4 Minuman Populer yang Bisa Merusak Ginjal, Ada Soda dan Alkohol

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi minuman bersoda (Pixabay.com)

    Ilustrasi minuman bersoda (Pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Minuman yang biasa dikonsumsi sehari-hari sangat mempengaruhi kesehatan secara keseluruhan. Ada beberapa minuman populer, beberapa di antaranya mungkin dikonsumsi hampir setiap hari, memiliki efek samping yang buruk untuk ginjal. Lama-kelamaan, ginjal mengalami kerusakan dan fungsinya tak lagi optimal. 

    Dilansir dari eatthis.com, Rabu, 28 April 2021, inilah empat minuman populer yang bisa merusak ginjal.  

    1. Soda

    Jika ingin melindungi kesehatan ginjal, mulailah mengurangi minuman bersoda mulai dari sekarang. Sebuah studi pada 2016 yang diterbitkan dalam jurnal Nephrology menemukan bahwa orang yang sering minum soda memiliki risiko lebih besar terkena penyakit ginjal. 

    ADVERTISEMENT

    Temuan lain dalam penelitian di jurnal Epidemiology menemukan bahwa orang yang melaporkan konsumsi harian dua atau lebih cola - yang biasanya mengandung asam fosfat - berisiko lebih tinggi terkena penyakit ginjal kronis daripada mereka yang menghindari minuman tersebut.

    2 Soda diet

    Minum soda diet yang menggunakan pemanis buatan mungkin tidak lebih baik kesehatan ginjal, meski kadar gula atau sirup jagung fruktosa lebih rendah. Menurut sebuah studi di 2011 yang diterbitkan dalam Clinical Journal of American Society of Nephrology, di antara 3.318 peserta wanita dalam Nurses 'Health Study, mereka yang minum dua atau lebih soda dengan pemanis buatan sehari dua kali lebih mungkin mengalami penurunan fungsi ginjal dibandingkan mereka yang tidak.

    Baca juga: Efek Menahan Buang Air Kecil Disfungsional Berkemih, Infeksi Hingga Ginjal Rusak

    3. Jus kemasan

    Dengan kandungan gula dan kalori tinggi, jus kemasan bukanlah minuman yang bersahabat untuk lingkar pinggang atau ginjal. Jus kemasan biasanya mengandung gula tinggi. Di antara peserta studi Tehran Lipid dan Glukosa, orang yang minum minuman manis memiliki tingkat penyakit ginjal kronis yang lebih tinggi secara signifikan daripada mereka yang jarang minum minuman manis. 

    4. Alkohol

    Orang yang sering minum alkohol tak hanya berisiko tinggi mengalami kerusakan hati. Sebuah studi komparatif yang diterbitkan dalam jurnal Nephrology Dialysis Transplantation menemukan bahwa, di antara sekelompok 6.259 orang dewasa, mereka yang mengaku sebagai peminum berat memiliki tingkat albuminuria yang jauh lebih tinggi. Ini merupakan indikator kandungan protein albumin dalam urin dan tanda penyakit ginjal. 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pujian dan Kado Menghujani Greysia / Apriyani, dari Sapi hingga Langganan Berita

    Indonesia hujani Greysia / Apriyani dengan sanjungan dan hadiah. Mulai dari sapi, emas sungguhan, sampai langganan produk digital. Dari siapa saja?