4 Bahaya Menggunakan Minyak Goreng Berulang Kali

Reporter

Tempo.co

Editor

Yunia Pratiwi

Senin, 16 Mei 2022 19:32 WIB

Ilustrasi wanita menuangkan minyak goreng untuk memasak. Freepik.com

TEMPO.CO, Jakarta - Salah satu bahan pokok yang paling umum digunakan di dapur adalah minyak goreng. Mulai dari menambah rasa makanan hingga memperkaya Anda dengan banyak nutrisi. Minyak goreng yang tepat dapat memberikan keajaiban bagi makanan dan kesehatan Anda.

Namun beberapa orang menggunakan kembali minyak goreng untuk mengurangi pemborosan. Padahal menggunakan kembali minyak goreng sangat beracun bagi kesehatan karena membawa Anda dekat dengan berbagai masalah kesehatan.

Berikut adalah efek kesehatan berbahaya yang terkait dengan penggunaan minyak goreng bekas.

1. Menyebabkan toksisitas dalam tubuh dan meningkatkan kemungkinan gangguan jantung dan kognitif

Ketika minyak yang sudah digunakan dipanaskan lagi, dapt mengeluarkan konsentrasi yang lebih tinggi dari berbagai bahan kimia beracun seperti Aldehida yang terkait dengan berbagai gangguan kesehatan seperti penyakit yang berhubungan dengan jantung, masalah kognitif seperti demensia, Alzheimer, dan penyakit Parkinson. Demikian juga zat beracun lain yang dilepaskan saat minyak dipanaskan kembali adalah 4-hydroxy-trans-2-nominal (HNE) yang bersifat racun dan cukup toksik bagi tubuh serta dapat menghambat fungsi DNA, RNA, dan protein tubuh.

2. Meningkatkan kadar kolesterol LDL (jahat)

Saat memasak minyak pada suhu tinggi, beberapa lemak diubah menjadi lemak trans. Dan ketika minyak hitam asap ini dihangatkan kembali, ia bahkan melepaskan lemak trans dalam jumlah lebih tinggi yang sangat buruk bagi kesehatan secara keseluruhan. Mengikuti proses yang sama untuk jangka waktu yang lebih lama menyeret Anda mendekati komplikasi kesehatan seperti stroke, obesitas, nyeri dada, sakit perut, gangguan pencernaan dan bahkan penyakit jantung karena konsumsi lemak trans yang tinggi meningkatkan kadar kolesterol LDL dalam tubuh.

3. Memberi Anda sensasi terbakar dan asam

Menggunakan kembali minyak goreng menyebabkan proses beracun yang dikenal sebagai ketengikan. Setelah sedikit terpapar kelembapan, udara atau cahaya, minyak mengalami oksidasi tidak lengkap atau lengkap dan proses ini dikenal sebagai ketengikan. Setiap kali minyak melewati proses pemanasan, partikel-partikelnya dapat memodifikasi dan menempelkan rasa dan bau yang tidak enak pada minyak dan makanan yang dimasak di dalamnya. Konsumsi minyak dan makanan tersebut dapat meningkatkan risiko keasaman, sensasi terbakar di perut, masalah tenggorokan dan banyak lagi.

4. Meningkatkan risiko peradangan dan kanker

Karsinogen adalah zat yang berhubungan dengan pembentukan kanker dalam tubuh. Pemanasan ulang minyak goreng meningkatkan zat berbahaya di dalamnya seperti hidrokarbon aromatik polisiklik (PAH) dan aldehida yang terkait dengan risiko tinggi kanker dan peradangan dalam tubuh. Selain itu, jika Anda telah menderita peradangan tinggi untuk jangka waktu yang lama, maka konsumsi minyak goreng yang buruk atau digunakan kembali bisa menjadi penyebabnya. Jika tidak ditangani dengan baik, hal ini dapat menurunkan kekebalan tubuh dan selanjutnya membuat Anda rentan terhadap berbagai penyakit dan infeksi.

