5 Tips Berteman dengan Mantan Pacar dan Hal-hal yang Harus Dipertimbangkan

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ilustrasi pasangan. Freepik.com/Drobotdean

    Ilustrasi pasangan. Freepik.com/Drobotdean

    TEMPO.CO, Jakarta - Salah satu pertanyaan yang sering diajukan usai putus cinta adalah bisakah berteman dengan mantan pacar atau pasangan. Bagaimana pun mantan Anda pernah menjadi orang yang benar-benar Anda cintai, menghabiskan waktu bersama, serta seseorang yang menjadi tempat berbagi pengalaman, ide, keluhan dan minat Anda. Setelah menyadari bahwa hubungan romantis Anda dengan dia tidak akan berhasil, maka Anda menjadi menanyakan apakah jika berteman saja tidak apa-apa.

    Berteman dengan mantan pacar atau pasangan mungkin baik untuk beberapa orang dan bahkan bisa memiliki hubungan positif. Tetapi bagi beberapa orang lainnya mungkin jika tetap berteman akan membuat semuanya berantakan dan terasa menyakitkan. Menurut Weena Cullins, LCMFT, seorang terapis pernikahan, terkadang dua orang tidak cocok menjalani hubungan romantis tetapi terdapat aspek yang cocok untuk menjalani persahabatan.

    "Berteman dengan mantan bisa menjadi sangat baik jika Anda menjalaninya dengan tujuan seperti pertumbuhan, perkembangan, atau tujuan hidup Anda. Anda bisa menjadi mitra bisnis, teman olahraga, atau teman yang lebih baik yang bisa menjaga batasan sehat satu sama lain dan menciptakan persahabatan yang berhasil," jelasnya seperti dilansir dari laman Mind Body Green

    Setelah menerima akhir hubungan Anda, menerima mengapa hubungan itu berakhir, Anda tidak lagi merasakan perasaan romantis satu sama lain, hubungan Anda tidak melibatkan perasaan, Anda berdua dapat menentukan batasan masing-masing dan merasa nyaman jika berkencan dengan orang lain.

    Tetapi jika sebaliknya, masih memiliki perasaan kepada mantan pacar, diam-diam berharap akan kembali bersama, mengalami kesulitan move on, tidak bisa melupakan perasaan Anda terhadapnya, tidak bisa berkencan dengan orang lain, sebaiknya  segera putuskan hubungan dengan mantan Anda.

    Jika masih memiliki perasaan kepada mantan pacar dan masih terasa intens,  emosional atau sedih, tetap berteman akan membuat Anda sulit melepaskan hubungan romantis Anda. Tetapi jika Anda masih mencintai mantan dan masih bisa berteman dengan dia serta dapat melanjutkan hidup dengan baik, maka Anda bisa berteman dengan mantan yang masih Anda cintai.

    Tidak ada waktu yang pasti untuk mengatasi putus cinta dan menjalin hubungan dengan mantan. Bagi beberapa orang mungkin hanya beberapa minggu atau bulan, tapi beberapa yang lain mungkin bertahun-tahun. Selain itu, persahabatan seharusnya tidak menghalangi seseorang untuk move on.

    Selain itu, sangat penting menetapkan batasan, batas-batas itu mungkin termasuk batas-batas fisik, emosional, waktu atau energi. Anda bebas menetapkan batasan yang Anda butuhkan untuk tetap dapat bersama tanpa menjadikan hubungan itu berantakan, menyakitkan atau kembali menjadi hubungan romantis.

    Berikut ini beberapa tips untuk menjalin hubungan pertemanan dengan mantan pacar

    1. Beri waktu

    Jangan terburu-buru saat ingin mencoba menjalani pertemanan. Pertemanan yang belum siap karena masih ada perasaan akan membuat pertemanan dengan mantan pacar tidak sehat.

    2. Pastikan Anda benar-benar melupakan satu sama lain

    Memastikan telah saling melupakan adalah salah satu tips untuk memastikan hubungan pertemanan Anda dengan mantan dapat berhasil. Demikian juga, pastikan Anda menyadari dengan serius bahwa setiap sinyal atau tanda-tanda yang diberikan mantan Anda jika dia bermaksud berpura-pura lupa dan mencoba mendekatkan diri kembali kepada Anda, maka proses hubungan Anda tidak bisa dilanjutkan.

    3. Pastikan hubungan Anda benar-benar berbeda setelah tidak berkencan

    Harus ada perbedaan hubungan antara Anda dengan mantan pacar sebelumnya. Misalnya dengan seberapa banyak Anda bergantung, seberapa banyak keintiman yang Anda berikan, jika hubungan Anda tetaplah sama seperti sebelumnya, maka ingatlah itu bukan hubungan pertemanan melainkan hubungan yang sama tetapi tanpa status.

    4. Bertemanlah hanya ketika Anda merasa itu hal baik

    Pesan pertama adalah bagaimana perasaan Anda saat berkomunikasi kembali dengan mantan pacar. Apabila yang Anda rasakan adalah ketakutan, kelelahan, sakit hati atau kebingungan maka Anda tidak perlu melanjutkan hubungan ke jalin pertemanan.

    5. Terima saat Anda membutuhkan lebih banyak ruang

    Tidak apa-apa jika Anda memilih langkah mundur jika Anda menyadari bahwa hubungan pertemanan dengan mantan tidak akan berhasil karena melibatkan emosional. Anda dapat menjelaskan dengan baik bahwa Anda membutuhkan banyak watu dan ruang untuk diri sendiri baik untuk saat ini atau di masa mendatang.

    Dan harus selalu diingat bahwa jika Anda tidak bisa berteman dengan mantan pacar Anda, Anda masih bisa bersikap baik dan ramah satu sama lain kapan pun dan di mana pun. Anda tidak perlu menjalin pertemanan hanya untuk tetap peduli satu sama lain.

    SHELAMITA AZZAHRA | MINDBODYGREEN

    Baca juga: Mantan Pacar Tiba-tiba Mengirim Pesan Singkat Ingat 5 Hal Ini

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 3 selama Nataru Batal, Ini Aturan Baru yang Diterapkan

    Rencana PPKM Level 3 di seluruh tanah air selama Natal dan Tahun baru telah batal ditetapan. Gantinya, ada aturan baru pengganti pada periode Nataru.