Madu Murni atau Campuran? Ini 5 Cara Mengecek Keasliannya

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi madu. shutterstock.com

    Ilustrasi madu. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Perbincangan tentang kemurnian madu tak pernah hilang. Sebab, begitu banyak madu yang beredar di pasaran telah dicampur dengan gula atau bahan lain yang bisa mengurangi khasiatnya. Ditambah lagi, produsen madu mengklaim bahwa produk mereka asli. 

    Ada beberapa cara untuk memeriksa apakah madu itu murni atau sudah dicampur gula. Ayush Sarda, pendiri Sweetness of Ethics, merek madu organik dari India, membagikan beberapa tips membedakannya, seperti dilansir dari Times of India, Rabu, 10 Februari 2021. 

    1. Tidak mengkristal 
    Saat mendinginkan madu murni, madu tidak akan mengkristal. Madu akan tetap dalam keadaan cair. Namun, madu yang dipalsukan akan mengeras dan mengkristal. Lapisan gula putih biasanya akan terbentuk di atas madu yang tidak murni.

    2. Berbuih
    Madu organik mentah biasanya akan memiliki buih putih. Itu adalah tanda madu organik tanpa bahan pengawet kimiawi.

    3. Terbakar 
    Madu murni ternyata mudah terbakar. Jadi, jika batang korek api menyala dimasukkan ke dalam madu, api akan langsung menyambar. Jika tidak terbakar, maka itu adalah tanda madu tidak murni.

    Baca juga: Cara Membedakan Madu Murni dengan Campuran, Cukup Pakai Air Putih

    4. Campur dengan cuka
    Campuran cuka dan madu bisa menjadi cara mudah untuk mengenali madu palsu dari madu murni. Untuk melakukan tes ini, coba campurkan beberapa tetes madu ke dalam larutan air cuka. Jika campuran mulai berbusa, mungkin itu pertanda kualitas madu terkontaminasi.

    5. Tergantung cuaca
    Madu yang berasal dari hutan dengan kelembapan tinggi seperti Sundarbans di India biasanya lebih encer dibandingkan dengan madu dari pegunungan. Cuaca ikut berperan menentukan konsistensi madu. Di cuaca dingin yang kering biasanya madu lebih kental. Sementara di iklim yang lembap biasanya encer dan lebih ringan rasanya. Karena mangrove selalu berada di bawah air, mereka menyerap banyak kelembapan yang membuat konsistensi madu hutan menipis. Makanya, madu dari hutan yang lembap biasanya encer dan cair.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.