6 Fakta yang Perlu Diketahui Sebelum Memutuskan Implan Payudara

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi implan payudara. shutterstock.com

    Ilustrasi implan payudara. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Implan payudara jadi salah satu operasi plastik yang paling banyak diminati. Operasi ini bertujuan memperbesar atau mengoreksi bentuk payudara. 

    Namun, operasi ini tak bisa bertahan selamanya. Umumnya implan dipasang untuk jangka waktu 10 tahun. Setelah itu, sebaiknya dilepaskan dengan operasi lainnya, seperti yang dilakukan Chrissy Teigen. 

    Ada enam fakta yang diungkap seorang ahli bedah di Beverly Hills, California, Amerika Serikat, Lawrence Koplin, yang dikutip Glamour, Senin, 26 April 2021. 

    1. Implan tidak bertahan selamanya

    ADVERTISEMENT

    Masa pakai yang dijamin oleh produsen bervariasi menurut jenis dan pembuatnya. Tapi umumya garansi antara 10 hingga 20 tahun. Tetapi ada kemungkinan itu akan berakhir lebih cepat.

    Sebuah studi FDA 2011 menemukan bahwa satu dari lima pasien membutuhkan prosedur revisi setelah 10 tahun. Namun, implan juga dapat bertahan lebih lama dari garansi mereka.

    "Kami tidak merasa seseorang harus datang untuk prosedur revisi hanya agar implan mereka ditukar," kata Koplin. 

    2. Jangan berekskpektasi terlalu tinggi 

    Ini hanya implan. “Pembesaran payudara membuat apa yang dimiliki seseorang lebih besar dan lebih berisi. Impan tidak memiliki kemampuan untuk mengubah bentuk payudara,” kata Koplin.

    Augmentasi atau revisi oleh ahli bedah plastik yang baik dapat mengatasi jenis kecil asimetri dan kendur. Tetapi jika pernah mengalami kehamilan ganda atau fluktuasi berat badan dan setelah mengalami pembentukan kembali atau pengencangan yang signifikan, maka pengencangan adalah cara yang tepat.

    3. Ada beberapa pilihan 

    “Tidak semua implan payudara sama,” kata VP pemasaran Sientra, Lisa Rosas. Ada dua jenis implan payudara: saline dan gel silikon. Implan berisi garam menimbulkan lebih sedikit kekhawatiran - dalam kasus pecah, air garam mudah diserap oleh tubuh. Implan berisi silikon terlihat dan terasa lebih alami tetapi dapat menyebabkan pengerasan atau benjolan jika gel bocor. 

    Tetapi sekarang ada implan gel silikon yang sangat kohesif, kecil kemungkinannya untuk pecah atau bocor. Implan ini juga lebih baik dalam mempertahankan bentuknya, dan membantu meminimalkan kerutan yang terlihat, yang merupakan prioritas utama wanita kurus.

    Baca juga: Chrissy Teigen Angkat Implan Payudara setelah 10 Tahun

    4. Preferensi estetika berubah

    "B adalah C baru," kata Koplin. "Kebanyakan wanita tidak menginginkan implan balon raksasa lagi."

    Sebagai aturan praktis, pengisian 200cc kira-kira berukuran satu cangkir - jadi implan 400cc akan mengubah payudara dari ukuran A ke C. Pada kenyataannya, hasilnya bervariasi tergantung pada tinggi badan, lebar tubuh, dan bahkan bentuk tulang rusuk.

    5. Ada risiko

    Implan payudara telah disetujui FDA selama hampir 50 tahun, tetapi risikonya masih ada. Lebih dari 10 persen pasien dilaporkan mengalami kontraksi kapsul, yaitu pengerasan payudara yang disebabkan oleh menyusutnya jaringan parut di sekitar implan. Infeksi dapat terjadi, yang dapat terjadi berhari-hari, bertahun-tahun, atau bahkan puluhan tahun setelah prosedur.

    Kehadiran implan juga dapat mengganggu deteksi dini kanker payudara. Dan anestesi umum yang diperlukan untuk pembedahan memiliki komplikasinya sendiri. 

    6. Batasi aktivitas berat 

    Pasca operasi implan payudara, Anda akan membutuhkan perawatan, bahkan mungkin tidak bekerja selama beberapa hari. Jika ingin olahraga, harap dibatasi dengan berjalan kaki ringan untuk minggu pertama, kemudian mengurangi latihan tubuh bagian bawah di minggu kedua, diikuti dengan latihan lengan ringan di minggu ketiga. Setelah empat minggu, sebagian besar pembengkakan telah mereda, dan setelah enam minggu mungkin cukup normal. 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Pernikahan dan Hajatan saat PPKM Level 4 dan 3, Ada Sanksi jika Melanggar

    Pemerintah mengatur resepsi pernikahan saat PPKM Level 4 dan lebih rendah. Aturan itu diikuti sanksi bagi pelaku usaha, perorangan, dan kepala daerah.