Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Tips Membeli Jamur Tiram, Pilihlah yang Seperti ini

Reporter

image-gnews
Sebuah media tanam jamur tiram dalam dus yang bernama Growbox ditawarkan pada acara Parktivity di Taman Ganesha, Bandung, Jawa Barat (17/6). Jamur seharga Rp 35.000 tersebut ditujukan bagi masyarakat perkotaan yang ingin mencoba gaya hidup urban farming di rumahnya. TEMPO/Anwar Siswadi
Sebuah media tanam jamur tiram dalam dus yang bernama Growbox ditawarkan pada acara Parktivity di Taman Ganesha, Bandung, Jawa Barat (17/6). Jamur seharga Rp 35.000 tersebut ditujukan bagi masyarakat perkotaan yang ingin mencoba gaya hidup urban farming di rumahnya. TEMPO/Anwar Siswadi
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Penasaran dengan jamur tiram, bagi Anda yang belum pernah melihatnya dan ingin membelinya, ketahui terlebih dahulu bagaimana bentuk jamur tiram dan bagaimana bentuk jamur tiram yang baik.

Jamur tiram atau Pleurotus ostreatus merupakan salah satu jenis jamur yang dapat dimakan dan menjadi salah satu jamur yang paling banyak dikonsumsi di dunia. Jamur ini juga merupakan jamur yang paling mudah tumbuh, karena pertumbuhannya yang cepat, substrat yang sangat beragam, dan juga dapat beradaptasi dengan kondisi pertumbuhan.

Jamur tiram biasanya bewarna abu abu muda atau coklat keabu abuan. Namun, jamur tiram ada juga yang memiliki warna yang berbeda, yakni kuning dan merah muda.

Ketika dimasak, jamur tiram memiliki tekstur yang halus dan ada yang mengatakan sedikit rasa seafood. Ada juga yamg menggambarkan jamur tiram memiliki rasa seperti adas manis. Kebanyakan jamur tiram ditanam di dalam ruangan, untuk pertumbuhannya sendiri dapat menyesuaikan lingkungan, jadi tidak ada istilah musim yang baik atau buruk seperti pada beberapa tanaman lainnya.

Jika tertarik membelinya ketahui bagaimana memilih jamur tiram yang baik. Dilansir dari mushroomsworld, tips memilih jamur tiram yang baik, yaitu jamur tiram yang segar.

Jamur tiram dianggap lebih cantik jika dibudidayakan. Jamur tiram muda memiliki tudung yang berwarna merah muda, krem, putih hingga abu-abu. Saat dewasa, warnanya berubah menjadi cokelat pucat. Jamur tiram dewasa jauh lebih besar - tutupnya bisa mencapai diameter 12 cm. Mereka akan lebih kenyal tetapi cenderung lebih manis dan memiliki lebih banyak rasa.

Pleurotus ostreatus merupakan spesies jamur tiram yang paling umum dimakan. Warna tutup varietas ini cenderung cokelat hingga cokelat, tetapi bisa juga keputihan, keabu-abuan, atau bahkan biru keabu-abuan. Jamur tiram merupakan sumber niasin, riboflavin, dan zat besi yang baik.

Pilih jamur yang tidak terlalu lembab atau terlalu kering. Tutupnya harus seutuh mungkin. Semakin muda jamur tiram, maka akan semakin empuk dan semakin sedikit layu saat dimasak.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Pilihlah jamur tiram dengan tekstur yang keras, tidak berlendir dan tidak berkerut. Jika sudah terkena air, permukaan jamur otomatis akan berair dan menghitam. Saat membeli, pilih jamur dengan batang dan payung jamur yang utuh dan bersih.

Pilihlah jamur seharusnya tidak memiliki bercak merah atau hijau dan harus memiliki aroma yang bagus. Aroma khas jamur tiram sedikit mirip dengan bumbu adas manis, aromanya sering hilang dalam beberapa jam. Jamur yang sudah rusak baunya akan sedikit membusuk.

Jarum tiram merupakan jamur yang mudah rusak, jadi harus menyimpannya di suhu antara 1-4 derajat Celsius, misalnya dalam lemari es. Sebaiknya jangan menggunakan kantong plastik karena jamur akan berkeringat dan cepat busuk. Penting untuk menghilangkan semua benang putih. Ini pertanda jamur terus berkembang, karena jamur tiram bisa terus tumbuh dan membentuk miselia setelah dipetik. Di bawah kondisi yang tepat, mereka harus bertahan hingga dua minggu.

Jamur tiram segar sekarang dapat ditemukan di supermarket dan di pasar petani. Jamur yang dibudidayakan biasanya aman dikonsumsi.

WILDA HASANAH

Baca: Konsumsi Jamur Setiap Hari Efektif Meningkatkan Vitamin D

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Siput hingga Ikan Badut, Inilah Sederet Hewan yang Bisa Berganti Jenis Kelamin

1 hari lalu

Ikan Nemo berdada di sekitar Anemon laut di zona konservasi bawah laut Pantai Bangsring, Banyuwangi, Jawa Timur, Ahad, 4 Desember 2022. Tranplantasi terumbu karang yang dilakukan kelompok nelayan setempat sejak tahun 2009 itu saat ini sudah mencapai luasan kurang lebih 8 hektar yang menjadi rumah bagi beragam biota laut. ANTARA/Budi Candra Setya
Siput hingga Ikan Badut, Inilah Sederet Hewan yang Bisa Berganti Jenis Kelamin

Berikut adalah beberapa contoh hewan yang memiliki kemampuan unik untuk berganti jenis kelamin.


