Sulit Tidur Malam Hari, Ini 5 Obat Herbal untuk Mengatasi Insomnia

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi piyama atau pakaian tidur. shutterstock.com

    Ilustrasi piyama atau pakaian tidur. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Insomnia merupakan salah satu gangguan tidur yang paling umum. Gangguan membuat penderitanya tidak bisa mempertahankan tidur dan membuat bangun tidur lebih cepat. Karena bisa mengganggu aktivitas, orang yang mengalaminya relam melakukan apa pun untuk mengatasinya.

    Sebelum meminum obat-obatan dari dokter, berikut ini beberapa obat herbal insomnia yang bisa Anda coba.

    1. Lavender

    Biasanya, orang dengan insomnia memanfaatkan minyak lavender dengan cara disemprotkan ke bantal atau dicampurkan ke diffuser aromaterapi. Lavender sebagai obat herbal insomnia juga tersedia dalam bentuk suplemen dan teh. Suplemen lavender umumnya aman dikonsumsi tapi kadang berisiko memicu efek samping dan interaksi obat. Diskusikan dengan dokter sebelum mencoba suplemen ini.

    ADVERTISEMENT

    2. Akar Valerian

    Tanaman herbal yang berasal dari Asia, Eropa, dan Amerika Serikat ini dimanfaatkan akarnya sebagai obat herbal insomnia. Beberapa studi melaporkan efek Valerian (Valeriana officinalis) bisa untuk memperbaiki tidur karena mengandung beragam senyawa yang merangsang diri untuk menenangkan pikiran.

    Valerian dapat dikonsumsi dalam berbagai bentuk, seperti tablet, kapsul, serta larutan dalam etanol. Akar valerian juga banyak disajikan sebagai teh untuk diminum airnya.

    3. Chamomile

    Chamomile biasanya dikonsumsi dalam bentuk teh walau juga tersedia dalam bentuk minyak esensial dan suplemen. Chamomile mengandung zat antioksidan yang disebut apigenin. Apigenin dapat berikatan dengan reseptor di otak yang nantinya dapat memperbaiki kualitas tidur dan mengurangi insomnia. Beberapa riset sudah membuktikan bahwa chamomile dapat meningkatkan kualitas tidur.

    4. Ashwagandha

    Tanaman obat ini semakin populer karena khasiat kesehatannya dan banyak dikonsumsi dalam bentuk suplemen. Ashwagandha dikategorikan sebagai adaptogen, yakni herbal yang dapat membantu tubuh mengendalikan stres.

    Menurut sebuah studi yang dipublikasikan pada 2019, ekstrak akar ashwagandha mengandung senyawa yang berpotensi untuk merangsang tidur dan meningkatkan kualitas tidur pada pasien insomnia. Studi tersebut dilakukan dengan memberikan 300 miligram ekstrak akar ashwagandha dua kali sehari.

    5. Passiflora

    Passiflora yang bisa ditemukan di daratan Eropa, Asia, Afrika, dan Australia ini dilaporkan bermanfaat untuk meningkatkan kualitas beberapa parameter tidur, seperti yang dilaporkan dalam sebuah studi baru-baru ini. Walau riset lanjutan masih diperlukan, mengonsumsi teh passiflora tetap layak dicoba untuk memperbaiki kualitas tidur.

    SEHATQ


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selain Makan di Warteg, Ini Sejumlah Kegiatan Asyik yang Bisa Dilakukan 20 Menit

    Ternyata ada banyak kegiatan positif selain makan di warteg yang bisa dilakukan dalam waktu 20 menit. Simak sejumlah kegiatan berikut...