Krim Mata Sebaiknya Diaplikasikan Pakai Jari Manis, Dokter Jelaskan Alasannya

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi mata panda. Cinebuster.in

    Ilustrasi mata panda. Cinebuster.in

    TEMPO.CO, Jakarta - Area kulit di bawah mata membutuhkan perawatan khusus, beda dengan kulit di area lainnya. Sebab, kulit area ini sangat sensitif, mudah terpapar radikal bebas, tapi sering kali diabaikan dalam rutinitas perawatan. Selain menggunakan jenis produk khusus, yaitu krim mata, untuk memastikannya selalu ternutrisi dan terhidrasi setaip saat, cara pengalikasian produk juga penting untuk area ini. 

    Dokter kulit Jushya Sarin, baru-baru ini berbagi cara yang tepat untuk mengoleskan krim mata, yaitu menggunakan jari manis. "Karena ini adalah jari yang paling lemah dan tidak akan menarik terlalu keras pada kulit yang halus," kata dia, dikutip dari Indian Express, Jumat, 16 April 2021. 

    Saat mengaplikasikan krim mata, ambil sejumout krim dan oleskan langsung di bawah bulu mata kelopak bawah. Selain itu, krim bawah mata diaplikasikan setelah proses pembersihan dan pengencangan, tapi sebelum pengaplikasian serum atau pelembap. 

    Baca juga: Pentingnya Krim Mata Mulai Digunakan Sejak Usia 25 Tahun

    ADVERTISEMENT

    Urutan pengaplikasian produk perawatan sebaiknya dimulai dari yang paling ringan, selain itu krim mata juga mudah menyerap.  

    Kebanyakan krim mata juga mengandung bahan aktif seperti vitamin C dan retinol untuk memberikan hasil yang lebih cepat. Retinol bermanfaat untuk meningkatkan produksi kolagen yang gunanya menyamarkan garis-garis halus dan mencegah terbentuknya garis-garis atau kerutan. Sementara vitamin C bermanfaat untuk mencerahkan area bawah mata dan mengatasi lingkaran hitam akibat kelelahan, penuaan, atau kurang tidur. 

    Krim mata dianjurkan digunakan sejak usia 20-an tahun. Alasannya, kulit di area ini lebih cepat menua lima hingga 10 tahun dibandingkan dengan kulit di area lainnya. Ini karena sifat kulit di area tersebut yang lebih tipis, sensitif, dan sangat sedikit kelenjar minyak. 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Warga Tak Punya NIK Bisa Divaksinasi, Simak Caranya

    Demi mencapai target tinggi untuk vaksinasi Covid-19, Kementerian Kesehatan memutuskan warga yang tak punya NIK tetap dapat divaksin. Ini caranya...