Trik Menyimpan Roti agar Tak Mudah Berjamur

6 hari lalu

Ilustrasi roti berjamur. youtube.com
Trik Menyimpan Roti agar Tak Mudah Berjamur

Penyimpanan yang tepat bisa memperpanjang umur makanan, termasuk roti. Berikut cara menyimpan roti agar membuatnya tahan lama.


Cuaca Panas Bikin Kaki Melepuh, Cek Juga Penyebab Lainnya

10 hari lalu

Kaki jemaah haji yang melepuh/Kementerian Kesehatan
Cuaca Panas Bikin Kaki Melepuh, Cek Juga Penyebab Lainnya

Ada beberapa penyebab kaki melepuh, dari cuaca panas, sepatu tak pas, sampai kondisi medis. Simak saran pakar berikut.


Ingin Mengecat Kamar Menjadi Lebih Nyaman? Hindari 6 Warna Ini

17 hari lalu

Ilustrasi kamar tidur bernuansa ungu. (Unsplash/Markus Spiske)
Ingin Mengecat Kamar Menjadi Lebih Nyaman? Hindari 6 Warna Ini

Berikut warna yang harus dihindari saat memilih cat untuk dekorasi kamar tidur.


Pengganti Kantong Plastik, Berikut 5 Keunggulan Besek Bambu sebagai Wadah Daging Kurban

25 hari lalu

Petugas mengemas daging hewan kurban ke dalam besek bambu saat pemotongan hewan kurban di Jakarta, Senin 17 Juni 2024. Pengemasan daging kurban dengan menggunakan besek bambu yang ramah lingkungan tersebut sebagai langkah dalam mengurangi penggunaan kantong plastik saat Hari Raya Idul Adha sesuai dengan surat edaran yang dikeluarkan oleh pemerintah. ANTARA FOTO/Reno Esnir
Pengganti Kantong Plastik, Berikut 5 Keunggulan Besek Bambu sebagai Wadah Daging Kurban

Besek bambu merupakan wadah kemasan tradisional, besek bisa digunakan untuk menyimpan makanan, termasuk daging kurban.


6 Keunggulan Daun Pisang Sebagai Pembungkus Daging Kurban

26 hari lalu

Warga menata daging kurban di atas alas daun pisang dan daun jati di Blitar, Jawa Timur, Minggu, 31 Juli 2020. Warga di daerah itu memanfaatkan dedaunan untuk membungkus daging kurban dengan tujuan untuk mendukung program pemerintah dalam meminimalisir penggunaan plastik (diet plastik). ANTARA FOTO/Irfan Anshori
6 Keunggulan Daun Pisang Sebagai Pembungkus Daging Kurban

Daun pisang dinilai memiliki manfaat sebagai pembungkus termasuk daging kurban. Seperti daun pisang begitu praktis dan alami sehingga mudah didapatkan


Daging Kurban Jangan Dibungkus Pakai Kantong Plastik Hitam: 3 Risiko Bahaya yang Mengintai

26 hari lalu

Ilustrasi kantong plastik. theoutline.com
Daging Kurban Jangan Dibungkus Pakai Kantong Plastik Hitam: 3 Risiko Bahaya yang Mengintai

Meski praktis dan mudah didapatkan, kantong plastik hitam ternyata menyimpan bahaya yang mengintai kesehatan kita setiap saat.


Panitia Kembali Diimbau Tak Bagikan Daging Kurban dalam Kantong Plastik Hitam

27 hari lalu

Pembagian daging kurban menggunakan besek, wadah yang dianggap lebih ramah lingkungan dalam kampanye Eco Qurban Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta. Doc. Istimewa /DLH DKI Jakarta
Panitia Kembali Diimbau Tak Bagikan Daging Kurban dalam Kantong Plastik Hitam

Panitia kurban dan masyarakat tidak membagikan daging kurban memakai kantong plastik hitam karena kantong tersebut berasal dari daur ulang plastik.


Sampah Plastik di Laut, Jenis Jamur Ini Terbukti Mampu Mengurai Polyethylene

27 hari lalu

Partikel plastik (merah) yang dikolonisasi jamur laut Parengyodontium album. NIOZ
Sampah Plastik di Laut, Jenis Jamur Ini Terbukti Mampu Mengurai Polyethylene

Eksperimen di laboratorium menunjukkan proses pencernaan sampah plastik jenis polyethylene oleh jenis jamur itu melepaskan karbon dioksida (CO2).


Bahaya Mandi dengan Shower yang Tak Pernah Dibersihkan bagi Kesehatan

42 hari lalu

Ilustrasi mandi. ewater.com
Bahaya Mandi dengan Shower yang Tak Pernah Dibersihkan bagi Kesehatan

Mandi dengan shower memang praktis tapi bila pancuran jarang dibersihkan akan menjadi sarang bakteri yang membahayakan kesehatan.