5 Penyebab Keputihan Berubah Warna, Ketahui Bedanya

Reporter

Editor

Mila Novita

Ilustrasi keputihan. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Keputihan merupakan kondisi normal seorang wanita sebagai salah satu cara untuk menjaga kebersihan vagina. Ketika wanita mengalami menstruasi, keputihan bisa mengalami perubahan warna dan konsistensi karena kadar hormon yang tidak stabil.

Keputihan normal biasanya memiliki tekstur yang lengket dan berwarna putih susu tepat sebelum ovulasi. Akan berubah menjadi berair dan bening menyerupai putih telur mentah selama ovulasi.

Namun, Anda harus berhati-hati jika keputihan mengalami perubahan yang tidak wajar seperti menjadi bau, berubah warna atau terlihat berbeda dari biasanya. Kondisi yang mengarah kepada keputihan tidak normal ini bisa disebabkan oleh berbagai macam faktor, dari infeksi jamur hingga gairah seksual.  

Berikut gejala yang membedakan penyebab keputihan, seperti yang dilansir dari laman Insider. 

1. Infeksi jamur 

Infeksi jamur terjadi ketika jamur tumbuh berlebihan di daerah vagina. Infeksi ditandai dengan keluarnya cairan kental, selain itu infeksi jamur juga memiliki gejala seperti perih saat buar air kecil dan berhubungan badan, nyeri atau gatal di area vulva dan vagina serta kemerahan dan pembengkakan pada vulva.

Pengobatan infeksi ini bisa dilakukan di rumah dengan menggunakan obat krim antijamur seperti miconazole. Akan tetapi, jika infeksi ini tidak hilang selama beberapa hari setelah diberi obat, berkonsultasilah dokter untuk mendapatkan obat yang lebih ampuh.

2. Vaginosis bakterialis

Penyakit ini merupakan infeksi yang menghasilkan keputihan berwarna abu-abu atau putih disertai dengan bau amis yang menyengat. Vaginosis bakterialis terjadi ketika bakteri berbahaya di vagina tumbuh terlalu banyak dan melebih jumlah bakteri normal. Umumnya infeksi ini menimbulkan perih saat buang air kecil serta gatal di area vulva dan vagina.

Jika menderita penyakit ini, segera kunjungi dokter. Biasanya pengobatan akan diberikan pil antibiotik seperti metronidazol (Flagyl) atau krim untuk dimasukkan ke dalam vagina seperti klindamisin (Cleocin).

3. Infeksi menular seksual

Infeksi ini dapat ditularkan ketika berhubungan badan. Keputihan abnormal ini mungkin memiliki bau amis yang kuat. Gejala lain terkait infeksi ini yaitu alat kelamin yang gatal atau perih serta nyeri saat buang air kecil.

4. Kehamilan dini

Awal kehamilan biasanya ditandai dengan peningkatan jumlah keputihan, cairan ini biasanya lengket dan berwarna putih atau bisa jadi terlihat lebih kuning pucat. Setelah sel telur dibuahi, dinding vagina akan menebal sehingga menghasilkan cairan keputihan yang lebih banyak dari biasanya. Keputihan yang berlebih ini tidak menimbulkan rasa sakit, tidak mengiritasi dan tidak memiliki bau tajam.

5. Gairah seksual

Ketika seseorang merasa terangsang secara seksual, aliran darah vagina meningkat yang menghasilkan lebih banyak cairan. Cairan gairah biasanya jernih, meski bisa bercampur dengan keputihan biasa dan tampak kekuningan.

SITI HAJAR SUWARDI






Otomikosis, Jenis Jamur Apa yang Menginfeksi Telinga?

6 hari lalu

Otomikosis, Jenis Jamur Apa yang Menginfeksi Telinga?

Infeksi otomikosis menyebabkan peradangan, kulit kering, dan keluarnya cairan di saluran telinga


Infeksi Jamur di Telinga, Apa Itu Otomikosis?

18 hari lalu

Infeksi Jamur di Telinga, Apa Itu Otomikosis?

Infeksi jamur otomikosis menyebabkan peradangan, kulit kering, dan keluarnya cairan di saluran telinga.


Jangan Asal-asalan, Begini Panduan Mengonsumsi Ginseng

20 hari lalu

Jangan Asal-asalan, Begini Panduan Mengonsumsi Ginseng

Dosis yang dianjurkan dalam mengkonsumsi ginseng adalah setengah sampai 2 gram akar kering ginseng yang setara dengan 200-600 miligram ekstrak.


Cara Membedakan Gejala Infeksi Saluran Kemih atau Infeksi Jamur

24 hari lalu

Cara Membedakan Gejala Infeksi Saluran Kemih atau Infeksi Jamur

Satu dari lima wanita mengalami infeksi saluran kemih sementara tiga dari empat wanita mengalami infeksi jamur


Kiat Menghilangkan Ketombe tanpa Ribet

29 hari lalu

Kiat Menghilangkan Ketombe tanpa Ribet

Berbagai cara dilakukan untuk mengusir ketombe, dari menggunakan sampo hingga obat. Berikut cara menghilangkan ketombe secara alami.


Gejala Kanker Vulva yang Sering Dikira Infeksi Saluran Kemih

39 hari lalu

Gejala Kanker Vulva yang Sering Dikira Infeksi Saluran Kemih

Salah satu gejala kanker vulva adalah keinginan yang lebih sering atau mendesak untuk buang air kecil atau konstipasi.


Macam Obat Rumahan untuk Atasi Panu

42 hari lalu

Macam Obat Rumahan untuk Atasi Panu

Panu sangat mengganggu karena menyebabkan gatal dan bintik-bintik putih di kulit. Berikut pengobatan yang bisa dilakukan di rumah.


Demi Kesehatan Janin, Ibu Hamil Wajib Waspada Virus Herpes

54 hari lalu

Demi Kesehatan Janin, Ibu Hamil Wajib Waspada Virus Herpes

Herpes termasuk infeksi menular seksual. Bagi ibu hamil , virus herpes dapat membahayakn janin.


3 Faktor yang Mempengaruhi Ibu Hamil Bisa Melakukan Persalinan Normal

54 hari lalu

3 Faktor yang Mempengaruhi Ibu Hamil Bisa Melakukan Persalinan Normal

Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi ibu hamil bisa melakukan persalinan normal. Apa saja?


Ibu Menyusui, Jangan Abai Rasa Nyeri dan Bengkak pada Payudara

26 Juli 2022

Ibu Menyusui, Jangan Abai Rasa Nyeri dan Bengkak pada Payudara

Kasus infeksi puting susu cenderung meningkat pada ibu menyusui selama musim hujan karena tingkat kelembapan yang tinggi.