Gwyneth Paltrow Berjuang Turunkan Berat Badan Usai Positif Covid-19

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gwyneth Paltrow. Instagram.com/@gwynethpaltrow

    Gwyneth Paltrow. Instagram.com/@gwynethpaltrow

    TEMPO.CO, Jakarta - Gwyneth Paltrow mengalami perjuangan dengan berat badannya selama pandemi Covid-19. Saat berbicara dengan Dr. Will Cole di podcast Dear Media-nya, The Art of Being Well, pendiri Goop, itu mengungkapkan bahwa dia baru-baru ini mulai berjuang dengan metabolisme dan penambahan berat badan selanjutnya.

    "Saya perhatikan selama beberapa tahun terakhir metabolisme saya melambat. Saya tahu banyak di antaranya adalah perimenopause," jelasnya, seperti dilansir dari laman People. "Saya berusia 48 tahun dan saya tahu bahwa wanita cenderung kehilangan hingga 30 percen dari kecepatan metabolisme mereka begitu kita memasuki fase kehidupan ini - jadi saya tahu beberapa di antaranya adalah itu."

    Mantan istri Chris Martin itu menduga salah satu alasannya karena ia sempat positif Covid-19. "Saya pikir mungkin beberapa di antaranya karena saya terkena COVID dan dokter saya di New York mengatakan hal itu juga memengaruhi banyak metabolisme pasiennya," tambah Paltrow yang baru-baru ini mengungkapkan bahwa dia telah dites positif COVID-19 "sejak awal" tahun lalu.

    Paltrow mengatakan kemampuannya untuk kembali ke bentuk semula telah berkurang. "Saya bisa dengan cepat makan dengan sangat baik selama beberapa hari dan banyak berolahraga dan [berat] semua akan hilang. Dan itu tidak terjadi selama setahun terakhir," katanya.

    ADVERTISEMENT

    Dia kemudian memutuskan untuk beralih ke diet kaldu tulang favoritnya, serta diet Ketotarion Dr. Cole dan puasa intermiten. Kombinasi ketiganya telah membantunya menurunkan berat badan. "Ini luar biasa. Berat badan saya turun kehilangan 5 kilogram. Sejak saya mulai ... Saya bertambah banyak berat badan karena COVID," katanya.

    Selama podcast, dia juga mengatakan bahwa setelah hanya satu minggu dari rencana diet barunya, dia sudah merasa luar biasa. "Setelah dia melihat semua lab saya, dia menjelaskan bahwa ini adalah kasus di mana jalan menuju penyembuhan akan lebih lama dari biasanya," tulisnya dalam postingannya.

    Paltrow mengatakan dia telah fokus pada apa yang dia masukkan ke dalam tubuhnya sejak pulih dari virus, dan mencoba menahan diri dari gula dan alkohol. Dia juga mengonsumsi suplemen untuk membantu  pencernaan yang lebih sehat.

    Baca juga: Cerita Gwyneth Paltrow Mengalami Gejala Covid-19, Kelelahan dan Brain Fog

    Awal bulan ini dalam sebuah posting di situs Goop-nya, aktris Iron Man itu mengungkapkan bahwa dia telah didiagnosis dengan COVID-19 tahun lalu. Untuk mengobati beberapa efek jangka panjang dari virus, dia beralih ke Dr. Cole, seorang praktisi pengobatan fungsional.

    "Semua yang saya lakukan terasa menyenangkan, seperti hadiah untuk tubuh saya. Saya memiliki energi, saya berolahraga di pagi hari, dan saya melakukan sauna inframerah sesering mungkin, semuanya untuk penyembuhan," tambah Gwyneth Paltrow. "Manfaat sampingannya adalah kulit saya, yang membuat saya bahagia - dan membuat saya ingin lebih menggandakan perawatan kulit. Mari kita jadikan tahun 2021 sebagai tahun tanpa perlu riasan, teman-teman!"


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.