Viral Tampon Disebut Bisa Menyebabkan Kista dan Kanker, Ini Kata Dokter

Reporter

Editor

Mila Novita

Ilustrasi tampon dan menstrual cup

TEMPO.CO, Jakarta - Sebuh video viral di TikTok membuat pengguna media sosial khawatir menggunakan tampon. Sebab, dalam video disebutkan bahwa tampon menyebabkan kista dan kanker karena mengandung titanium dioksida. Untunglah itu hanya berita bohong. 

Dokter obstetri dan ginekologi Jennifer Lincoln mengatakan, ada dua alasan mengapa orang berpikir bahwa itu bisa menyebabkan kanker. "Jika Anda Google titanium dioksida dan kanker, Anda akan melihat penelitian yang menunjukkan itu telah dikaitkan dengan kanker. Apa yang hilang dalam terjemahan adalah bahwa itu jika dihirup langsung, bukan (ketika itu) digunakan secara internal, seperti tampon," jelas dia. 

Alasan kedua, Uni Eropa melarang titanium dioksida dalam makanan awal tahun ini, menurut Departemen Pertanian AS atau USDA. Lincoln mengatakan ini membuat beberapa orang percaya bahwa zat tersebut telah terbukti bersifat kanker.

“Larangan itu terkait dengan kekhawatiran dan risiko hipotetis,” dia menegaskan.

Titanium dioksida adalah bahan kimia yang digunakan dalam banyak produk untuk membuatnya terlihat lebih putih, menurut ChemicalSafetyFacts.org. “Ini adalah senyawa yang memantulkan partikel cahaya. Itu ada di talinya, jadi tidak ada di bagian tampon yang ada di dalam vagina," kata Lincoln. "Mereka menggunakannya untuk membuat talinya terlihat lebih putih."

Bahan ini juga digunakan dalam tabir surya karena sifat pemutihnya membantu memantulkan sinar matahari. "Itu membuat kita terhindar dari kanker kulit, yang saya pikir kita semua akan setuju adalah hal yang baik," kata Lincoln, menambahkan bahwa itu juga ada dalam pasta gigi.

Titanium dioksida juga bisa ada dalam makanan, menurut National Library of Medicine. “Ini benar-benar meresap karena itu adalah agen pemutih. Jika melihat semua kosmetik dan pewarna dan permen dan makanan, itu ada di mana-mana," ujar Jennifer Wu, seorang ob-gyn di Lenox Hill Hospital, kepada TODAY.

Tapi bagaimana hubungannya dengan kanker? Perpustakaan Kedokteran Nasional mencatat bahwa ada bukti yang tidak memadai pada manusia bahwa aditif berkontribusi terhadap kanker. “Tidak ada yang terkait dalam data yang mengatakan bahwa penggunaan tampon terkait dengan kanker atau kerusakan pada sistem reproduksi,” kata Christine Greves, seorang ob-gyn di Orlando, Florida, Amerika Serikat. "Ini sangat umum digunakan sebagai mineral alami dan telah dipelajari pada hewan pengerat."

Dalam penelitian yang meneliti kanker dan titanium dioksida pada hewan, hewan menghirupnya dan tidak menelannya atau memasukkannya, kata Lincoln.

Food and Drug Administration menganggap tampon sebagai alat medis, yang berarti bahwa lembaga tersebut memiliki pengawasan atas apa yang ada di dalamnya. “Mereka benar-benar diatur dengan ketat. Bukannya sebuah perusahaan bisa memasukkan apa pun ke sana. Mereka mencantumkan bahan-bahan mereka di kotak dan di situs web mereka," kata Lincoln. 

Mitos tentang tampon sudah ada sejak lama, dan ini adalah yang terbaru. Ketakutan akan tampon dapat bertahan karena hubungannya dengan sindrom syok toksik, menurut teori Greves dan Lincoln..

Sindrom syok toksik (TSS) terjadi ketika tampon penyerap super digunakan lebih lama dari yang direkomendasikan secara medis, yang dapat menyebabkan jenis bakteri tertentu tumbuh. Tapi kasusnya bertambah jarang seiring dengan bertambahnya pemahaman konsumen. 

Tampon sebenarnya membuat banyak aktivitas, seperti berenang, saat menstruasi jadi lebih muda. 

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.






Cerita Melaney Ricardo Harus Jalani Operasi Pengangkatan Rahim

3 menit lalu

Cerita Melaney Ricardo Harus Jalani Operasi Pengangkatan Rahim

Operasi pengangkatan rahim adalah keputusan terakhir yang harus diambil Melaney Ricardo agar terbebas dari rasa sakit luar biasa siap kali menstruasi.


Sebab Anak Usia 11-12 Perlu Vaksinasi HPV

14 menit lalu

Sebab Anak Usia 11-12 Perlu Vaksinasi HPV

Pemerintah mengambil langkah konkret dengan program vaksinasi HPV sebagai satu dari 14 imunisasi dasar lengkap bagi anak perempuan kelas 5-6 SD.


Waspada 15 Gejala Pembekuan Darah, Anda Kerap Memar Pada Kulit?

48 menit lalu

Waspada 15 Gejala Pembekuan Darah, Anda Kerap Memar Pada Kulit?

Pembekuan darah bisa menjadi masalah kesehatan yang serius jika terus dibiarkan. Kenali beberapa gejalanya berikut ini.


Pentingnya Deteksi Dini Kanker Serviks meski Tak Ada Keluhan

13 jam lalu

Pentingnya Deteksi Dini Kanker Serviks meski Tak Ada Keluhan

Kemenkes mengingatkan jangan enggan memeriksakan atau melakukan deteksi dini kanker serviks demi menekan angka kematian akibat penyakit itu.


Cegah Penyakit Tidak Menular dengan Cara CERDIK

14 jam lalu

Cegah Penyakit Tidak Menular dengan Cara CERDIK

Dokter mengingatkan pentingnya pola hidup CERDIK untuk menekan prevalensi penyakit tidak menular. Apa itu?


Ternyata Ini 10 Manfaat Kodok Bagi Kesehatan Tubuh

3 hari lalu

Ternyata Ini 10 Manfaat Kodok Bagi Kesehatan Tubuh

Kodok diketahui memiliki manfaat yang luar biasa untuk kesehatan tubuh.


5 Makanan dan Minuman yang Diklaim Memperlancar Siklus Menstruasi

4 hari lalu

5 Makanan dan Minuman yang Diklaim Memperlancar Siklus Menstruasi

Siklus menstruasi tidak teratur bisa disebabkan oleh berbagai hal, tetapi lima makanan dan minuman ini disebut bisa memperlancarnya.


Mengenal Radikal Bebas, Molekul Berbahaya Sumber Penyakit

6 hari lalu

Mengenal Radikal Bebas, Molekul Berbahaya Sumber Penyakit

Radikal bebas berperan menyebabkan berbagai penyakit degeneratif seperti penyakit jantung, kanker, proses penuaan, dan lainnya.


10 Kanker Paling Mematikan Versi WHO, Tidak Disebut Kanker Payudara

7 hari lalu

10 Kanker Paling Mematikan Versi WHO, Tidak Disebut Kanker Payudara

Kanker merupakan salah satu penyakit yang berbahaya bagi manusia. Berikut 10 kanker paling mematikan versi WHO, tidak terdapat kanker payudara.


Simak Pengaruh Tinggi Badan dengan Kesehatan Seseorang

7 hari lalu

Simak Pengaruh Tinggi Badan dengan Kesehatan Seseorang

Tinggi badan memiliki pengaruh besar terhadap kesehatan tubuh seseorang.