Mau Kulit Sehat Bercahaya, Penuhi 8 Nutrisi dari Antioksidan Hingga Kolagen

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita memegang kulitnya. Pixabay.com

    Ilustrasi wanita memegang kulitnya. Pixabay.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Pernahkah Anda mendengar ungkapan 'Anda adalah apa yang Anda makan?' Hal ini juga berlaku untuk kesehatan kulit. Setiap orang terobsesi untuk memiliki kulit yang muda, sehat dan bercahaya. Meski menghabiskan banyak uang untuk perawatannya secara komersial, tetapi kulit indah dimulai dari makanan yang kita konsumsi, baik fisik maupun emosional.

    Selain itu, kita perlu bersikap baik pada kulit dan menghindari faktor-faktor yang merusak, seperti sabun yang kuat, bahan kimia yang keras, paparan sinar matahari, dan nutrisi yang buruk. Modifikasi paling signifikan yang dapat di lakukan untuk mengimprovisasi warna dan tekstur kulit adalah dengan menetralkan radikal bebas baik dari dalam maupun luar; dan dengan meningkatkan fungsi kekebalan melalui nutrisi yang baik, suplemen, keseimbangan hormonal, detoksifikasi dan terakhir dukungan topikal 

    Melanis laman Times of Inida,ArooshiAggarwal, Ahli Gizi, Pendiri & Pemilik NutrylifeArooshi, berbagi beberapa kiat tentang pilihan nutrisi yang dapat membuat kulit bercahaya.

    1. Antioksidan - pertahanan utama kulit sehat

    ADVERTISEMENT

    Sistem kekebalan tubuh kita bergantung pada nutrisi tertentu yang melindungi sel dari radikal bebas. Pembersih sel ini disebut antioksidan. Antioksidan sebagian besar merupakan turunan tumbuhan. Antioksidan membantu melawan anti-penuaan dan mengurangi peradangan yang menjaga kulit tetap sehat dan muda. Beberapa contohnya adalah vitamin C (ditemukan dalam tumbuhan dan buah-buahan), Vitamin E (lemak sehat - ditemukan dalam kacang-kacangan dan biji-bijian), Karotenoid (sayuran berwarna), Flavonoid (ditemukan dalam teh hijau) dan lainnya.

    2. Kolagen - sejenis protein

    Kolagen adalah protein paling melimpah di tubuh manusia, umumnya ditemukan di tulang, otot, tendon, dan kulit. Kolagen menyatukan tubuh karena memberikan kekuatan dan struktur perancah. Mengkonsumsi makanan kaya kolagen seperti telur, ayam, buah jeruk salmon dan sayuran merah dan kuning atau suplemen, dalam makanan membantu memberikan elastisitas yang lebih baik pada kulit, mengurangi penipisan rambut, keriput dan mencegah kebotakan.

    3. Air - Nutrisi yang terlupakan

    H20 memainkan peran penting tidak hanya dalam detoksifikasi kulit tetapi juga menghidrasi kulit secara internal. Jika tidak memenuhi kebutuhan hidrasi yang cukup membuat kulit terlihat kusam, kering dan dehidrasi yang sebagian besar diabaikan secara tidak sadar. Hidrasi adalah kunci untuk pancaran cahaya karena air adalah detoks alami dan membersihkan semua racun dari dalam dan membuangnya. Makan juga banyak buah dan sayur yang memiliki hidrasi tinggi seperti semangka kelapa, ketimun, jeruk, strawberry, jeruk, tomat.

    4. Detoksifikasi alami

    Berolahraga 30-45 menit setiap hari adalah salah satu detoks terbaik untuk sistem organ terbesar kita di tubuh dan kulit. Keringat yang disebabkan oleh olahraga dan panas tubuh alami bertindak sebagai pembersih alami untuk kulit yang secara harfiah membersihkan kulit dari dalam. Latihan seperti cardio-skipping, jogging, jalan cepat, Zumba atau yoga bekerja paling baik untuk menjaga kesehatan kulit

    5. Asam askorbat- vitamin C.

    Vitamin C juga merupakan antioksidan super. Ini diperlukan untuk mendukung sistem kekebalan tubuh, mempromosikan kulit bercahaya dan membantu menyembuhkan noda dengan benar. Sumber terbaik adalah blackcurrant, blueberry, mulberry, buah-buahan tropis seperti kiwi, buah naga, pepaya, beri dan limau. Vitamin C berperan cukup penting bagi tubuh untuk memproduksi kolagen, yang memperkuat pembuluh kapiler yang menyuplai nutrisi penting ke kulit.

    6. Cukup selenium

    Lemak sehat yang ditemukan dalam kacang-kacangan dan biji-bijian memainkan peran kunci dalam kulit bercahaya dan mineral seperti selenium. Studi menunjukkan bahwa diet kaya selenium dapat membantu melindungi dari kanker kulit, paparan sinar UV, dan bintik hitam melanin. Salah satu cara untuk meningkatkan asupan Anda adalah dengan mengonsumsi kacang-kacangan seperti almond, biji labu, kacang pinus. Hanya empat hingga lima kacang saja sudah memenuhi kebutuhan makanan untuk kulit yang sehat. Sumber baik lainnya adalah ikan, telur, tomat, dan sayuran berdaun hijau.

    7. Buang diet ketat

    Pertambahan berat badan yang tidak sehat dan penurunan berat badan yang terus menerus dapat merusak kulit, yang dapat menyebabkan kulit kendur, keriput, dan stretch mark. Misalnya diet rendah kalori yang tidak mencukupi memberikan vitamin dan mineral dalam jumlah yang tidak mencukupi yang merupakan bahan bakar nyata untuk kulit bercahaya. Durasi panjang kebiasaan makan yang tidak menentu seperti itu tercermin langsung pada kulit. Dan karenanya disarankan untuk makan makanan yang sehat dan seimbang.

    Baca juga: Manfaat Air Mawar untuk Cegah Kulit Keriput hingga Mengatasi Ketombe

    8. Katakan tidak pada racun putih

    Racun abad ke-21 umumnya ditemukan di setiap rumah tangga saat ini. Garam meja, gula meja dan tepung olahan adalah racun putih yang paling umum digunakan dan ditemukan, yang tidak hanya berdampak buruk pada sistem organ tetapi juga menyebabkan kulit menua lebih awal. Adalah wajib untuk membatasi konsumsi racun putih ini dari kehidupan sehari-hari kita sehari-hari untuk mencapai dan mempertahankan warna dan tekstur kulit yang sehat.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Ada Greysia / Apriyani

    Indonesia berhasil menyabet 5 medali di Olimpiade Tokyo 2020. Greysia / Apriyani merebut medali emas pertama, sekaligus terakhir, untuk Merah Putih.