Ibu Hamil Muda, Hindari Naik Turun Tangga dan 7 Pekerjaan Rumah Ini

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi ibu hamil. shutterstock.com

    Ilustrasi ibu hamil. shutterstock.com

    TEMPO.CO, JakartaIbu hamil sebaiknya menjaga keamanan dan kenyamanan ketika beraktivitas. Terutama ibu hamil trimester pertama atau hamil muda. Sebab, ada beberapa pekerjaan rumah dapat membahayakan kesehatan Anda dan juga janin.

    Ketika hamil, berat badan wanita bertambah. Janin pun semakin berkembang yang membuat tubuh beberaoa bumil berubah menjadi lebih besar. Hal ini dianggap bisa membuat bumil sulit menyeimbangkan tubuhnya untuk bergerak dengan leluasa, terutama saat melakukan pekerjaan rumah.

    Berikut ini beberapa pekerjaan rumah yang tidak boleh dilakukan ibu hamil muda

    1. Aktivitas dengan risiko terjatuh

    Setelah trimester pertama, perut ibu hamil akan semakin membesar sehingga pusat gravitasi tubuh akan mengalami pergeseran. Hindarilah berbagai pekerjaan rumah yang bisa meningkatkan risiko terjatuh demi menjaga keselamatan Anda dan juga janin.

    ADVERTISEMENT

    2. Aktivitas yang mengharuskan bumil naik dan turun tangga

    Segala pekerjaan rumah yang mengharuskan bumil naik dan turun tangga harus segera dihindari. Sebab, kenaikan berat badan selama kehamilan akan membuat pusat gravitasi tubuh bergeser, sehingga bumil lebih mudah kehilangan keseimbangannya. Ibu hamil pun akan lebih rentan terjatuh saat sedang naik dan turun tangga.

    3. Memindahkan benda berat

    Memindahkan atau mengangkat benda berat ternyata tidak boleh dilakukan oleh ibu hamil. Menurut  Asosiasi Kehamilan Amerika Serikat, mengangkat benda berat dapat meningkatkan risiko tertariknya otot, penyakit hernia, berat badan bayi lahir rendah, hingga persalinan prematur.

    4. Membersihkan tempat sampah

    Ibu hamil disarankan untuk tidak membersihkan tempat sampah untuk menghindari risiko toksoplasmosis akibat kontak dengan kotoran. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), ibu hamil dapat menularkan toksoplasmosis kepada janin. Saat dilahirkan, bayi yang tertular toksoplasmosis dapat mengidap berbagai gejala, seperti kebutaan, kerusakan otak dan mata, hingga cacat intelektual.

    5. Duduk atau berdiri terlalu lama

    Berbagai pekerjaan rumah yang menuntut bumil duduk atau berdiri terlalu lama ternyata harus dihindari. Sebab, kedua jenis aktivitas ini dipercaya dapat menyebabkan masalah pada pembuluh darah dan membengkaknya pergelangan kaki.

    6. Mengecat rumah

    Jika bumil ingin mengecat dinding rumah, sebaiknya tunggu sampai bayi lahir. Hanya sedikit orang yang tahu kalau cat dapat mengeluarkan asap saat dioleskan ke dinding. Asap inilah yang kemudian dipercaya dapat membahayakan kesehatan bumil dan janin jika terhirup.

    7. Membersihkan kotoran hewan peliharaan

    Membersihkan kotoran hewan peliharaan, misalnya kucing, dapat meningkatkan risiko toksoplasmosis.Seperti yang sudah dijelaskan, toksoplasmosis dapat menular dari ibu ke janin. Maka dari itu, mintalah suami atau orang lain untuk membersihkan kotoran hewan di dalam maupun sekitar rumah.

    6. Membunuh hama dengan racun serangga

    Takut atau jijik dengan keberadaan hama, seperti kecoak atau semut, di rumah? Demi keselamatan Anda, jangan sekali-kali mencoba membunuh mereka dengan racun serangga yang disemprot. Semprotan racun tersebut dapat terhirup oleh bumil dan membahayakan kesehatan. Mintalah orang lain untuk mengusir berbagai serangga atau hama dari rumah.

    SEHATQ


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pujian dan Kado Menghujani Greysia / Apriyani, dari Sapi hingga Langganan Berita

    Indonesia hujani Greysia / Apriyani dengan sanjungan dan hadiah. Mulai dari sapi, emas sungguhan, sampai langganan produk digital. Dari siapa saja?