8 Tips Menstimulasi Anak agar Cepat Berjalan

Reporter

Editor

Mila Novita

Ilustrasi anak belajar berjalan. Shutterstock

TEMPO.CO, Jakarta - Berjalan jadi salah satu momen istimewa dalam tumbuh kembang bayi. Biasanya anak akan mencapai milestone ini di waktu yang berbeda-beda, ada yang di bawah setahun, ada juga yang baru mulai saat usia lebih dari 12 bulan. Tapi sedikit stimulasi atau dorongan orang tua bisa membuat mereka lebih cepat berjalan. 

Berikut delapan kiat menstimulasi anak agar cepat berjalan, seperti dilansir Times of India, Jumat, 20 Maret 2021. 

1. Mempersiapkan sejak dini

Jika ingin mempersiapkan bayi mengambil langkah pertamanya, mintalah mereka untuk mencoba berdiri tegak dan mengambil langkah-langkah kecil saat mereka berusia sekitar 7 bulan. Ini membantu membangun memori otot dan melatih bayi untuk berdiri tanpa dukungan. Perlahan, mereka akan dapat melakukan langkah pertama.

2. Biarkan bayi bertelanjang kaki

Jangan takut kaki anak jadi kotor, banyak dokter anak merekomendasikan agar bayi bertelanjang kaki di tahun-tahun awal mereka. Menurut para ahli, bertelanjang kaki membantu si kecil merasakan permukaan, mengembangkan postur tertentu yang mungkin tidak terjadi dengan sepatu. Ini akan membantu mereka berdiri dengan sedikit dukungan, dan akhirnya, berjalan.

3. Berikan hal menarik untuk mendorongnya berjalan

Bayi merespons dengan sangat baik terhadap alat bantu visual dan nada musik. Meletakkan mainan atau makanan ringan favorit mereka pada jarak yang agak jauh dari mereka terkadang bisa menjadi motivasi bagi mereka berjalan untuk mengambil barang. Banyak penelitian juga menunjukkan bahwa bermain musik, ketukan sederhana juga dapat mengasah kemampuan motorik bayi dan mengambil langkah pertama.

4. Tunjukkan cara bergerak

Meskipun bayi tidak dapat berjalan sesuai kecepatan orang dewasa, memperlihatkan mereka cara jalan yang benar akan membantu. Memegang lengan dan tangan mereka saat mencoba dan berjalan dapat memotivasi mereka.

Anda juga dapat mengajari mereka cara jongkok, berdiri, atau duduk di bangku kecil menggunakan penyangga punggung. Ini akan membantu menanamkan keseimbangan dalam tubuh mereka, yang dibutuhkan untuk berjalan. Jangan lupa menyemangati mereka. 

5. Biarkan mereka

Bayi suka digendong, tapi cobalah meletakkan mereka agar mereka mau bergerak. Jika dipegang terus-menerus, para ahli mengatakan terkadang bisa membuat bayi malas dan memperlambat pencapaian mereka dalam berjalan. Biarkan mereka mencoba dan menggunakan kaki secara alami. 

6. Perkuat anggota tubuh mereka 

Langkah pertama untuk melatih anak berjalan adalah memperkuat anggota tubuh, inti, dan otot bayi, yang akan membantunya membangun keseimbangan yang kuat yang dibutuhkan untuk berjalan. Jika bayi masih terlalu kecil, coba dan pegang mereka dari belakang, atau buat mereka duduk di atas bola latihan kecil, latih mereka untuk menopang atau menggunakan punggung sendiri. Yang penting tetap tegak. Pijat bayi juga dapat membantu menyehatkan otot dan membangun tubuh yang kuat.

7. Jangan memaksakan

Banyak hal yang dapat dilakukan orang tua untuk membantu bayi mengambil langkah pertamanya. Tetapi pastikan bayi benar-benar siap untuk masa transisi. Ingat, bayi pada akhirnya akan berjalan pertama saat dia bisa, dan memaksa mereka tidak akan membantu.

Mempelajari hal baru juga bisa melelahkan. Pastikan Anda memberi mereka waktu dan istirahat juga. Tak perlu memakai terlalu banyak alat bantu belajar jalan. 

