Telinga Berbau, Ini Waktunya Membersihkan dan Mengganti Anting

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita memakai anting. Unsplash.com/Mikail Duran

    Ilustrasi wanita memakai anting. Unsplash.com/Mikail Duran

    TEMPO.CO, Jakarta - Kapan terakhir kali Anda membersihkan dan mengganti anting-anting? Sebagian dari kita tak mengingat kapan melakukannya. Namun tanda-tanda seperti aroma tak sedap dari telinga atau merasa agak sakit tidur miring ke kiri sebaiknya tidak diaabaikan. Menurut para profesional Anda harus membersihkan dan mengganti anting-anting Anda setidaknya sekali seminggu, seperti dilansir dari laman Well and Good.

    “Meskipun tidak biasanya memiliki masalah medis saat Anda meninggalkan anting-anting sepanjang waktu, penting untuk membersihkannya,” kata Dr. K. Roxanne Grawe, seorang ahli bedah plastik bersertifikat yang berbasis di Ohio dan melakukan tindik di kantornya. “Kulit Anda secara alami mengelupas sel-sel mati dan ini juga berlaku pada kulit Anda yang ditindik. Jika anting Anda selalu terpasang, kulit tersebut dapat menumpuk di sekitar anting, dan lapisan kulit tersebut dapat tetap menempel di kulit dan anting Anda. " Ini tidak mungkin menyebabkan infeksi, meskipun dia mencatat bahwa jaringan yang mati dapat mulai terlihat menjijikkan.

    Selain itu, membiarkannya terlalu lama dapat menghasilkan sesuatu yang disebut "keju telinga", yang secara harfiah dapat membuat kulit Anda berbau seperti limburger. Menurut derms, telinga Anda menyediakan lingkungan yang indah dan hangat untuk bakteri, minyak, dan sel kulit mati berkembang, dan bau tak sedap itu datang sebagai hasil dari akumulasi semua hal di atas. Jadi, jika Anda tidak melepas dan membersihkan anting secara rutin, bau busuk itu hanya akan bertambah parah.

    Inilah sebabnya mengapa dokter kulit bersertifikat Shari Sperling, merekomendasikan untuk membersihkan anting Anda setidaknya sekali seminggu. "Yang cukup untuk membantu Anda "menghindari penumpukan kotoran dan bakteri serta mencegah infeksi, bau tak sedap, dan kotoran yang [menumpuk] di anting," katanya.

    ADVERTISEMENT

    Untungnya, prosesnya cukup mudah untuk diintegrasikan ke dalam rutinitas Anda. Yang harus Anda lakukan adalah mencucinya dengan sabun dan air hangat, kapas beralkohol, atau pembersih perhiasan, lalu biarkan mengering sebelum memasukkannya kembali ke lubangnya masing-masing. “Ide utamanya adalah membuang jaringan yang terlihat dan membersihkan tiang,” kata Dr. Grawe.

    Jika telinga Anda masih menunjukkan tanda-tanda kotor yang disebutkan di atas bahkan setelah Anda melakukan pencucian biasa, sebaiknya biarkan telinga tanpa perhiasan. “Jika kulit teriritasi atau tetap goopy, penting untuk menjaga kebersihan dan memberikan waktu untuk 'bernapas' tanpa anting-anting,” kata Dr. Grawe. Pastikan untuk mengawasi telinga, karena jika Anda membiarkan lubang terbuka terlalu lama, berisiko lubangnya tertutup.

    Baca juga: Kate Middleton Pakai Anting Crystal Healing setelah Wawancara Meghan Markle


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Klaim Landai Angka Kasus Harian Covid-19, Angka itu Mengelabui Kita

    Pemerintah klaim kasus harian Covid-19 mulai melandai. Lalu mengapa pendiri LaporCovid-19 mengatakan bahwa angka itu tak ada artinya?