Begini Muasal Kuliner Betawi Kerak Telor, Ini Resep dan Cara Membuatnya

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pedagang kerak telor. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Ilustrasi pedagang kerak telor. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Kerak telor menjadi santapan yang paling sering dijajakan penjual di Kota Jakarta, mulai dari Monas hingga Taman Mini Indonesia. Tak hanya di Jakarta, makanan khas Betawi ini juga sudah dijual di luar kota, bahkan luar negeri.

    Dikutip dari berbagai sumber, kuliner Betawi kerak telor merupakan makanan yang terbuat dari beras ketan dan telur yang kemudian disajikan bersama serundeng juga topping lainnya. Kerak telor umumnya dimasak menggunakan wajan dan dinikmati saat masih hangat agar rasa gurihnya semakin menggugah selera.

    Kerak telor sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda. Pasalnya, makanan ini diciptakan secara tak sengaja oleh sekawanan orang Betawi yang tinggal di Menteng, Jakarta Pusat.

    Kala itu, masyarakat Betawi mencoba membuat beragam makanan dengan mencampurkan beberapa bahan, salah satunya adalah buah kelapa. Ternyata, percobaan tersebut justru menghasilkan kudapan lezat, yakni kerak telor.

    ADVERTISEMENT

    Pada 1970, kerak telor mulai dijajakan di kawasan Tugu Monas. Tak disangka, makanan itu ternyata menarik perhatian banyak orang. Cita rasanya yang legit dan lezat membuatnya wisatawan berdatangan ke Kota Jakarta. Bahkan, kudapan tersebut telah menjadi makanan untuk kaum elite.

    Kerak telor juga bisa dibuat dengan mudah di rumah dengan resep berikut:

    Bahan:
    1. 6 sdm beras ketan, rendam semalam dan tiriskan
    2. 2 buah telur bebek
    3. 2 sdt udang kering, rendam, sangrai dan haluskan
    4. 2 sdm kelapa parut setengah tua, sangrai
    5. 1 sdm bawang goreng

    Bumbu:
    1. 1 sdm cabai merah iris, sangrai dan haluskan
    2. 1 sdt garam

    Cara membuat:
    1. Kocok telur bebek, masukkan udang kering, bumbu yang dihaluskan, bawang goreng, dan kelapa sangrai. Aduk rata.
    2. Panaskan wajan dadar antilengket. Tuang setengah bagian ketan. Ratakan di permukaan wajan. Masak hingga setengah matang.
    3. Tuang setengah bagian telur kocok berbumbu. Ratakan di seluruh permukaan sambil ditekan-tekan. Setelah bagian bawahnya matang, dapat dibalik agar matang merata. Angkat.
    4. Hidangkan kerak telor selagi panas.

    WINDA OKTAVIA

    Baca: Kerak Telor Jadi Jajanan Favorit Pengunjung di PRJ

     


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selain Makan di Warteg, Ini Sejumlah Kegiatan Asyik yang Bisa Dilakukan 20 Menit

    Ternyata ada banyak kegiatan positif selain makan di warteg yang bisa dilakukan dalam waktu 20 menit. Simak sejumlah kegiatan berikut...