nggak kurus-kurus? Ya itu tadi. Karena kalorinya tetap nempel. Nggak turun berat badannya karena salah persepsi. Misal nggak makan nasi, tapi kalorinya tetap lewat. Mendingan sekalian makan nasi dengan gizi yang lengkap, kenyang. Daripada cuma minum doang? Jadi kalau mau menurunkan berat badan itu sebenarnya yang harus diperhatikan betul-betul adalah kalorinya," tutupnya.

ANTARA

Baca juga: Tips Agar Anak Menyukai Air Putih dan Menjauhi Minuman Manis

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.






Manfaat Singkong Bisa Hilang Jika Keliru Cara Mengonsumsinya

14 jam lalu

Manfaat Singkong Bisa Hilang Jika Keliru Cara Mengonsumsinya

Singkong termasuk sumber pangan untuk asupan kalori dan karbohidrat


Berapa Banyak Air Putih yang Perlu Diminum Setiap Hari?

18 jam lalu

Berapa Banyak Air Putih yang Perlu Diminum Setiap Hari?

Apakah minum delapan gelas air per hari sudah ideal? Belum tentu. Dokter menjelaskan jumlah yang sesungguhnya.


Tips Diet untuk Calon Pengantin supaya Terlihat Bugar dan Bercahaya di Hari H

1 hari lalu

Tips Diet untuk Calon Pengantin supaya Terlihat Bugar dan Bercahaya di Hari H

Stres menjelang pernikahan membuat banyak calon pengantin makan berlebihan atau mengikuti diet untuk menurunkan berat badan.


Jalan Kaki atau Berlari yang Lebih Baik untuk Menjaga Berat Badan dan Kesehatan Mental?

3 hari lalu

Jalan Kaki atau Berlari yang Lebih Baik untuk Menjaga Berat Badan dan Kesehatan Mental?

Jalan kaki dan berlari bentuk latihan kardiovaskular yang sangat baik dengan manfaat kesehatan yang luar biasa


Punya Risiko Penyakit Diabetes? Hindari 5 Makanan Ini

3 hari lalu

Punya Risiko Penyakit Diabetes? Hindari 5 Makanan Ini

jika mempunyai risiko penyakit diabetes beberapa jenis makanan harus dihindari karena dapat meningkatkan insulin dan gula dalam darah. Apa saja?


5 Cara Mengatasi Efek Buruk Makan Berlebihan

3 hari lalu

5 Cara Mengatasi Efek Buruk Makan Berlebihan

Efek buruk setelah makan berlebihan adalah ketidaknyamanan dan kembung, juga kalori dan lemak ekstra.


Rutinitas Kebugaran Hailee Steinfeld, Minum Banyak Air Putih dan Rajin Berolahraga

4 hari lalu

Rutinitas Kebugaran Hailee Steinfeld, Minum Banyak Air Putih dan Rajin Berolahraga

Hailee Steinfeld mengawali harinya dengan air putih, lanjut dengan olahraga minimal 15 menit.


Ketahui 4 Bahaya Konsumsi Junk Food, dari Obesitas sampai Gangguan Reproduksi

5 hari lalu

Ketahui 4 Bahaya Konsumsi Junk Food, dari Obesitas sampai Gangguan Reproduksi

Junk food memberikan dampak negatif bagi kesehatan tubuh. Berikut 4 bahaya konsumsi junk food berlebihan.


Telur Bercangkang Cokelat atau Putih, Mana yang Lebih Baik?

5 hari lalu

Telur Bercangkang Cokelat atau Putih, Mana yang Lebih Baik?

Kandungan nutrisi telur bervariasi bergantung pola makan dan lingkungan ayam.


Bisakah Cuka Apel Membantu Menurunkan Berat Badan dan Membakar Lemak?

5 hari lalu

Bisakah Cuka Apel Membantu Menurunkan Berat Badan dan Membakar Lemak?

Selain mengonsumsi cuka apel, penting juga untuk mengikuti diet seimbang dengan kebiasaan gaya hidup sehat.