Kiat Meningkatkan Kekebalan Tubuh Anak dengan Nutrisi dan Gaya Hidup

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi telur sebagai sumber protein yang meningkatkan massa otot (pixabay.com)

    Ilustrasi telur sebagai sumber protein yang meningkatkan massa otot (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Memastikan anak makan dengan baik hanyalah salah satu kesulitan yang dihadapi orang tua setiap hari. Di masa pandemi Covid-19, tantangan ini terasa menjadi beban karena ada keharusan menjaga imunitas atau kekebalan tubuh anak agar tak mudah terkena penyakit. 

    Cara sederhana untuk meningkatkan kesehatan yang optimal adalah dengan mendorong anak untuk mengonsumsi lebih banyak makanan utuh daripada makanan olahan. Sebab, tubuh lebih mudah menyerap dan memanfaatkan nutrisi makanan utuh dengan lebih efisien. Selain itu, memberi anak asupan makanan yang kaya nutrisi dan seimbang adalah cara paling efisien untuk memperkuat kekebalan mereka.

    Dilansir dari Pink Villa, ahli gizi yang berbasis di India, Resshmi Rajkumar, mengungkap beberapa makanan yang memperkuat imunitas anak, beserta cara tepat memakannya. 

    1. Telur

    ADVERTISEMENT

    Telur mengandung nutrisi, mineral seperti selenium untuk menjaga kesehatan jantung, otot dan kulit, dan vitamin seperti vitamin A, vitamin B2 (riboflavin) yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan, vitamin D untuk memastikan penyerapan kalsium dan perkembangan tulang dan vitamin K untuk meningkatkan faktor pembekuan darah.

    Waktu terbaik untuk mengkonsumsi telur adalah saat sarapan, makan siang, dan makan malam. Cobalah memasukkan paprika berwarna, jamur, dan sumber protein lainnya ke dalam telur agar menarik.

    Agar lebih enak, masak telur dengan mentega. Gunakan cetakan panekuk stainless steel untuk menciptakan bentuk menarik agar anak-anak lebih tertarik. 

    2. Sayuran

    Sayuran berdaun hijau lokal seperti bayam, sawi, dan lain-lain kaya akan serat dan mineral seperti zat besi dan seng.

    Tambahkan dalam berbagai sayuran hijau ke piring anak. Anak sering meniru atau belajar dari orang tua untuk membangun kebiasaan makan yang sehat. Jadi, orang tua pun perlu memberikan contoh makan sayur. 

    2. Probiotik

    Makanan mengandung probiotik seperti yogurt, dadih, tempe, dan acar tak hanya membantu memperkuat usus tetapi juga meningkatkan asupan vitamin B12 dari probiotik, bakteri baik yang melawan dan menghentikan kolonisasi bakteri jahat di perut sehingga meningkatkan kekebalan.

    3. Buah-buahan kering, kacang-kacangan dan biji-bijian

    Almond, walnut, kacang mete, buah ara, kismis, dan aprikot kaya akan nutrisi seperti asam lemak esensial dan omega-3, yang meningkatkan kekebalan dan membantu perkembangan otak.

    Tambahkan kacang atau bubuk kacang ke dalam sup dan olahan nasi.

    4. Kunyit

    Kunyit mengandung senyawa yang disebut kurkumin yang memiliki sifat anti-inflamasi. Studi telah menunjukkan efek menguntungkan terhadap alergi, asma dan berbagai kondisi lainnya.

    Sajikan susu kunyit lebih disukai untuk anak-anak daripada produk susu komersial.

    5. Lain-lain 

    Pastikan tidur cukup. Agar anak tidur dengan baik, pastikan tidak memiliki screen time di malam hari. 

    Lalu, biarkan anak mendapat paparan sinar matahari dan melakukan olahraga yang penting untuk meningkatkan kesehatan dan kekebalan tulang.

    Makanan tinggi gula menurunkan kekebalan tubuh anak-anak. Hindari atau batasi makanan berbasis gula seperti cokelat, permen, saus, jus buah kemasan, dan makanan ringan kemasan.

    Baca juga: 7 Cara Memperkuat Kekebalan Tubuh dari Gaya Hidup Sehari-hari


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.