3 Cara Menghentikan Kebiasaan Belanja karena Stres

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi belanja / masyarakat kelas menengah.  ANTARA/Puspa Perwitasari

    Ilustrasi belanja / masyarakat kelas menengah. ANTARA/Puspa Perwitasari

    TEMPO.CO, Jakarta - Beberapa orang berbelanja untuk menghilangkan stres. Hal ini hanya akan memberi kepuasan instan. Kadang belanja untuk menghilangkan stres adalah kebiasaan yang mudah untuk dilakukan, terutama setelah hari yang berat.

    Dalam kondisi normal, Anda tahu apa yang harus dilakukan. Bahwa akan ada peningkatan suasana hati meskipun itu hanya untuk jangka pendek, dan teman kita bahkan mendorongnya, kadang-kadang! Tetapi Anda tidak harus bergantung pada belanja untuk meningkatkan mood Anda.

    Berikut adalah 3 cara sederhana untuk menghentikan belanja karena stres dan menolak membeli semuanya, seperti dilansir dari laman Your Tango.

    1. Buat rencana mingguan

    Luangkan waktu untuk membuat perencaan satu minggu ke depan. Anda mengenal diri Anda sendiri dengan baik dan dapat mengidentifikasi tempat-tempat berisiko di minggu-minggu sebelumnya. Ini mungkin hari yang terlalu terjadwal, rapat dengan tekanan tinggi dalam agenda Anda, atau area yang akan Anda kunjungi atau lalui.

    Setiap orang memiliki pemicu yang sama untuk kebiasaan dan perilaku bermasalah mereka. Saat Anda mengidentifikasi titik-titik berisiko ini, catat dan bersiaplah untuk menerapkan dua strategi berikutnya!

    Harap diingat bahwa kemungkinan besar Anda akan mengalami situasi tak terduga yang memicu keinginan Anda untuk melakukan pembelian impulsif. Jangan naif dan abaikan fakta itu. Anda masih dapat menerapkan ide di sini dalam situasi tersebut!

    2. Latih diri Anda untuk melakukan sesuatu yang tidak sesuai

    Misalnya, jika Anda memiliki kebiasaan buruk menggigit kuku, perilaku yang tidak cocok untuk melawannya adalah merajut! Anda tidak bisa menggigit kuku saat Anda meng-klik jarum rajut.

    Untuk melatih perilaku yang tidak sesuai, Anda perlu sangat mendetail tentang bagaimana belanja bermasalah Anda terjadi.

    Apakah lebih umum selama jenis hari tertentu (mungkin pada malam hari setelah anak Anda tidur), ketika Anda melewati lokasi geografis tertentu (saat Anda berada di dekat pusat perbelanjaan trendi), menggunakan aplikasi belanja favorit di ponsel Anda (Anda tahu yang mana), atau setelah Anda berinteraksi dengan orang-orang tertentu dalam hidup Anda (rekan kerja, anggota keluarga, dll.)?

    Bersikaplah spesifik dan tuliskan detail sebanyak mungkin - setiap detail adalah peluang untuk membuat perubahan. Selanjutnya, buat daftar perilaku paling kreatif yang tidak kompatibel yang dapat Anda pikirkan, termasuk:

    - Menghapus aplikasi tertentu jika memungkinkan pembelian impulsif.
    - Tidak membawa kartu kredit atau debit jika Anda pergi ke area berisiko.
    - Berbasis uang tunai jika Anda menggunakan kartu Anda secara impulsif.
    - Menghapus informasi kartu kredit atau debit Anda dari aplikasi yang bermasalah.
    - Rencanakan sebelumnya bagaimana Anda ingin menghabiskan malam Anda.
    - Kunci dompet Anda di dalam mobil agar tidak tersedia saat Anda di rumah.
    - Menjadwalkan panggilan telepon dengan orang-orang positif untuk dilakukan setelah peristiwa stres tinggi alih-alih pergi berbelanja.

    Baca juga: Kebiasaan Belanja Setiap Zodiak, Cancer Paling Hemat Libra Pembeli Impulsif

    3. Bersedialah untuk menghargai diri sendiri secara berbeda

    Membeli camilan untuk diri sendiri bukanlah hal yang buruk. Ini bisa menjadi hadiah yang sangat masuk akal, tetapi triknya adalah berhenti melakukannya secara impulsif! Setiap kali Anda terdorong untuk membeli, tulislah. Buat daftar barang yang ingin Anda beli untuk diri sendiri, rumah Anda, keluarga Anda, dan lainnya serta mengapa Anda menginginkannya.

    Jika Anda masih menginginkan barang tersebut setelah dua minggu, tetapkan tujuan yang akan membantu Anda ingin mengerjakannya!

    Misalnya, "Jika saya berolahraga tiga kali minggu ini," "Jika bangun dari tempat tidur dan tidur tepat waktu sepanjang minggu", "Jika saya menyimpan uang dalam tabungan selama dua minggu ke depan, saya akan belanja item tersebut (sengaja, tidak impulsif). " Dompet Anda tidak perlu menderita saat Anda stres!


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Ibadah Sholat Ramadan Saat Covid-19

    Pemerintah DKI Jakarta telah mengizinkan masjid ataupun mushola menggelar ibadah sholat dalam pandemi.