8 Benda yang Sebaiknya Tidak Diletakkan di Kamar Anak

Reporter

Editor

Mila Novita

Ilustrasi ruang bermain anak. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Mendekorasi kamar anak bisa jadi menyenangkan. Meski begitu, pekerjaan ini tak bisa dianggap main-main agar kamar terasa nyaman dan aman untuk anak. 

Ada beberapa benda yang sebaiknya dihindari diletakkan di kamar anak, misalnya kabel yang menjuntai, furnitur yang rumit, dan sesuatu yang lancip atau tajam sebaiknya dijauhkan. 

Dilansir dari Times of India, Selasa, 2 Maret 2021, berikut 8 hal yang sebaiknya tidak disimpan di kamar atau ruang bermain anak

1. Mainan bersuara keras dan figur aksi

Anak-anak menyukai mainan keras yang mengeluarkan suara. Namun, itu bukanlah mainan yang paling direkomendasikan dokter anak. Alasannya, mainan super keras dapat menyebabkan gangguan pendengaran, terutama untuk bayi.

Sebuah studi oleh Sight and Hearing Association juga menemukan bahwa ada beberapa mainan populer yang mampu menyebabkan kerusakan pendengaran dalam waktu 15 menit penggunaan. Jadi, pilih mainan yang tidak terlalu berisik untuk anak. 

2. Perabotan berat yang tidak stabil 

Perabotan yang tidak diamankan atau dipasang di dinding tidak boleh berada di kamar anak. Para ahli merekomendasikan bahwa segala jenis furnitur yang berat - meja, tempat tidur, kursi yang tidak stabil, atau tidak terikat, dapat dijatuhkan oleh anak dan menyebabkan cedera.

Beberapa benda lain adalah karya seni yang berat, cermin dan barang pecah belah lainnya sebaiknya tidak di kamar anak.

3. Jendela atau gorden dengan tali panjang 

Jendela memungkinkan udara segar dan sinar matahari masuk ke dalam ruangan, tetapi bisa berubah menjadi bahaya. Misalnya, kerai dengan tali panjang, simpul dapat dengan mudah masuk ke dalam mulut anak dan menimbulkan risiko tercekik. 

Amankan jendela dan pastikan ada jarak yang cukup untuk menjaga keamanan anak.

4. Soket listrik tidak tertutup

Peralatan listrik apa pun berbahaya bagi anak. Soket dinding yang tidak tertutup atau  peralatan listrik yang mudah dijangkau anak dapat menyebabkan cedera.

Sekrup yang kendor juga dapat meningkatkan risiko tersedak. Peralatan besar, seperti lampu meja, yang bisa dilepas juga berbahaya.

Jika harus pasang stopkontak dan peralatan listrik, pasang sedemikian rupa sehingga tertutup dengan baik dan aman dari jangkauan anak. Pastikan semua kabel diamankan, cabut saat tidak digunakan untuk meminimalkan risiko cedera.

Baca juga: 6 Desain Kamar Anak Laki-laki dari Tema Angkasa sampai Superhero

5. Tanaman hias tertentu

Meski menambah kesegaran ruangan, tanaman hias juga dapat berubah menjadi racun bagi anak kecil. Sebelum membawa tanaman, periksa kembali apakah anak alergi terhadapnya, dan letakkan di tempat yang jauh dari jangkauan.

6. Televisi 

Seberapa kecil atau besar anak Anda, risiko memiliki televisi berkontribusi pada peningkatan screen time atau waktu layar, yang dapat menyebabkan masalah kesehatan tambahan seperti risiko obesitas, kebiasaan makan yang buruk, defisit kognitif dan perkembangan, serta gangguan tidur. Perbanyak waktu untuk anak dan kurangi waktu layar. Jadi, jangan letakkan televisi di kamar anak. 






Berapa Batas Asupan Gula yang Aman bagi Anak?

5 jam lalu

Berapa Batas Asupan Gula yang Aman bagi Anak?

Mengonsumsi gula melebihi batas anjuran dapat memicu masalah pada tubuh dan kembang anak.


Scarlett Johansson Ungkap Hubungan Unik Nama Kedua Anaknya Cosmo dan Rose

10 jam lalu

Scarlett Johansson Ungkap Hubungan Unik Nama Kedua Anaknya Cosmo dan Rose

Scarlett Johansson dan Colin Jost menikah tahun 2020, keduanya memiliki seorang putra bernama Cosmo


Cerita Meghan Trainor Dihantui Rasa Bersalah saat Melahirkan Putranya

20 jam lalu

Cerita Meghan Trainor Dihantui Rasa Bersalah saat Melahirkan Putranya

Meghan Trainor berbicara tentang perasaan bersalah saat putranya berada di unit perawatan intensif neonatal (NICU)


Sebab Banyak Pasangan Pilih Tak Punya Anak

21 jam lalu

Sebab Banyak Pasangan Pilih Tak Punya Anak

Punya satu anak atau tidak sama sekali atau childfree bukan tren baru di kalangan generasi milenial namun merupakan pilihan.


Alasan Generasi Milenial Pilih Punya Keluarga Kecil

1 hari lalu

Alasan Generasi Milenial Pilih Punya Keluarga Kecil

Psikolog menyebut beberapa alasan yang mendasari generasi milenial memutuskan untuk memiliki satu atau dua anak, bahkan tanpa anak.


4 Anak 11-13 Tahun Jadi Pelaku Kekerasan Seksual, Menteri PPPA: Hentikan Konten Asusila Dewasa

1 hari lalu

4 Anak 11-13 Tahun Jadi Pelaku Kekerasan Seksual, Menteri PPPA: Hentikan Konten Asusila Dewasa

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga menginstruksikan konten asusila dewasa yang mempengaruhi pertumbuhan anak.


Jangan Lakukan 5 Kesalahan Ini saat Anak Tantrum

2 hari lalu

Jangan Lakukan 5 Kesalahan Ini saat Anak Tantrum

Tantrum merupakan cara anak-anak kecil mengekspresikan kekesalan atau frustrasi mereka. Ini tahapan khas dalam pertumbuhan anak.


Cerita Shakira Melindungi Kedua Anaknya di Tengah Sorotan Perpisahannya dengan Gerard Pique

3 hari lalu

Cerita Shakira Melindungi Kedua Anaknya di Tengah Sorotan Perpisahannya dengan Gerard Pique

Shakira harus mengatasi kondisi dirinya sendiri, anak-anaknya dan hubungan pengasuhan bersama dengan Gerard Pique


Pentingnya Orang Tua Ajari Anak Bijak Main Media Sosial

3 hari lalu

Pentingnya Orang Tua Ajari Anak Bijak Main Media Sosial

Psikolog mengingatkan para orang tua untuk mengajari anak-anak bijak bermain media sosial demi mencegah dampak negatif.


Waspadai Gejala Penyakit Kawasaki pada Anak

4 hari lalu

Waspadai Gejala Penyakit Kawasaki pada Anak

Penyakit kawasaki umumnya menyerang anak-anak di bawah 5 tahun dan menyebabkan pembengkakan pada kelenjar getah bening dan selaput lendir pada kulit.