PINKVILLA

Baca juga: 6 Pilihan Minyak Goreng yang Membuat Makanan Lebih Sehat

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu..






Memahami Beda Tumor dan Kista, Juga Kanker

10 jam lalu

Memahami Beda Tumor dan Kista, Juga Kanker

Tumor, kanker, dan kista adalah tiga hal yang berbeda. Maasih saja ada yang menganggap ketiganya hal yang sama. Begini penjelasannya.


Doyan Makan Nasi Padang? Pahami Bahaya Terlalu Banyak Konsumsi Jeroan dan Tunjang Sapi

11 jam lalu

Doyan Makan Nasi Padang? Pahami Bahaya Terlalu Banyak Konsumsi Jeroan dan Tunjang Sapi

Banyak makanan yang diolah dengan bahan utama jeroan dan kulit, seperti tunjang atau kikil dan cincang dari lemak dan jeroan sapi. Apa bahayanya?


Kelainan Jantung Dialami Jemaah Haji Indonesia, Ini Gejala dan Pemicunya

13 jam lalu

Kelainan Jantung Dialami Jemaah Haji Indonesia, Ini Gejala dan Pemicunya

Penyakit jantung mendominasi kematian jemaah haji di Indonesia hingga hari ke-28 operasional haji tahun ini.


Tekanan Darah Menurut Kelompok Usia

1 hari lalu

Tekanan Darah Menurut Kelompok Usia

Seiring bertambahnya usia, pembuluh darah cenderung menjadi lebih kaku dan plak dapat menumpuk di dalamnya, sehingga dapat meningkatkan tekanan darah.


Baru 5,3 Persen Pengecer Minyak Goreng Cetak QR Code Pedulilindungi

1 hari lalu

Baru 5,3 Persen Pengecer Minyak Goreng Cetak QR Code Pedulilindungi

Kemenperin menyebut baru ada 1.857 penyalur/pengecer dari total 34.900 pengecer minyak goreng curah, atau sekitar 5,3 persen mencetak QR Code.


Beli Minyak Goreng Pakai Peduli Lindungi, Kemenko Marves: Tidak Mempersulit, Kita Ingin Kontrol

1 hari lalu

Beli Minyak Goreng Pakai Peduli Lindungi, Kemenko Marves: Tidak Mempersulit, Kita Ingin Kontrol

Sosialisasi dan masa transisi dari penggunaan aplikasi Peduli Lindungi untuk membeli Minyak Goreng Curah Rakyat (MGCR) dimulai sejak kemarin.


7 Jenis Carrier Oil Manfaatnya Berlainan

1 hari lalu

7 Jenis Carrier Oil Manfaatnya Berlainan

Carrier oil adalah minyak atsiri yang berasal dari penyulingan bagian tumbuhan seperti akar, daun, bunga, dan kulit kayu


Kemendag: Tambahan Kuota Ekspor bagi Produsen yang Pasok Minyak Goreng ke Timur

2 hari lalu

Kemendag: Tambahan Kuota Ekspor bagi Produsen yang Pasok Minyak Goreng ke Timur

Saat ini masih banyak daerah dengan penyaluran minyak goreng curah yang minim karena produsen minyak goreng terkonsentrasi di wilayah barat Indonesia.


Anak Buah Luhut Klaim Program Minyakita Tak Pakai Dana Tambahan dari Pemerintah

2 hari lalu

Anak Buah Luhut Klaim Program Minyakita Tak Pakai Dana Tambahan dari Pemerintah

Ongkos kemasan Minyakita akan ditanggung oleh perusahaan-perusahaan yang mendukung program Minyakita.


Ridwan Kamil Usul Pembelian Pertalite Manual Tetap Dibuka: Kompensasi yang Belum Terakses Digital

2 hari lalu

Ridwan Kamil Usul Pembelian Pertalite Manual Tetap Dibuka: Kompensasi yang Belum Terakses Digital

Gubernur Jawa Barar Ridwan Kamil meminta warganya untuk terbiasa bertransaksi digital, termasuk membeli BBM Pertalite via aplikasi MyPertamina.