8. Jangan terburu-buru

Jangan membandingkan anak dengan anak lainnya. Beberapa bayi mulai berjalan sekitar 8-9 bulan, sementara beberapa bisa memakan waktu selama 15 bulan. Di usia berapa pun, antara usia 9-18 bulan dianggap normal. Semakin lama mereka melakukannya, berarti tulang mereka membutuhkan waktu. Jadi jangan terburu-buru sebelum mereka benar-benar siap. 






5 Hal yang Tak Boleh Dilakukan Orang Tua saat Berdebat dengan Anak Remaja

6 jam lalu

5 Hal yang Tak Boleh Dilakukan Orang Tua saat Berdebat dengan Anak Remaja

Jangan berasumsi bahwa anak remaja akan berhenti berdebat sendiri atau mengalah.


Korban Tewas Termuda Penembakan Massal di Thailand Berusia 2 Tahun

21 jam lalu

Korban Tewas Termuda Penembakan Massal di Thailand Berusia 2 Tahun

Pejabat kepolisian Thailand mengkonfirmasi korban termuda dari penembakan massal di Thailand berusia 2 tahun.


Sarah Michelle Gellar Curhat Hal Tersulit dalam Mengasuh Anak Remaja

23 jam lalu

Sarah Michelle Gellar Curhat Hal Tersulit dalam Mengasuh Anak Remaja

Masalah yang dihadapi Sarah Michelle Gellar bukan lagi tentang mendisiplinkan mereka tidur atau makan, melainkan melepaskan mereka untuk mandiri.


Kate Middleton Beri Dukungan untuk Ibu Melahirkan Bayi Prematur

1 hari lalu

Kate Middleton Beri Dukungan untuk Ibu Melahirkan Bayi Prematur

Kate Middleton melakukan banyak pekerjaan berkaitan dengan perkembangan anak usia dini, terinspirasi pengalamannya sebagai ibu tiga anak


Malaysia Hentikan Pengejaran Utang Pajak Penghasilan Rp34 Miliar Putri Najib Razak

1 hari lalu

Malaysia Hentikan Pengejaran Utang Pajak Penghasilan Rp34 Miliar Putri Najib Razak

Pengacara Putri Najib Razak ketika dihubungi mengatakan IRB mengajukan pemberitahuan penghentian banding Senin lalu.


Tiga Putra Remaja Ramzan Kadyrov Segera Gabung Wamil Rusia

1 hari lalu

Tiga Putra Remaja Ramzan Kadyrov Segera Gabung Wamil Rusia

Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov menyatakan tiga putranya yang masih remaja akan mengikuti wajib militer Rusia untuk perang Ukraina.


Kembangkan Potensi Anak dengan Pola Asuh Otoritatif

2 hari lalu

Kembangkan Potensi Anak dengan Pola Asuh Otoritatif

Psikolog menjelaskan pola asuh otoritatif dapat diterapkan orang tua karena bermanfaat untuk memberikan dukungan dan mengasah perkembangan anak.


Alasan Sarah Michelle Gellar Tidak Izinkan Anak Punya Akun Media Sosial

2 hari lalu

Alasan Sarah Michelle Gellar Tidak Izinkan Anak Punya Akun Media Sosial

Sarah Michelle Gellar dan suaminya Freddie Prinze Jr. punya aturan khusus untuk anak-anaknya


Tragedi Kanjuruhan, KPAI Minta Ada Solusi agar Anak Aman saat di Stadion

2 hari lalu

Tragedi Kanjuruhan, KPAI Minta Ada Solusi agar Anak Aman saat di Stadion

TGIPF tragedi Kanjuruhan diharapkan bisa menemukan solusi agar suporter anak aman kala menonton sepak bola di stadion


Pentingnya Tanamkan Nilai Sportivitas pada Anak sejak Dini

2 hari lalu

Pentingnya Tanamkan Nilai Sportivitas pada Anak sejak Dini

Psikolog mengatakan orang tua perlu menanamkan nilai-nilai sportivitas pada anak sedini mungkin karena sangat penting untuk pembentukan karakter.