Tanpa ART di Malasyia, Whulandary Herman: No Maid No Cry, Hidup Tetap Berjalan

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Puteri Indonesia 2013 Whulandary Herman bersama dua anaknya (Instagram/@whulandary)

    Puteri Indonesia 2013 Whulandary Herman bersama dua anaknya (Instagram/@whulandary)

    TEMPO.CO, Jakarta - Puteri Indonesia 2013 Whulandary Herman mengerjakan semua tugas-tugas rumah tangga seorang diri. Selain mengurus dua anak yang masih kecil, Nik Zayn Nik Ibrahum, 2, dan Nik Siti Amilie yang baru lahir pada akhir Januari 2021, dia juga mencuci, menyetrika, nyapu, ngepel, hingga masak untuk keluarga.

    No maid no cry, hidup harus tetap berjalan. Jam 7-an semua pekerjaan, menyapu, mengepel, cuci baju Amilie, cuci kemeja putih Papa Niki, siapin Zayn breakfast, pumping 20 menit sambil setrikaan, selesai dengan manis,” tulis Whulan yang saat ini menetap di Malaysia bersama keluarganya, di Instagram Story, Selasa, 9 Maret 2021.

    Ketika ditanya pengikutnya alasan tidak menggunakan jasa asisten rumah tangga atau ART, Whulan mengatakan menemukan helper atau nanny yang tepat tidak mudah. “Sementara saya sangat tidak bisa melepas anak ke orang lain, kecuali keluarga inti, hehe,” kata istri pengusaha Malaysia, Nik Ibrahim, itu.

    Satu hal yang penting dari ibu rumah tangga yang juga tetap berkarier seperti Whulan adalah manajemen waktu. Untuk Whulan, saat ini semua pekerjaan sehari-hari disesuaikan dengan rutinitas kedua anaknya.

    ADVERTISEMENT

    Amilie biasanya bangun pukul 4 pagi lalu disusui secara langsung sebelum dia memompa air susu ibu atau ASI selama 20 menit. Sambil pumping, dia mulai menyiapkan sarapan untuk Zayn, membersihkan semua bagian rumah lantai 1, dilanjutkan dengan mencuci baju Amilie, dan membersihkan karpet dan lantai. Setelah semua selesai, dia baru mandi.

    Setelah itu, dia bisa bersantai sebentar sambil menunggu Zayn bangun sekitar pukul 7. Setelah Zayn bangun, dia menemani sang anak sarapan pukul 7.30.

    Baca juga: Cerita Whulandary Herman Nikah Beda Budaya, Suami Heran Makan Nasi 3 Kali Sehari

    Whulan baru bisa menikmati waktu sendiri atau me time ketika anak-anaknya tidur lagi. Saat itulah Whulan makan, mengecek ponsel, makan es krim atau cokelat. Ke toilet pun dia harus terburu-buru karena takut salah satu anaknya terbangun.

    “Haha what a life. But Alhamdulillah happy mama, happy papa, happy keluarga,” kata dia.

    Sebelum tidur malam, dia usahakan semua sudah beres dan bersih walaupun akan dibersihkan lagi keesokan paginya.

    “Setelah aku coba ternyata gak berat-berat amat kalau kita melakukannya santai, nggak harus superbersih banget, tapi setidaknya rumah dalam keadaan rapi terus,” kata Whulandary Herman dalam video singkat.  


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Resepsi Pernikahan di PPKM Level 4 dan 3

    Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat, atau PPKM, dengan skema level juga mengatur soal resepsi pernikahan. Simak aturannya.