Chacha Frederica Lega Sudah Divaksin COVID-19 di Masa Menyusui

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Chacha Frederica dan putrinya, Cassia Shakir Ganinduto (Instagram/@chafrederica)

    Chacha Frederica dan putrinya, Cassia Shakir Ganinduto (Instagram/@chafrederica)

    TEMPO.CO, JakartaChacha Frederica akhirnya bisa melakukan vaksinasi COVID-19. Istri bupati terpilih Kendal, Dico Ganundito, itu termasuk sasaran vaksin gelombang kedua yang dimulai pada Februari dan berakhir Mei 2021.

    Model dan aktris berusia 31 tahun ini mengunggah beberapa video saat melakukan vaksinasi pertamanya pada Selasa, 23 Februari 2021, di Instagram Story. Dalam video pertama, Chaca berada di mobil mengatakan bahwa dia dalam perjalanan menuju lokasi vaksinasi.

    “Bismillah, doain ya otw mau vaksin ni… ayo jangan takut vaksin,” tulis dia di unggahan itu.

    Begitu tiba di lokasi, dia langsung menuju meja registrasi. Setelah memegang kartu vaksinasi, dia menuju meja selanjutnya untuk pengecekan kesehatan. Di situ dia melakukan pemeriksaan tensi darah dan menjawab beberapa pertanyaan tentang kondisi kesehatannya, termasuk apakah pernah mengidap COVID-19 atau kontak dengan pasien, menyusui atau tidak, juga ditanya apakah mengidap asma, paru-paru, jantung, ginjal, lever, kanker, atau penyakit autoimun.

    ADVERTISEMENT

    Setelah itu dia baru menuju meja berikutnya untuk disuntik vaksin. Usai disuntik, dia pun berfoto dengan kartu vaksin sambil mengajak pengikutnya untuk berani divaksin.

    "Alhamdulillah saya sudah vaksin COVID-19," tulis dia mengungkapkan kelegaannya. 

    Beda dengan suaminya yang sudah divaksin dua kali, Chacha baru bisa melaksanakannya sekarang setelah Kementerian Kesehatan mengeluarkan Surat Edaran No HK.02.02/I/368/2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 Pada Kelompok Sasaran Lansia Komorbid dan Penyintas COVID-19 serta Sasaran Tunda pada 11 Februari 2021.

    Baca juga: Chacha Frederica Ceritakan Cara Bertemu Putrinya saat Pandemi

    Sebelumnya pemerintah tak memberi izin untuk ibu menyusui dan orang tua di atas 60 tahun untuk menerima vaksin karena kelompok ini tidak diikutsertakan dalam penelitian terdahulu. 

    “Sekarang sudah ada penelitian bahwa ibu menyusui boleh divaksin. Aku udah confirm dokter anaknya Cassia, Prof Rinawati, bilang mau vaksin,” kata Chacha yang melahirkan anak pertamanya, Cassia Shakir Ganinduto, pada 24 April 2020. Dia semakin yakin melakukan vaksin-19 setelah dokter anaknya membolehkan.  

    “Pokoknya boleh vaksin selama kita belum pernah positif (COVID-19). Kalau udah positif, wallahu alam, cek lagi, biasanya kapan terkena positif, tiga bulan setelah itu baru boleh vaksin karena kurang dari tiga bulan masih ada antibodinya,” Chacha Frederica menjelaskan.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Warga Tak Punya NIK Bisa Divaksinasi, Simak Caranya

    Demi mencapai target tinggi untuk vaksinasi Covid-19, Kementerian Kesehatan memutuskan warga yang tak punya NIK tetap dapat divaksin. Ini caranya...